Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Kompetensi Tenaga Kerja Lokal Ditingkatkan

21 April 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Kompetensi Tenaga Kerja Lokal Ditingkatkan

Suasana pameran karir. (Foto : ilustrasi/Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Upaya percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia terus dilakukan. Dikhawatirkan ada banyaknya proyek pemerintah dengan serapan tenaga kerja tinggi namun tak diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri bahkan secara khsusu membahas hal itu.

Menaker Hanif mengatakan, pihaknya khawatir begitu banyaknya proyek pemerintah dengan serapan tenaga kerja tinggi namun tak diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni.

“Isu mengenai peningkatan kompetensi itu bukan saja sangat penting, tetapi ada satu kata kunci yang harus kita garisbawahi bersama, yaitu percepatan,” kata Hanif , dilansir Antara, Selasa (19/4/2016).

Baca juga :   Presiden : Daerah Harus Siapkan SDM Berkualitas

Dia menuturkan pemerintah ingin ada transformasi tenaga kerja Indonesia yang sifatnya tidak terampil (unskilled) menjadi tenaga profesional guna menunjang pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Rizal bersama Hanif membahas strategi percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar segera naik kelas menjadi tenaga profesional Indonesia. Rizal mengatakan, usulan percepatan peningkatan kualitas tenaga kerja itu telah disampaikan kepada Presiden dan akan dibahas dalam rapat kabinet.

Menurut Rizal, selama ini sistem pendidikan Indonesia terlalu fokus pada pendidikan umum dan bukan kepada keahlian. “Bahkan total anggaran pendidikan itu Rp414 triliun yang seluruhnya untuk pendidikan umum,” jelasnya.

Rizal berpendapat, sistem pendidikan yang fokus ke pendidikan umum itu berkiblat pada negara Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Padahal, menurut dia, sistem pendidikan Jerman, Australia dan Swiss yang lebih mengutamakan sistem kejuruan melalui politeknik dan pelatihan vokasional juga bisa dijadikan panutan yang baik.

Baca juga :   GoFood Rilis Tren dan Lanskap Kuliner Indonesia dari Mitra UMKM

“Itu (sistem pendidikan vokasional) lebih fokus, lebih mementingkan pendidikan kejuruan sehingga alumninya bisa masuk cepat ke industri. Sementara kita terlalu jor-joran menyediakan pendidikan umum. Kebanyakan lulusannya memang berpengetahuan luas, tapi tidak memiliki skill yang memadai,” tegasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: kompetensiMenteri KetenagakerjaanMenteri Koordinator Bidang Kemaritimantenaga kerja
Previous Post

Program DNA Initiative Tingkatkan Kompetensi Siswa

Next Post

Dukung Bisnis UKM, Telkomsel dan Moka Jalin Kerja Sama

Related Posts

JobCity Gunakan AI Untuk Kurangi Kesenjangan Talenta dan Peluang Kerja
News

JobCity Gunakan AI Untuk Kurangi Kesenjangan Talenta dan Peluang Kerja

7 Agustus 2025
0
perusahaan paling bahagia
Headline

Strategi Bagi Para Pencari Kerja di Tengah Fenomena “Talent War”

17 Mei 2025
0
wirausaha baru
Headline

Industri Kecil Menengah Serap 12,39 Juta Pekerja pada 2022

7 Januari 2023
0
Load More
Next Post
Dukung Bisnis UKM, Telkomsel dan Moka Jalin Kerja Sama

Dukung Bisnis UKM, Telkomsel dan Moka Jalin Kerja Sama

internet

Dana Desa Untuk Proyek Desa Digital

Mahasiswa UGM Kembangkan Sistem Pertanian Hidroponik

Mahasiswa UGM Kembangkan Sistem Pertanian Hidroponik

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version