youngster.id - Sampoerna Academy, pelopor pendidikan STEAM di Indonesia, kembali menyelenggarakan STEAM Inter-School Competition 2026. Mengusung tema “Inventing Tomorrow”, ajang ini menjadi ruang bagi siswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk beradu inovasi dan kreativitas di bidang sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika.
Kompetisi tahun ini terasa istimewa berkat kolaborasi strategis dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI). Sinergi ini bertujuan membangun ekosistem pembelajaran yang menjembatani dunia pendidikan dengan komunitas peneliti profesional, guna menyiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing global.
Principal of Sampoerna Academy L’Avenue, Piero Botha, menjelaskan bahwa kompetisi ini mendorong siswa untuk melampaui peran sebagai pembelajar dan menjadi pencipta solusi.
“Kami ingin menumbuhkan generasi yang berani bereksperimen dan menghadirkan inovasi yang relevan bagi masa depan Indonesia,” ujar Piero, dikutip Sabtu (14/3/2026).
Senada dengan itu, perwakilan ALMI, Prasanti Widyasih Sarli, menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam membangun ekosistem sains sejak dini. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang yang mampu menghadirkan teknologi secara kontekstual agar talenta muda dapat berkembang dalam lingkungan yang suportif.
Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi, terbukti dengan masuknya 123 karya inovasi dari berbagai kota seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, hingga Palembang. Setelah melalui proses seleksi ketat, terpilih 31 finalis yang terbagi dalam tiga kategori utama: Primary School (Grade 5–6), Middle School (Grade 7–9), dan High School (Grade 10–12)
Para finalis dinilai langsung oleh dewan juri dari ALMI untuk memastikan setiap inovasi memiliki perspektif ilmiah yang autentik dan relevan dengan tantangan zaman. Pemenang dari setiap kategori berhak mendapatkan apresiasi berupa medali, sertifikat, dan total hadiah uang tunai jutaan rupiah.
Melalui rangkaian STEAM Expo 2026, Sampoerna Academy berkomitmen memperluas akses bagi siswa di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam pembelajaran yang kolaboratif. Dengan standar pengujian yang tinggi dan bimbingan dari para ilmuwan muda, kompetisi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam pembangunan masa depan bangsa yang berbasis riset dan teknologi.
STEVY WIDIA
















Discussion about this post