Jumat, 2 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ingin Meningkatkan Kunjungan dan Konversi Penjualan Online? Simak Tips Berikut Ini

26 September 2023
in News
Reading Time: 4 mins read
belanja online

Tren Belanja Online di Tokopedia Sepanjang 2023 (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tahun 2023 ini, sudah ada lebih dari 14 juta penjual di Tokopedia. Angka ini meningkat sekitar 2 kali lipat dibandingkan tahun 2019 atau sebelum pandemi, yaitu 7 juta penjual. Hampir 100% dari belasan juta penjual itu merupakan pelaku UMKM. Melalui Tokopedia, mereka memasarkan lebih dari 1,8 miliar produk ke masyarakat di 99% kecamatan di Indonesia.

Kepala Divisi Corporate Affairs Tokopedia, Antonia Adega mengatakan, pelaku usaha di Indonesia–khususnya belasan juta penjual di Tokopedia–adalah mitra strategis.

Menurut Antonia, untuk membantu penjual mengembangkan usaha di tengah kondisi pasar yang terus berubah, Tokopedia melakukan berbagai upaya. Misalnya, dengan membuat sederet inovasi digital, atau melakukan edukasi berkala kepada penjual dari berbagai skala untuk meningkatkan penjualan.

“Tokopedia memanfaatkan artificial intelligence (AI) termasuk machine learning untuk menyediakan self-service experience bagi penjual agar bisa mendapatkan pengalaman terbaik dalam memajukan usaha. Penjual bisa mendapatkan self-service experience ini melalui Seller Dashboard Tokopedia,” kata Antonia, Senin (25/9/2023).

Melalui Seller Dashboard Tokopedia, penjual bisa menggunakan berbagai fitur untuk meningkatkan penjualan. Misalnya, fitur ‘Wawasan’ serta ‘Penamaan Produk dan Kategori’.

Agar pelaku usaha, termasuk UMKM, bisa terus menjaga bahkan meningkatkan eksistensi bisnis, Antonia membagikan lima tips jualan online untuk meningkatkan kunjungan dan konversi penjualan, mulai dari memanfaatkan fitur hingga melakukan strategi pemasaran yang relevan.

1. Evaluasi apakah produk yang dijual masih sesuai kebutuhan lewat fitur ‘Wawasan’

Untuk menjaga keberlangsungan bisnis bahkan meningkatkan penjualan, pelaku usaha perlu melakukan evaluasi berkala terhadap berbagai hal. Misalnya, produk yang dijual (apakah masih sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini), harga produk (apakah masih sesuai dengan pasaran), dan penamaan produk (apakah sudah sesuai dengan keyword yang sedang populer).

Baca juga :   Maker Fest Digelar di Medan

“Penjual bisa menggunakan fitur ‘Wawasan Pasar’ untuk mengetahui produk terpopuler yang sedang banyak dicari pembeli berdasarkan wilayah dan kategori produk. Dengan mengetahui hal tersebut, penjual bisa menjual produk yang sedang banyak dicari pembeli atau melakukan inovasi produk agar lebih relevan dengan kebutuhan pasar dalam suatu periode tertentu. Evaluasi bisnis melalui fitur ‘Wawasan Pasar’ sangat disarankan untuk dilakukan, salah satunya saat menjelang hari besar karena biasanya ada pergeseran kebutuhan masyarakat,” jelas Antonia.

Penjual juga dapat menggunakan fitur ‘Wawasan Produk’ untuk mendapatkan analisis lengkap mengenai performa produk yang meliputi kunjungan, pesanan dan penjualan, serta rekomendasi untuk memaksimalkan masing-masing halaman produk. Jadi, penjual bisa mengetahui apakah halaman produknya sudah lengkap atau relevan dari sisi nama, foto dan deskripsi produk. “Halaman produk yang lengkap bisa meningkatkan visibilitas produk dan minat beli sehingga penjualan meningkat,” tambahnya.

2. Manfaatkan fitur ‘Penamaan Produk dan Kategori’ agar produk lebih mudah dicari

Didukung machine learning, fitur ‘Penamaan Produk dan Kategori’ dari Tokopedia dapat memberikan smart recommendation bagi penjual dalam hal penamaan dan kategorisasi produk yang paling relevan. Fitur ini akan membantu meningkatkan visibilitas produk dari penjual sehingga lebih mudah ditemukan oleh lebih banyak calon pembeli.

Baca juga :   Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, Integrasikan Pengelolaan Penjual dari Dua Platform

Misalnya, saat penjual produk fashion muslim ingin menambahkan produk hijab instan, fitur ‘Penamaan Produk dan Kategori’ dari Tokopedia akan memberikan rekomendasi nama produk yang paling sering dicari pembeli, seperti ‘hijab instan murah’ atau ‘hijab instan jersey’, dan merekomendasikan kategorisasi yang sesuai dengan produk hijab instan tersebut. Penamaan dan kategorisasi produk yang tepat bisa membuat produk lebih gampang ditemukan pembeli.

