Minat Sepak Bola Remaja Tinggi, YKK Gandeng Real Madrid Foundation Gelar Klinik Bola di Indonesia

Real Madrid Foundation - YKK

YKK ASAO Kids Football Clinic 2026 juga melibatkan pelatih sepak bola Indonesia untuk mempelajari metode pembinaan usia muda yang digunakan RMF. (Foto: istimewa/YKK)

youngster.id - Sepak bola masih menjadi salah satu olahraga yang dekat dengan kehidupan anak dan remaja Indonesia. Data Profil Anak Indonesia 2025 menunjukkan, sepak bola dan futsal menjadi pilihan olahraga bagi 20,04% remaja berusia 13–17 tahun. Angka tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga yang mengandalkan kompetisi sekaligus interaksi kelompok.

Di tengah besarnya minat terhadap sepak bola dan kebutuhan pembinaan akan talenta muda sepakbola, YKK Holding Asia Pte. Ltd. (YHA) bersama PT YKK Zipper Indonesia dan PT YKK Zipco Indonesia menghadirkan YKK ASAO Kids Football Clinic (YKK AKFC) di Indonesia.

Bekerja sama dengan Real Madrid Foundation (RMF), program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut digelar selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, di The Arena, British School Jakarta (BSJ), Tangerang Selatan, Banten.

“Program YKK ASAO Kids Football Clinic ini bukan hanya tentang sepak bola—program ini tentang menciptakan peluang dan membangun hubungan,” kata Kazuto Daimon, Presiden YKK Holding Asia Pte. Ltd pada jumpa pers, Jumat (28/8/2026) di Banten.

Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak, terutama mereka yang memiliki akses terbatas terhadap olahraga, untuk bermain, belajar, dan berkembang.

“Melalui program ini, mereka mengembangkan kerja sama tim, kepercayaan diri, dan ketangguhan—keterampilan yang memberikan manfaat bagi mereka jauh melampaui lapangan,” ujarnya.

Program YKK ASAO Kids Football Clinic juga digelar di 12 negara Asia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, India, Bangladesh, Kamboja, Myanmar, Pakistan, Sri Lanka, Vietnam dan Indonesia. Hingga kini, lebih dari 8.000 anak telah mengikuti program tersebut.

Sebagai bagian dari YKK Group yang beroperasi di lebih dari 70 negara, YHA bersama PT YKK Zipper Indonesia dan PT YKK Zipco Indonesia telah menggelar kegiatan ini sejak 1996.

President Director of YKK Zipper Indonesia and PT YKK Zipco Indonesia Naoko Suzuki menambahkan, kehadiran YKK AKFC di Indonesia tahun ini sekaligus menandai edisi ke-30 program tersebut. Indonesia menjadi salah satu negara di Asia yang kembali menjadi lokasi penyelenggaraan program untuk keempat kalinya.

“Sejak pertama kali diluncurkan pada 2007, YKK AKFC telah menggunakan sepak bola sebagai sarana untuk menghadirkan pengalaman belajar dan aktivitas olahraga bagi anak-anak dari komunitas yang kurang terlayani,” ucapnya.

Pada gelar kali ini, ada 340 anak dari panti asuhan dan komunitas yang terpilih untuk mengikuti kegiatan. Yang menarik, kolaborasi YKK dengan Real Madrid Foundation tidak hanya ditujukan kepada anak-anak. Program ini juga memberikan kesempatan kepada pelatih sepak bola Indonesia untuk mempelajari metode pembinaan usia muda yang digunakan RMF.

Lebih dari 50 pelatih sepak bola Indonesia mengikuti Coaches Clinic yang dipimpin langsung oleh profesional dari Real Madrid Foundation.

Director of Camps & Clinic RMF Andres Muntaner Borrajo mengatakan, dalam kegiatan tersebut, para pelatih mendapatkan pengetahuan mengenai metodologi kepelatihan dan teknik latihan melalui sesi praktik di lapangan.

“Transfer pengetahuan ini menjadi bagian penting dari program karena ilmu yang diperoleh para pelatih diharapkan dapat dibawa kembali ke komunitas masing-masing. Kami ingin agar semua menikmati semua kegiatan ini,” katanya.

Melalui YKK AKFC, sepak bola tidak hanya digunakan sebagai aktivitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar bekerja sama, membangun kepercayaan diri, sekaligus membuka kesempatan mengenal pengalaman baru. Di sisi lain, transfer pengetahuan kepada pelatih lokal membuat dampak program berpotensi terus berlanjut di luar lapangan dan menjangkau generasi pesepak bola muda berikutnya.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version