LPDB KUMKM Akan Terapkan Digitalisasi Penyaluran Dana Bergulir

Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) telah menyalurkan dana bergulir kepada mitranya, yakni koperasi dan UKM, sejak awal 2008. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UKM akan menerapkan teknologi digital dalam penyaluran dana bergulir termasuk memonitor juga pemanfaatannya.

Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo menegaskan penerapan itu akan dilaksanakan pada tahun depan.

“Kami bisa melihat dan monitor semuanya melalui sistem online. Yang pasti, saat ini tidak akan sulit lagi untuk mengakses dana bergulir di LPDB KUMKM,” tegas Braman pada acara Temu Mitra Nasional LPDB KUMKM Kamis (19/10/2017) di Jakarta.

Menurut dia, selama periode 2008-2017, lanjutnya, pihaknya sudah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp8,49 triliun kepada 4.000 lebih mitra, dan mampu menciptakan penyerapan tenaga kerja lebih dari 1,5 juta orang.

“Selain itu, hasil monitoring pasca penyaluran 2008-2017, terdapat 892 mitra yang memberikan laporan perkembangan pembiayaan. Berdasarkan data tersebut, 17 mitra mengalami perubahan status dari usaha kecil menjadi usaha menengah. Sementara yang 866 mitra, juga mengalami perubahan, namun belum mencapai perubahan kategori yang lebih tinggi,” papar Braman.

Braman juga berharap Temu Nasional ini bisa memberikan kesempatan kepada mitra untuk saling mengenal dan bersinergi satu sama lain. Ini juga sebagai sarana sosialisasi guna meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan yang murah, efisien, dan tepat guna melalui dana bergulir yang dikelola LPDB KUMKM.

“Tujuan lainnya adalah melakukan sinergi antara LPDB KUMKM dengan mitra guna melakukan upaya-upaya preventif untuk memecahkan segala permasalahan terkait penyaluran dana bergulir di daerah,” pungkas Braman.

Dalam kesempatan kegiatan Temu Mitra Nasional juga dilakukan penandatanganan secara simbolis Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPDB-KUMKM dengan Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia, yang di antaranya yaitu Dinaskop UKM Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Sumatera Utara.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan secara simbolis dana bergulir LPDB-KUMKM dan kredit usaha rakyat (KUR), penyerahan penghargaan terhadap mitra-mitra terbaik LPDB-KUMKM, baik mitra penerima dana bergulir maupun mitra bank dalam sesi “LPDB Award Tahun 2017”.

 

STEVY WIDIA