youngster.id - Di tengah dinamika industri otomotif nasional yang mengalami kontraksi sekitar 10-12% pada 2025, bisnis pembiayaan otomotif PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) justru mencatatkan lonjakan signifikan. Laju pembiayaan otomotif perseroan tumbuh lebih dari 40% pada tahun fiskal 2025 dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Kinerja positif tersebut ditopang oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit serta fokus strategi pada segmen nasabah emerging affluent dan affluent. Pendekatan ini terbukti efektif menjaga kualitas portofolio sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat di tengah tantangan pasar ritel kendaraan.
Keberhasilan ekspansi pasar otomotif Danamon tidak terlepas dari model bisnis ekosistem yang terintegrasi. Dalam struktur ini, Adira Finance berperan dalam pengembangan produk, operasional, hingga proses penagihan. Sementara itu, Danamon mendukung optimalisasi distribusi melalui jaringan kantor cabang, kanal digital, program payroll, serta tim relationship management.
Ekosistem tersebut semakin lengkap dengan dukungan basis nasabah korporasi MUFG yang membuka akses akuisisi nasabah baru melalui program employee banking dan payroll-linked acquisition. Integrasi ini tidak hanya menjadi mesin penarik kredit otomotif, tetapi juga meningkatkan profitabilitas dan memperkuat ekosistem perbankan ritel Danamon secara keseluruhan.
Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, Ivan Jaya, menjelaskan bahwa pembiayaan otomotif menjadi pintu masuk utama untuk memperdalam kemitraan jangka panjang dengan nasabah.
“Melalui sinergi MUFG, Danamon, dan Adira Finance, kami tidak hanya membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan kepemilikan kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi melalui beragam solusi keuangan yang holistik di setiap tahap perjalanan finansial mereka,” ujar Ivan, dikutip Selasa (8/9/2026).
Akselerasi Digital D-Bank PRO dan Aktivasi Pasar
Transformasi digital turut menjadi fondasi utama dalam mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat. Lewat aplikasi D-Bank PRO, calon pembeli kendaraan dapat melihat katalog, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan aplikasi kredit secara digital dalam satu alur yang terpadu.
Guna menjaga penilaian risiko yang akurat, Danamon menerapkan proses pra-seleksi serta memanfaatkan data internal mengenai perilaku transaksi nasabah. Langkah ini memastikan ekspansi kredit berjalan seiring dengan kualitas aset yang terjaga.
Penetrasi pasar juga terus dipacu melalui partisipasi aktif pada ajang pameran otomotif nasional seperti Indonesia International Motor Show (IIMS), beragam acara test drive, serta aktivasi pemasaran bersama entitas MUFG Group.
Ivan menambahkan bahwa hubungan dengan nasabah tidak berhenti pada transaksi kredit kendaraan saja. Ekosistem ini dibuka lebih luas ke produk tabungan, deposito, Wealth Management, hingga kartu kredit. Kemudahan pembayaran angsuran melalui rekening tabungan Danamon juga disiapkan untuk memperkuat keterlibatan nasabah dalam jangka panjang.
Kinerja unggul dalam mengembangkan ekosistem pembiayaan yang terintegrasi ini turut mengantarkan Danamon melayani sekitar dua juta nasabah di seluruh Indonesia. Atas pencapaian transformasi dan dampak nyatanya bagi nasabah, Danamon juga dianugerahi penghargaan Best Automobile Financing in Indonesia pada ajang The Asian Banker Indonesia Awards 2026. (*AMBS)

















Discussion about this post