Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Kominfo Fokus Kembangkan 5G di Kawasan Industri

1 Agustus 2020
in News
Reading Time: 1 min read
Huawei Dukung Telkomsel Lakukan Uji Coba Teknologi Mutakhir 5G

Prof Dr Widodo Muktiyo Dirjen Kominfo mencoba teknologi 5G kerjasama Huawei dan Telkomsel. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Banyak sektor industri yang menyesuaikan operasional bisnisnya guna menerapkan protokol kesehatan saat pandemi corona. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun berencana mengembangkan teknologi jaringan internet generasi kelima (5G) di kawasan industri.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SPPI) Kementerian Kominfo Ismail mengatakan, butuh anggaran besar untuk mengembangkan infrastruktur digital tersebut. “Ini saya rasa akan bisa mendukung Internet of Things (IoT) di kawasan industri,” kata Ismail dalam diskusi virtual baru-baru ini.

Tingkat latensi atau keterlambatan pengiriman data pada 5G lebih rendah dibanding jaringan internet generasi sebelumnya. Oleh karena itu, teknologi ini sangat mendukung penggunanaan IoT hingga kecerdasan buatan.

Baca juga :   Kominfo Targetkan Unicorn Baru dari Gerakan Nasional 1.000 Startup

Saat ini, kementerian masih berdiskusi dengan para operator seluler dan Kementerian Perindustrian terkait pengembangan 5G di kawasan industri. “Daerah mana yang butuh prioritas 5G, itulah yang akan kami jadikan prioritas utama,” ujar Ismail.

Kendati begitu, ia menegaskan bahwa kementerian akan tetap membangun jaringan 4G di daerah. Sebab, siswa dan karyawan diimbau belajar dan bekerja dari rumah selama pandemi Covid-19

Selain itu, kementerian terus mengkaji frekuensi yang cocok untuk 5G. Saat ini, frekuensi low layer dan middle layer digunakan oleh operator lain. Low layer memiliki tiga frekuensi yaitu 700, 800, dan 900. Sedangkan middle layer yakni 1800, 2100, dan 2300. Namun, regulasi yang mengatur tentang Analog Switch Off yakni undang-undang penyiaran justru diundur pembahasannya oleh DPR.

Baca juga :   Automasi Berbasis Robot Dorong Transformasi Bisnis dan Ciptakan Lapangan Kerja Baru

STEVY WIDIA

Tags: 5Gkawasan industriKominfo
Previous Post

Agar Dapat Modal Kerja UKM Wajib Gabung Koperasi

Next Post

Satu Dekade DSC Fokus Bangun Ekosistem Wirausaha Indonesia

Related Posts

Roblox
Industry

Patuhi Regulasi RI, Roblox Batasi Konten dan Komunikasi Pengguna di Bawah 16 Tahun

27 Maret 2026
0
Indosat Hadirkan Modem Internet 5G Praktis Di Rumah dan Perjalanan
Technology

Indosat Hadirkan Modem Internet 5G Praktis Di Rumah dan Perjalanan

27 Februari 2026
0
Antisipasi Lonjakan Trafik di Akhir Tahun Telkomsel Optimalkan Jaringan dan Layanan
Technology

Antisipasi Lonjakan Trafik di Akhir Tahun Telkomsel Optimalkan Jaringan dan Layanan

29 November 2025
0
Load More
Next Post
Satu Dekade DSC Fokus Bangun Ekosistem Wirausaha Indonesia

Satu Dekade DSC Fokus Bangun Ekosistem Wirausaha Indonesia

BTS Jadi Brand Ambassador Tokopedia

Tokopedia X BTS Tembus Trending Dunia

Pertumbuhan UMKM di Bali Terdorong Naik Berkat Bisnis Online

PEN Persiapkan Program Pemulihan UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version