youngster.id - Presiden Asian Development Bank (ADB), Masato Kanda, menyerukan pentingnya peningkatan investasi pada riset ilmiah serta penyediaan infrastruktur untuk menopang kemajuan teknologi global. Seruan ini disampaikan dalam sesi diskusi pleno ajang Science and Technology in Society (STS) Forum yang berlangsung di Kyoto, Jepang.
Langkah tersebut dinilai krusial guna memastikan penemuan teknologi mutakhir, termasuk kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), dapat ditransformasikan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan Asia dan Pasifik.
“Mari kita danai rasa ingin tahu yang membuka jalan bagi terobosan masa depan. Mari kita bangun jaringan listrik dan jalan tol digital yang menghubungkan dunia kita yang terpisah. Dan mari kita himpun ambisi untuk mengubah sains garis depan dan AI menjadi kemajuan manusia,” ujar Kanda, dikutip Senin (12/10/2026).
Respons Lonjakan Kebutuhan Energi dan Infrastruktur Digital
Lonjakan permintaan tenaga listrik di kawasan Asia dan Pasifik, yang antara lain dipicu oleh pengembangan komputasi tingkat lanjut serta pusat data (data center) untuk AI, menekan daya dukung sistem energi regional. Kendati biaya pembangkitan listrik tenaga surya dan angin telah turun 80% hingga 90% dalam dekade terakhir, hambatan besar masih terjadi pada rantai pasok mineral kritis, jaringan transmisi, dan penyimpanan energi.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, ADB mengucurkan investasi pada dua program infrastruktur skala regional. Pertama, Inisiatif Pan-Asia Power Grid yang merupakan program pembiayaan senilai US$50 miliar untuk memperkuat sistem ketenagalistrikan regional dan jaringan antarnegara guna menyalurkan listrik bersih dari wilayah sumber energi ke pusat-pusat konsumsi. Kedua, Asia-Pacific Digital Highway senilai US$20 miliar yang dirancang untuk memperluas konektivitas serta peningkatan keterampilan digital berbasis kecerdasan artifisial (AI), khususnya bagi komunitas terpencil dan penyandang disabilitas.
Selain itu, ADB mendukung pengembangan rantai nilai mineral kritis yang mencakup eksplorasi, pengolahan, manufaktur, daur ulang, hingga penerapan ekonomi sirkular.
Pengawasan Tata Kelola AI dan Dukungan Riset Dasar
Dalam forum yang dihadiri para ilmuwan dan pemimpin industri dunia tersebut, Kanda juga mengingatkan risiko eksistensial dari perkembangan AI yang begitu cepat. Ia menekankan pentingnya kendali manusia yang kuat agar pemanfaatan teknologi tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Di samping pemanfaatan teknologi terapan, ADB mendorong dukungan berkelanjutan bagi riset dasar (curiosity-driven research). Menurutnya, penemuan yang bertransformasi menjadi solusi komersial sering kali berawal dari pertanyaan fundamental di tingkat akademis.
STS Forum sendiri merupakan platform global independen yang mempertemukan para pemimpin dunia, ilmuwan, dan pembuat kebijakan guna membahas dampak perkembangan sains dan teknologi terhadap masyarakat global. (*AMBS)

















Discussion about this post