Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 Diikuti 3.693 Pelajar, UniPin Dorong Regenerasi Atlet

Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 UniPin

Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 Diikuti 3.693 Pelajar, UniPin Dorong Regenerasi Atlet (Foto: Istimewa/UniPin)

youngster.id - Sebanyak 3.693 pelajar yang terbagi dalam 747 tim dari 280 sekolah tingkat SMP dan SMA se-DKI Jakarta bertanding dalam Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026. Penyelenggaraan kompetisi ini didukung oleh platform penyedia layanan hiburan dan top-up gim, UniPin, guna mendorong percepatan regenerasi atlet serta membuka ruang pembinaan bagi talenta muda di Indonesia.

Turnamen skala pelajar ini mempertandingkan enam kategori utama, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tingkat SMP dan SMA, Honor of Kings (HOK) tingkat SMP dan SMA, serta eFootball dan PUBG Mobile khusus tingkat SMA. Ajang ini dirancang tidak hanya sebagai wadah pembuktian kemampuan teknis, melainkan juga sarana pembentukan mental bertanding, kerja sama tim, dan sportivitas.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha, S.H., M.Si., menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan bakat olahraga elektronik dan kewajiban akademis di sekolah.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi Esports Indonesia (ESI) DKI Jakarta, Mayjen TNI Tjahjono Prasetyanto, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta pada ajang ini.

“Potensi talenta anak muda di DKI Jakarta sangat membanggakan. Hari ini kita akan menyaksikan atlet-atlet Esports masa depan DKI Jakarta,” ujar Tjahjono, dikutip Rabu (14/10/2026).

Pentingnya Pembinaan dan Keseimbangan Akademis

Dukungan UniPin terhadap turnamen ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam menjaga keberlanjutan ekosistem esports nasional dari tingkat paling dasar (grassroots).

Senior Vice President Community and Media Networks UniPin Global, Debora Imanuella, menjelaskan bahwa kompetisi tingkat sekolah memiliki peran strategis dalam menyaring bibit-bibit berbakat secara terstruktur.

“Regenerasi atlet merupakan bagian penting dalam perkembangan ekosistem Esports Indonesia. Kompetisi pelajar memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta belajar mengenai disiplin dan sportivitas. UniPin berharap semakin banyak talenta muda yang memperoleh kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi, tanpa mengesampingkan pendidikan dan pembentukan karakter,” ungkap Debora.

Wadah Kegiatan Positif dan Aktivasi Lapangan

Turnamen ini juga mendapat apresiasi dari para orang tua peserta. Yanti, salah satu orang tua siswa dari SMPN 74 Jakarta Timur yang berhasil menembus babak final, menilai kompetisi esports yang terarah dapat menjadi wadah positif bagi anak untuk menyalurkan minat dan bakat secara produktif.

Selama penyeleggaraan acara, UniPin turut menghadirkan area booth activation yang menyajikan berbagai aktivitas interaktif seperti mini games spin wheel dan tantangan gim Tekken 8 bagi para peserta maupun pengunjung. Melalui keterlibatan aktif dalam kompetisi pelajar, UniPin berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan berkelanjutan bagi generasi baru atlet esports Indonesia.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version