Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Laporan Salesforce 2024: Penerapan AI Meningkat Pesat Namun Masih Ada Isu Kepercayaan

30 Agustus 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
Artificial intelligence

Kemenko PMK dan Microsoft Kolaborasi Perkuat Kapasitas Aparatur di Era AI (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan artificial intelligence (AI) untuk mendukung penjualan semakin meningkat seiring dengan upaya tim penjualan dalam meningkatkan produktivitas dan personalisasi. Namun, kekhawatiran tentang integrasi, keamanan, dan ketidakpercayaan pelanggan, menunjukkan bahwa potensi maksimal dari teknologi AI dalam mendukung kinerja sales masih belum sepenuhnya tercapai.

Hal ini terungkap dalam laporan terbaru State of Sales dari Salesforce 2024. Pemimpin global dalam solusi CRM ini mengungkapkan temuan-temuan menarik dari survei yang melibatkan 5.500 profesional penjualan atau yang biasa disebut sales, dari 27 negara, termasuk 200 orang di antaranya dari Indonesia.

“Ekspektasi pelanggan yang terus berkembang membuat para tenaga penjual di Indonesia harus mencari lebih banyak waktu untuk lebih bisa memahami dan membangun hubungan yang mendalam dengan pelanggan,” kata Iman Muhammad, Regional Vice President and Country Director, Salesforce Indonesia dikutip Jumat (30/8/2024).

Baca juga :   Coca-Cola Berkolaborasi Dengan AI Sajikan Imajinasi Masa Depan

Menurut Imam, penerapan AI semakin meningkat dan berpotensi untuk meningkatkan produktivitas tenaga penjual. Penggunaan AI untuk mendukung penjualan semakin meningkat seiring dengan upaya tim penjualan dalam meningkatkan produktivitas dan personalisasi.

“AI memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas tenaga penjual, memberi mereka lebih banyak waktu untuk memperdalam hubungan dengan pelanggan. Namun, kekhawatiran tentang integrasi, keamanan, dan ketidakpercayaan pelanggan, menunjukkan bahwa potensi maksimal dari teknologi AI dalam mendukung kinerja sales masih belum sepenuhnya tercapai,” ungkapnya.

Dalam laporan tersebut disebut, 81% tim sales di Indonesia sudah sepenuhnya menerapkan atau sedang bereksperimen dengan AI. Sementara itu, 16% lainnya mengaku masih dalam tahap mengevaluasi teknologi ini.

Para sales juga mengungkapkan bahwa manfaat utama AI adalah membantu mereka lebih memahami kebutuhan pelanggan. Namun data yang kurang akurat menghambat kinerja para profesional penjualan, karena hanya 39% dari profesional penjualan di Indonesia yang mempercayai keakuratan data mereka.

Baca juga :   Coworking Space Memberi Manfaat Bagi Startup Untuk Kolaborasi

“Agar tim sales bisa berhasil menerapkan AI, perusahaan harus menangani inti dari efektivitas AI dengan menyatukan data yang bisa diakses di satu platform tepercaya dan membangun AI dalam alur kerja untuk memaksimalkan produktivitas,” kata Imam.

Dalam laporan disebutkan, para tenaga penjual profesional menyatakan bahwa proses penjualan utama yang terhambat akibat ketersediaan data yang tidak akurat, meliputi kemampuan membuat proyeksi penjualan yang akurat (47%), manajemen kinerja (45%), dan manajemen kompensasi (39%). Kendala utama yang dihadapi tim sales di Indonesia saat mengimplementasikan AI adalah masalah keamanan data.

Temuan lain, para tenaga penjual kesulitan memenuhi ekspektasi pelanggan.  Banyak dari mereka mengaku sulit mendapatkan waktu untuk dapat terhubung dengan pelanggan. Tim sales di Indonesia rata-rata hanya dapat menghabiskan 31% dari waktu kerja mereka dalam seminggu untuk dapat berinteraksi dengan pelanggan.

Baca juga :   Ekosistem Terbuka Jadi Strategi OVO Dominasi Pembayaran Elektronik di Indonesia

Selain itu, 55% profesional penjualan atau sales di Indonesia mengungkapkan bahwa tantangan akibat perubahan ekspektasi pelanggan tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu. Hanya 15% yang merasa tantangan tahun ini lebih mudah dihadapi daripada tahun lalu.

Laporan itu juga mengungkapkan retensi karyawan meningkat secara global. Seiring dengan pengetatan pasar tenaga kerja, sebagian besar karyawan penjualan tetap bertahan. Secara global, tim melaporkan rata-rata pergantian karyawan sebesar 18% selama 12 bulan terakhir – turun dari 25% pada tahun 2022. Namun, tren retensi karyawan berbeda-beda di setiap wilayah.

Perkiraan rata rata tingkat pergantian staf di Indonesia selama satu tahun terakhir adalah sebesar 20%. Sebanyak 1% tenaga penjual di Indonesia saat ini sedang mempertimbangkan untuk berpindah pekerjaan.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)penerapan AIprofesional penjualanSalesforce
Previous Post

Tiga Organisasi Lokal ini Beroleh Dana Hibah Untuk Atasi Perubahan Iklim di Indonesia

Next Post

AlloFresh Hadirkan Kemudahan Belanja e-Grocery Lewat Dinding Belanja

Related Posts

Darma Henwa
AI & CYBER

Darma Henwa dan Huawei Bangun Digitalisasi Berbasis AI di Sektor Pertambangan Indonesia

11 Februari 2026
0
Tren Rekrutmen 2026
ANALYZE

Tren Rekrutmen 2026: Evolusi AI dari Adopsi ke Integrasi Keterampilan

29 Januari 2026
0
Grab AI DevX Connect 2026
AI & CYBER

Grab AI DevX Connect 2026, Dorong Talenta Lokal Kelola AI Skala Besar

29 Januari 2026
0
Load More
Next Post
AlloFresh Hadirkan Kemudahan Belanja e-Grocery Lewat Dinding Belanja

AlloFresh Hadirkan Kemudahan Belanja e-Grocery Lewat Dinding Belanja

Huawei OptiX Club 2024: Membangun Fondasi Kecerdasan Industri dengan Teknologi F5.5G

Huawei OptiX Club 2024: Membangun Fondasi Kecerdasan Industri dengan Teknologi F5.5G

Puncak Gebyar Traveloka

Kompetisi Gebyar Traveloka untuk Apresiasi Pengguna Setia

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version