Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Kemdikbud Rintis SMK Perfilman

7 Maret 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Kemdikbud Rintis SMK Perfilman

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raden Umar Said di Kudus, Jawa Tengah memiliki kejuruan animasi. (Foto: Istimewa/Youngsters.id):

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan merintis Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang perfilman. Langkah ini bertujuan untuk memastikan tersedianya tenaga terampil di bidang perfilman.

“Kami ingin agar perfilman bangkit. Jika sudah bangkit maka kebutuhan akan insan perfilman semakin besar. Untuk itu, kami memastikan tersedianya tenaga terampil yang menopang pertumbuhan industri perfilman di Tanah Air,” kata Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Senin (6/3/2017) di Jakarta.

Mendikbud mengatakan sudah ada beberapa sekolah kejuran di bidang perfilman yang dirintis di beberapa kota. Selain merintis SMK perfilman, pihak Kemdikbud juga sebelumnya juga menyediakan studio mini di sekolah-sekolah. “Anggaran untuk perfilman juga kami tingkatkan dua kali lipat pada tahun ini,” ujarnya.

Baca juga :   Quipper Siapkan Paket Intensif SBMPTN 2018

Anggaran untuk perfilman pada tahun sebelumnya sebesar Rp50 miliar dan pada 2017 ini meningkat menjadi Rp90 miliar.

Mendikbud mengatakan pihaknya berupaya untuk meningkatkan literasi perfilman di Tanah Air. Sehingga timbul rasa menghargai karya-karya seni sejak dini. “Dalam jangka panjang, akan ada pemisahan film anak dan dewasa. Ke depan, film anak diperbanyak dan kami akan menentukan media apa untuk menyampaikan pesan,” lanjut dia.

Sementara itu, aktor senior Slamet Rahardjo mengatakan, sampai saat ini sekolah film masih soal warisan atau dengan kata lain jika orang tuanya juru kamera maka anaknya pun banyak yang menjadi juru kamera. “Sekolah film sampai saat ini tidak ada, namun yang berbakat banyak.”

Slamet berharap jangan sampai uang yang dialokasikan pemerintah untuk perfilman terbuang sia-sia dan tidak mengakomodasi bakat-bakat terpendam. “Film Indonesia sangat penting karena film tersebut dibuat oleh orang Indonesia dengan pemikiran Indonesia,” kata Slamet.

Baca juga :   Kapitalisasi Pasar Bitcoin Lampaui Amazon dan Google

 

STEVY WIDIA

Tags: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)Slamet RahardjoSMK Film
Previous Post

Bank Sampah Harus Berperan Kembangkan UMKM

Next Post

Presiden : Produk UMKM Terintegrasi Teknologi Bisa Tembus Pasar Ekspor

Related Posts

Ada Paket Kuota Murah Untuk Belajar Daring dan Konferensi Video
Headline

Aplikasi dan Situs Yang Bisa Diakses Kuota Internet Gratis pemerintah

1 Oktober 2020
0
Kampanye Murid5 Bergerak Berakhir Di Yogyakarta
News

Kampanye Murid5 Bergerak Berakhir Di Yogyakarta

9 Desember 2016
0
Load More
Next Post
Presiden : Produk UMKM Terintegrasi Teknologi Bisa Tembus Pasar Ekspor

Presiden : Produk UMKM Terintegrasi Teknologi Bisa Tembus Pasar Ekspor

Telkom Raih Laba Rp 19,35 triliun di 2016

Samsung Galaxy A (2017) dan Telkomsel Sediakan Layanan Digital Terlengkap

Samsung Galaxy A (2017) dan Telkomsel Sediakan Layanan Digital Terlengkap

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version