SEEK Pass Hadirkan Verifikasi IELTS dan PTE di Jobstreet, Bantu Pencari Kerja Lebih “Bernilai”

SEEK Pass

Belajar bahasa Inggris. (Foto: ilustrasi/istimewa)

youngster.id - Kemampuan bahasa Inggris merupakan faktor penting dalam proses rekrutmen untuk banyak posisi di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi keunggulan kompetitif yang semakin dicari. Sertifikasi ini kini bisa ditampilkan dan menjadi “nilai jual” di dunia kerja lewat fitur terbaru dari SEEK.

Fitur verifikasi kemampuan bahasa Inggris di SEEK Pass memungkinkan pencari kerja menampilkan sertifikasi mereka langsung di profil dan lamaran kerja.

General Manager SEEK Pass Xavier Russo mengatakan, fitur ini sudah tersedia di delapan negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dan terintegrasi dengan platform pencarian kerja populer seperti Jobstreet dan Jobsdb.

“Kemampuan bahasa Inggris adalah salah satu keahlian yang paling banyak dicari di wilayah kami beroperasi, terutama di Asia, di mana kemampuan bahasa asing sering kali menjadi faktor penentu dalam perekrutan. Bermitra dengan IELTS dan Pearson untuk menghadirkan verifikasi kemampuan bahasa Inggris ke SEEK Pass berarti kami sedang menyelesaikan masalah nyata bagi jutaan pencari kerja dan perusahaan yang ingin merekrut mereka,” katanya dikutip Rabu (22/4/2026).

Xavier menjelaskan, melalui fitur ini, pengguna bisa memverifikasi hasil tes IELTS atau PTE mereka, lalu menampilkannya secara langsung ke perusahaan. Jadi, recruiter tak perlu lagi menebak-nebak kemampuan bahasa Inggris kandidat, karena sudah terverifikasi.

“Banyak pencari kerja yang sudah berinvestasi waktu dan biaya untuk mengikuti tes bahasa Inggris. Dengan SEEK Pass, mereka bisa memverifikasi kredensial tersebut dan membuatnya lebih terlihat oleh perusahaan,” ujarnya.

Hal ini juga relevan buat fresh graduate yang ingin menonjol di antara banyak pelamar. Dengan adanya sertifikasi yang langsung tampil di profil, peluang untuk dilirik recruiter jadi lebih besar.

Menurut Xavier, kehadiran fitur ini bisa membantu kandidat tampil lebih standout di pasar kerja.

“Kami melihat bagaimana kredensial terverifikasi dapat membuat perbedaan nyata bagi pencari kerja—membantu mereka tampil menonjol sekaligus memberikan kepercayaan lebih bagi perusahaan dalam proses rekrutmen,” ujarnya.

Data SEEK menunjukkan bahwa di Australia dan Selandia Baru, kandidat dengan profil terverifikasi memiliki peluang hingga 20% lebih besar untuk lolos tahap seleksi awal. Ini jadi sinyal kuat bahwa verifikasi seperti ini memang punya dampak nyata.

Dari sisi penyedia tes, langkah ini juga dianggap sebagai peluang besar. Director, IELTS Operations Michael James menyebut bahwa kemampuan bahasa seharusnya membuka lebih banyak peluang kerja.

“Pencari kerja sudah berusaha keras untuk mendapatkan skor IELTS mereka. Kemitraan ini membantu mereka menampilkan pencapaian tersebut dengan bangga,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Director, Asia Pacific, English Language Learning, Pearson Matthew Lampkin. Ia menilai integrasi PTE ke SEEK Pass akan mempermudah perusahaan dalam menilai kandidat, sekaligus membantu pencari kerja meningkatkan peluang karier mereka.

Di Indonesia sendiri, sertifikasi IELTS dan PTE sudah diakui luas, baik oleh universitas, lembaga pemerintah seperti LPDP, maupun perusahaan multinasional. Artinya, fitur ini bukan sekadar tambahan, tapi benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Sejauh ini, SEEK Pass telah digunakan oleh lebih dari 4,5 juta pencari kerja di kawasan Asia Pasifik untuk memverifikasi berbagai kredensial, mulai dari identitas hingga riwayat pekerjaan. Verifikasi kemampuan bahasa Inggris menambah rangkaian kredensial yang dapat diverifikasi oleh SEEK Pass, yang mencakup verifikasi identitas, izin bekerja, pendidikan, riwayat pekerjaan, serta lisensi dan sertifikasi industri tertentu.

SEEK Pass berencana memperluas kemitraan verifikasi kemampuan bahasa Inggris di platformnya untuk mencakup penyedia sertifikasi lainnya di masa mendatang.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version