Kemnaker Beri Penghargaan Pada Peraih Medali ASC

Menaker Hanif Dhakiri dan delegasi ASC Indonesia. (Foto : Kemnaker/youngster.id)

youngster.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengapresiasi Delegasi Indonesia yang berhasil meraih juara kedua pada ajang ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Thailand dengan raihan 13 emas, 6 perak, 8 perunggu, dan 7 medali diploma. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menilai, keberhasilan ini bukti pekerja Indonesia kompeten dan mampu bersaing dengan pekerja negara lain.

“Selamat kepada kompetitor yang sudah membanggakan Indonesia. Membuat merah putih berkibar. Ini juga sekaligus bukti kalau Indonesia bisa, Indonesia kompeten, dan Indonesia bisa bersaing,” kata Menaker Hanif dalam keterangannya, baru-baru ini di Jakarta.

Menaker Hanif menambahkan, meskipun menjadi juara kedua di bawah tuan rumah Thailand (16 emas, 4 perak, 3 perunggu dan 13 diploma), rata-rata nilai Indonesia lebih tinggi dibanding Negara Gajah Putih tersebut. Nilai rata-rata Indonesia 717,66 dari 22 kejuruan yang diikuti 44 kompetitor, sedangkan Thailand memperoleh nilai 707,81 dari 26 kejuruan yang diikuti 52 kompetitornya.

“ASC kali ini tidak ada juara umum karena peraih medali emas terbanyak Thailand nilainya lebih rendah daripada Indonesia. Ini mengindikasikan kualitas skill dari angkatan kerja muda kita sedikit lebih baik di atas Thailand,” kata dia.

Baca juga :   Akatara 2018 Ingin Pembuat Film Bertemu Investor

Apresiasi tersebut diberikan dalam bentuk pemberian uang tabungan masing-masing senilai Rp 25 juta kepada peraih medali emas, Rp 20 juta peraih medali perak, Rp 15 juta peraih medali perunggu, Rp12,5 juta peraih diploma. Selain itu, para peraih medali juga mendapat apresiasi dari Bank BNI. Untuk peraih medali emas mendapatkan Rp 2 juta, perak Rp 1,5 juta, perunggu Rp 1 juta, dan diploma Rp 500.000.

Selain itu, Hanif berjanji 44 kompetitor yang telah berprestasi di ASC akan dipekerjakan menjadi instruktur di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker. Bahkan, Hanif mengaku akan bicara dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka menjajaki kemungkinan menjadikan mereka sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS), seperti atlet berprestasi di ASIAN Games 2018 “Para kompetitor ini akan kami pekerjakan sebagai instruktur di BLK. Saya juga akan mengupayakan kemungkinan menjadikan mereka sebagai PNS,” ujarnya.

 

STEVY WIDIA