Line Menyediakan Platform untuk Game Developer Indonesia

Kepala Divisi LINE GAME Platform Youngdae Kim. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

youngster.id - Aplikasi media sosial LINE menghadirkan LINE Game Platform. Ini adalah wadah bagi pengembang game mulai dari tahap pra-produksi, penerbitan sampai pengelolaan produk. Platform itu tersedia untuk mengembangkan kapasitas pengembang game yang berbasis di Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat.

Kepala Divisi LINE GAME Platform Youngdae Kim menyatakan peluncuran platform itu merupakan bagian penting dari langkah ekspansi global LINE dengan menyasar pengembang game. LINE GAME Platform menyediakan 5 fitur utama yang dibutuhkan pengembang dalam proses pembuatan game. Pengembang dapat memilih dan menggunakan setiap fitur sesuai kebutuhan. Lima fitur itu dinamakan AIR, FUWA, PION, GROWTHY, dan QUATY.

“Khususnya dengan layanan AIR, kami berfokus untuk membangun lingkungan layanan yang stabil yang melindungi aplikasi seluler dan memblokir serangan, dan kami ingin terus melanjutkan untuk memperluas dan meningkatkan seberapa banyak platform keamanan kami dapat melakukannya,” ujarnya dalam siaran pers Senin (9/4/2018) di Jakarta.

Kim menjelaskan, AIR merupakan sebuah one-stop platform keamanan yang menawarkan diagnosa, kemampuan perlindungan dan pemantauan terhadap gim. AIR menawarkan pendekatan tiga cabang untuk keamanan gim yang bekerja berbarengan untuk memastikan tingkat perlindungan terdepan: AIR GO, AIR ARMOR, dan AIR EYE.

Baca juga :   LINE Fokuskan Layanan Bagi Generasi Milenial

AIR GO menganalisis aplikasi seluler untuk mengidentifikasi dan menganalisis kerentanan, masalah lisensi open-source, URL berbahaya, dan malware. AIR GO dapat memeriksa masalah dengan aplikasi yang menyebabkan mereka ditolak dari gerai aplikasi daring serta memeriksa lisensi untuk melihat jika ada kode open-source yang digunakan.

“Dengan menyediakan berbagai diagnosa dan informasi keamanan mengenai suatu aplikasi, AIR GO dapat membantu dalam membuat aplikasi game lebih stabil dan aman,” ujarnya.

Sedangkan AIR ARMOR yang merupakan sistem keamanan yang menyediakan perlindungan seluler untuk aplikasi di berbagai tingkatan, berdasarkan pada berbagai teknologi keamanan terkemuka di industri.

Kemampuan deteksinya termasuk serangan root/jailbreak, kecurangan, emulator, debugging, kerangka kerja, pengemasan ulang, kerusakan modul dan solusi keamanan, sekaligus menyediakan perlindungan untuk kode Java, kode Native, kode DLL, dan lain-lainnya. AIR ARMOR mendukung banyak mesin gim dan kerangka kerja pengembangan gim, termasuk Unity, Unreal dan Cocos. Fitur ini sudah digunakan oleh 80 aplikasi LINE GAME seperti LINE: Disney Tsum Tsum dan LINE BROWN FARM.

Baca juga :   Line Rilis Video Komik Strip Dari Swafoto

AIR EYE adalah fungsi yang memonitor dan mengelola ancaman di lingkungan seluler, termasuk eksploitasi, rooting, kecurangan dan modifikasi. AIR EYE menemukan dan membantu dalam menyelesaikan sekitar 14.000 kasus penyalahgunaan dalam LINE games di tahun 2017. AIR ARMOR dan AIR EYE diharapkan akan tersedia untuk umum selama kuartal pertama di 2018.

FUWA adalah sebulah platform berbasis komputasi awan yang dibutuhkan dalam pengembangan game. PION merupakan in-game platform yang mendukung strategi promosi, manajemen komunitas, pemantauan pengguna.

GROWTHY merupakan platform analisis data yang dapat mengumpulkan dan menganalisis data permainan secara real time. Sementara QUATY merupakan platform pengujian otomatis QA yang dapat dioptimalkan untuk lingkungan global.

 

STEVY WIDIA