Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat (Foto: Istimewa/Bank Tata Asia)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank Tata Asia (PT Bank Perekonomian Rakyat Tata Asia) membukukan kinerja keuangan impresif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan Audited per 31 Desember 2025, perseroan sukses mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,51 miliar. Angka ini melonjak lebih dari 12 kali lipat dibandingkan perolehan tahun 2024 yang sebesar Rp1,19 miliar, dengan motor penggerak utama berupa pertumbuhan pendapatan operasional yang signifikan.

Direktur Utama Bank Tata Asia, TB Frandy Priya Purwanto, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil nyata dari strategi ekspansi kredit yang agresif serta optimalisasi pendapatan non-bunga.

“Kami sangat bersyukur atas kinerja tahun 2025 yang melampaui target. Ini membuktikan kepercayaan nasabah dan fundamental bisnis Bank Tata Asia yang terus menguat di tengah dinamika ekonomi nasional,” ujar Frandy, Senin (22/6/2026).

Melesatnya roda bisnis Bank Tata Asia ditopang oleh penguatan signifikan pada pos aset produktif dan fungsi intermediasi sepanjang tahun 2025. Salah satu indikator utamanya terlihat pada total aset perseroan yang melonjak hingga 89%, di mana nilai aset per 31 Desember 2025 melesat menyentuh Rp712,43 miliar jika dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp376,79 miliar.

Pertumbuhan ini sejalan dengan penyaluran kredit yang tumbuh agresif sebesar 97%, mencatatkan kenaikan alokasi kredit yang diberikan (gross) hampir dua kali lipat menjadi Rp449,73 miliar pada tahun 2025 dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp229,09 miliar. Tidak hanya dari sisi penyaluran dana, fungsi intermediasi ini juga diperkuat oleh kepercayaan masyarakat melalui penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 72% secara tahunan, mengerek simpanan nasabah menjadi Rp554,09 miliar pada tahun 2025 dari Rp324,12 miar di tahun 2024 dengan struktur komposisi deposito dan tabungan yang terjaga seimbang.

Selain mencetak pertumbuhan top-line, Bank Tata Asia juga menunjukkan peningkatan produktivitas internal. Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) membaik drastis menjadi 83,22% pada 2025, dari sebelumnya yang berada di level kontraktif 95,15% pada 2024.

Di sisi lain, manajemen risiko berjalan optimal ditandai dengan kualitas kredit yang terjaga di mana rasio Non-Performing Loan (NPL) neto tercatat sebesar 1,58%. Untuk menopang ekspansi ke depan, struktur modal perseroan berada di posisi kokoh dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,02%, berada jauh di atas ambang batas minimum ketentuan regulator.

Menatap tahun buku 2026, Frandy menegaskan optimisme manajemen untuk melanjutkan tren pertumbuhan positif ini. Bank Tata Asia akan mempertahankan fokus pada penyaluran kredit produktif dan konsumtif yang berkualitas, sekaligus mempercepat implementasi digitalisasi layanan demi memperluas penetrasi pasar di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

“Kami optimistis tren pertumbuhan ini dapat berlanjut di tahun 2026. Bank Tata Asia akan terus fokus pada penyaluran kredit produktif dan konsumtif yang berkualitas, didukung dengan penguatan digitalisasi layanan untuk menjangkau lebih banyak segmen pasar, khususnya di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya,” tutup Frandy. (*AMBS)

 

 

Tags: Bank Tata AsiaBPREkspansi KreditJawa Baratkinerja keuanganPertumbuhan Laba
Previous Post

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

Next Post

Perkuat Infrastruktur Pasar, Tokocrypto Bergabung ke Ekosistem ICEx Group

Related Posts

Kinerja keuangan Indofood semester I 2026
Industry

Indofood Kantongi Penjualan Rp65,5 Triliun di Semester I-2026, Core Profit Tumbuh 7%

3 Agustus 2026
0
Laba BNC
Digital Business

Laba BNC Naik 6,81%, Strategi Perketat Kredit dan Lonjakan Transaksi QRIS Perkuat Kinerja

3 Agustus 2026
0
Pendapatan Autopedia Sukses Lestari ASLC
News

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari Melesat 27,5% di Kuartal I-2026

25 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Tokocrypto x ICEx Group

Perkuat Infrastruktur Pasar, Tokocrypto Bergabung ke Ekosistem ICEx Group

Transformasi Kewirausahaan UMKM Bank Indonesia

Bank Indonesia Luncurkan Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu

finansial masyarakat Indonesia

Hanya 14% Masyarakat Indonesia Merasa Sangat Aman Secara Finansial

Discussion about this post

Recent Updates

Pendanaan AI Asia Tenggara Tracxn

Pendanaan Ekosistem ‘Native AI’ Asia Tenggara Tembus US$9,3 Miliar

7 Agustus 2026
Ekonomi Seluler Asia Pasifik

GSMA Prediksi Ekonomi Seluler Asia Pasifik Tembus US$1,4 Triliun pada 2030

7 Agustus 2026
AI untuk seller Toko Online

90% Seller Indonesia Nilai AI Penting, Ini Cara AI Permudah Kelola Toko Online

7 Agustus 2026
Indosat Zankore AI Factory

Gandeng NVIDIA, Nokia, dan Ooredoo, Indosat Luncurkan ‘Zankore’ Bangun AI Factory 1 GW

7 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pendanaan AI Asia Tenggara Tracxn

Pendanaan Ekosistem ‘Native AI’ Asia Tenggara Tembus US$9,3 Miliar

7 Agustus 2026
Ekonomi Seluler Asia Pasifik

GSMA Prediksi Ekonomi Seluler Asia Pasifik Tembus US$1,4 Triliun pada 2030

7 Agustus 2026
AI untuk seller Toko Online

90% Seller Indonesia Nilai AI Penting, Ini Cara AI Permudah Kelola Toko Online

7 Agustus 2026
Indosat Zankore AI Factory

Gandeng NVIDIA, Nokia, dan Ooredoo, Indosat Luncurkan ‘Zankore’ Bangun AI Factory 1 GW

7 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version