Jumat, 15 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Studi Kalibrr & Jakpat: Ada Gap Ekspektasi Besar antara Perusahaan dan Pencari Kerja

15 Mei 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Pencari Kerja

Studi Kalibrr & Jakpat: Ada Gap Ekspektasi Besar antara Perusahaan dan Pencari Kerja (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kalibrr Indonesia bersama Jakpat melalui inisiatif Kalibrr Communities mengungkap adanya perbedaan prioritas atau gap ekspektasi yang signifikan antara perusahaan dan pencari kerja dalam proses rekrutmen di Indonesia. Temuan ini menjadi salah satu pemicu tingginya angka kandidat yang mundur (drop-off) di tengah proses seleksi.

Di tengah pasar kerja yang kompetitif, perusahaan kini tidak hanya bersaing dalam memberikan penawaran gaji, tetapi juga harus memenangkan hati kandidat melalui pengalaman rekrutmen dan employer branding yang kuat.

Berdasarkan hasil survei, mayoritas pencari kerja menempatkan lingkungan dan budaya kerja yang baik (54%) serta peluang pengembangan diri yang jelas (54%) sebagai alasan utama untuk pindah kerja. Namun, terdapat perbedaan pandangan di sisi pemberi kerja; sebanyak 62% rekruter masih menganggap kenaikan gaji signifikan sebagai faktor utama penarik kandidat.

“Perusahaan saat ini tidak hanya bersaing soal gaji, tetapi juga soal pengalaman dan kepercayaan. Kandidat semakin kritis dalam menilai employer branding, transparansi proses rekrutmen, hingga peluang pengembangan karier,” ujar Permata Karina, Head of Commercial Kalibrr Indonesia, dikutip Jum’at (15/5/2026).

Studi ini menyoroti masih lemahnya pengalaman kandidat (candidate experience) dalam proses rekrutmen di Indonesia, yang ditandai oleh beberapa poin kritis. Temuan menunjukkan bahwa 60% pencari kerja merasa rekruter belum memberikan kejelasan terkait jenjang karier sejak awal proses, sementara 50% kandidat menilai komunikasi selama masa seleksi masih kurang transparan. Kondisi ini berdampak pada efektivitas rekrutmen, di mana 46% rekruter mengaku sering menghadapi fenomena ghosting atau penolakan tawaran kerja oleh kandidat tepat di tahap akhir (offering).

Permata menambahkan bahwa strategi rekrutmen saat ini perlu lebih “kandidat-sentris” dan berbasis data. Jika ekspektasi tidak dipahami sejak awal, perusahaan berisiko tinggi kehilangan bakat potensial di tengah jalan.

Data menunjukkan bahwa 55% pencari kerja sangat mempertimbangkan reputasi perusahaan sebelum melamar. Hal ini sejalan dengan keyakinan 87% rekruter bahwa employer branding sangat memengaruhi ketertarikan kandidat.

Melalui studi ini, Kalibrr Indonesia mendorong perusahaan untuk membangun strategi rekrutmen yang lebih efektif dengan mengedepankan transparansi dan komunikasi karier yang relevan. Sebagai platform rekrutmen berbasis teknologi, Kalibrr berkomitmen membantu perusahaan membangun pengalaman rekrutmen yang lebih kompetitif dan tepat sasaran.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Budaya Kerjadunia kerjaemployer brandingHR TrendJakPatKalibrr Indonesiapencari kerjarekrutmenSDM
Previous Post

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

Related Posts

FINETIKS Financial Wellness Karyawan
Industry

Survei FINETIKS: Tekanan Finansial Karyawan Jadi Risiko Bisnis Tersembunyi bagi Perusahaan

28 April 2026
0
Jumlah Iklan Lowongan Pekerjaan Jobstreet di Luar Pulau Jawa Naik 60%
Technology

Jobstreet Luncurkan Fitur Profil Terverifikasi di Pasar Kerja Indonesia

15 Agustus 2025
0
Endeavor Indonesia
News

Platform Rekrutmen Ini Gunakan AI Untuk Jembatani GenZ dan UMKM

24 Juli 2025
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Pencari Kerja

Studi Kalibrr & Jakpat: Ada Gap Ekspektasi Besar antara Perusahaan dan Pencari Kerja

15 Mei 2026
Founder Startup Indonesia

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
RRQ - Delta Force

RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2

14 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pencari Kerja

Studi Kalibrr & Jakpat: Ada Gap Ekspektasi Besar antara Perusahaan dan Pencari Kerja

15 Mei 2026
Founder Startup Indonesia

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
RRQ - Delta Force

RRQ Juara Delta Force National Championship Season 2

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version