youngster.id - Traveloka memperpanjang kemitraan jangka panjang dengan Singapore Tourism Board (STB) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terbaru. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat promosi Singapura sebagai destinasi liburan favorit bagi wisatawan dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, serta memperluas jangkauan ke pasar Australia untuk pertama kalinya.
Langkah strategis ini diambil guna merespons tingginya minat liburan ke Singapura. Indonesia sendiri menempati posisi sebagai pasar wisatawan terbesar kedua bagi Singapura dengan mencatatkan 2,4 juta kunjungan sepanjang tahun 2025. Data internal Traveloka juga menunjukkan Singapura secara konsisten menjadi salah satu destinasi luar negeri yang paling banyak dipesan oleh wisatawan Indonesia.
Co-founder Traveloka, Albert, menegaskan bahwa posisi Traveloka adalah sebagai mitra tepercaya yang menghubungkan wisatawan dengan pengalaman perjalanan terbaik melalui solusi all-in-one platform.
“Singapura merupakan salah satu destinasi favorit bagi para pengguna kami, dan minat perjalanan terus menunjukkan pertumbuhan di berbagai pasar. Melalui jangkauan audiens yang luas, insight konsumen, serta pengalaman pemesanan terintegrasi, kami membantu STB menyampaikan cerita Singapura kepada wisatawan yang tepat,” ujar Albert, Kamis (16/7/2026).
Perluas Ruang Lingkup dan Fokus pada Events Marketing
Kerja sama yang memperpanjang rangkaian kolaborasi sejak 2019, 2022, dan 2024 ini kini memperluas ruang lingkupnya dengan fokus utama kemitraan pada pemanfaatan posisi Singapura sebagai pusat hiburan dan pertunjukan berskala internasional melalui empat area utama.
Langkah pertama diimplementasikan melalui Kampanye Pemasaran Bersama berupa peluncuran co-branded campaign eksklusif di platform Traveloka untuk mempromosikan destinasi Singapura secara masif. Upaya ini diperkuat dengan penyediaan Konten Perjalanan Inspiratif guna membantu keluarga dan wisatawan muda menemukan beragam pengalaman baru di Singapura melalui konten kreatif.
Selanjutnya, melalui strategi Destinasi Berbasis Acara (Events-driven Travel), kolaborasi ini akan mendorong penjualan tiket perjalanan dan akomodasi yang terhubung langsung dengan kalender event besar sepanjang tahun di Singapura. Seluruh rangkaian inisiatif tersebut kemudian didukung oleh pemanfaatan Wawasan Berbasis Data, di mana kedua pihak saling berbagi travel insight konsumen untuk menyusun strategi pemasaran yang presisi dan relevan di tiap negara.
Adopsi Teknologi AI untuk Pemasaran Destinasi Modern
Kemitraan strategis ini juga berjalan selaras dengan kampanye global STB bertajuk “We Don’t Wait For Fun”, yang membidik segmen pekerja muda (early career) dan keluarga muda dengan anak.
Ke depan, Traveloka dan STB siap mengembangkan cara pemasaran destinasi modern dengan mengeksplorasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta analisis data analitik. Teknologi ini akan digunakan untuk menyajikan konten rekomendasi perjalanan yang personal dan inspiratif bagi pengguna, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip perlindungan privasi serta tata kelola data yang ketat.
Chief Executive Singapore Tourism Board, Melissa Ow, menyambut baik kelanjutan kolaborasi ini untuk mendongkrak kunjungan berkualitas ke Singapura.
“Jangkauan Traveloka yang luas serta pemahamannya terhadap perilaku wisatawan di kawasan ini menjadikannya mitra strategis dalam upaya kami meningkatkan kunjungan wisatawan berkualitas dan memastikan Singapura tetap menjadi destinasi yang ingin dikunjungi kembali,” pungkas Melissa.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post