“Halaman produk dari penjual yang memakai fitur ‘Penamaan Produk dan Kategori’ mengalami peningkatan indeksasi pada Google Search Index hampir 4 kali lipat. Artinya, halaman produk penjual tersebut lebih mudah ditemukan calon pembeli di mesin pencarian Google,” jelas Antonia.

3. Manfaatkan momentum supaya makin untung

Layanan Tokopedia saat ini sudah bisa menjangkau masyarakat di 99% kecamatan di Indonesia. Ini merupakan potensi yang sangat besar untuk para pelaku usaha di Indonesia. Strategi promosi dan penjualan yang tepat, diiringi dengan momentum yang pas, dapat membantu penjual untuk meningkatkan penjualan dan posisi di pasar.

Penjual di Tokopedia bisa memanfaatkan berbagai fitur di Tokopedia, misalnya ‘Flash Sale Toko’, ‘Diskon Toko’ dan ‘Kupon Toko’, untuk menarik lebih banyak pembeli di momentum belanja masyarakat, seperti saat hari raya, akhir maupun awal tahun, atau bahkan setiap gajian.

“Banyak manfaat yang bisa didapatkan penjual lewat berbagai fitur promosi ini. Contohnya, jika penjual menambahkan ekstra cashback lewat fitur ‘Kupon Toko’, toko dan produk penjual tersebut dapat muncul di halaman strategis Tokopedia, seperti halaman utama, halaman pencarian dan halaman promo. Alhasil, penjualan berpotensi meningkat karena pembeli lebih mudah menemukan toko atau produk tersebut dan bisa mendapatkan penawaran menarik,” jelas Antonia.

Baca juga :   Tokopedia Tunda IPO

4. Pakai fitur ‘Bundling’ agar makin laris manis

Penjual dapat melakukan bundling dengan mengelompokkan produk utama atau yang paling laris dengan produk pelengkap menjadi satu, dan menetapkan harga yang lebih kompetitif. “Dengan menggunakan fitur ‘Bundling’ di Tokopedia, penjual dapat mempercepat arus stok produk karena produk bisa terjual lebih cepat. Penjual juga bisa memanfaatkan fitur ‘Rekomendasi Bundling’ untuk mendapatkan rekomendasi pengelompokan yang lebih potensial,” jelas Antonia.

Untuk memperoleh keuntungan yang lebih maksimal, penjual bisa mempromosikan paket bundling lewat fitur ‘Broadcast Chat’. Promosi pun akan lebih efektif karena langsung dikirim secara tepat sasaran ke inbox pembeli.

5. Strategi affiliate marketing rahasia penjualan melejit

Penjual bisa bekerja sama dengan Affiliate di Tokopedia karena Affiliate bisa mempromosikan produk atau toko penjual secara lebih kreatif, melalui tutorial atau ulasan berbentuk foto atau video, kepada kerabat, rekan atau kreator konten lainnya.

“Strategi ini bisa membantu penjual memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Agar Affiliate tertarik untuk mempromosikan, penjual perlu membuat produknya menonjol. Caranya, pastikan judul dan foto produk menarik serta sesuai. Penjual juga sebaiknya menulis deskripsi produk secara lengkap, mulai dari cara pemakaian hingga komposisi. Sertakan juga promo yang menarik, seperti diskon atau cashback,” jelas Antonia.

 

STEVY WIDIA

Tags: penjualan onlineTokopedia
Previous Post

Mahasiswa UI, ITB, dan UNPAR Juara BCA Business Case Competition

Next Post

Telkomsel Sematkan Teknologi AI pada Asisten Virtual “Veronika”

Related Posts

Coffee Academy, Upaya Cetak Barista Muda Berkualitas
News

Coffee Academy, Upaya Cetak Barista Muda Berkualitas

18 Juni 2025
0
Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, Integrasikan Pengelolaan Penjual dari Dua Platform
Headline

Tokopedia & TikTok Shop Seller Center, Integrasikan Pengelolaan Penjual dari Dua Platform

12 Juni 2025
0
Creators Lab, Edukasi UMKM Manfaatkan Konten Video Pendek Untuk Tingkatkan Penjualan
News

Creators Lab, Edukasi UMKM Manfaatkan Konten Video Pendek Untuk Tingkatkan Penjualan

29 April 2025
0
Load More
Next Post
Telkomsel - Veronika

Telkomsel Sematkan Teknologi AI pada Asisten Virtual “Veronika”

Huawei Hadirkan Jaringan Komunikasi Terpadu Bagi Operasional KA Cepat Whoosh

Huawei Hadirkan Jaringan Komunikasi Terpadu Bagi Operasional KA Cepat Whoosh

Futurisme 2023

Ajak Pelajar SMA Hadirkan Inovasi Masa Depan, Sampoerna University Kembali Gelar FUTURISME 2023

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version