Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Masyarakat Perlu Literasi Digital

14 September 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
Masyarakat Perlu Literasi Digital

Para pembicara di acara BukaTalks bertajuk “Literasi Era Digital". (Foto: twitter/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bukalapak melihat bahwa penetrasi internet di Indonesia merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk memicu inovasi dan kreativitas masyarakat. Untuk itu Bukalapak menggelar BukaTalks bertajuk “Literasi Era Digital”.

Berdasarkan hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2017, sebanyak 143,26 juta dari 262 juta penduduk Indonesia sudah melek internet. Artinya, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 54,68% dari total keseluruhan penduduk Indonesia. Untuk itu, pelaku media digital memegang peranan penting dalam terciptanya arus informasi digital yang positif serta membangun.

“Di acara BukaTalks kali ini, Bukalapak mengajak seluruh masyarakat untuk dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana bertukar pikiran dan wadah informasi berbobot yang dapat memicu inovasi. Kami mengundang tiga pakar media yang memiliki semangat yang sama untuk membangun media digiliterasi ditialtal dengan cara dan perspektif mereka masing-masing,” ucap Budi Putra Associate Vice President of Content Bukalapak dalam siaran pers, baru-baru ini.

Dalam acara tersebut Bukalapak menggandeng sederet pakar media diantaranya, Najwa Shihab yang merupakan jurnalis dan founder Narasi TV, Ardyan M. Erlangga, Managing Editor Vice Indonesia, serta Dahlan Dahi, Director Tribunnews.com.

Baca juga :   Visa dan DANA Kolaborasi Dukung UMKM

Budi mengatakan, Bukalapak berkomitmen untuk turut membangun Indonesia melalui beragam program edukatif dan informatif yang disajikan secara konsisten, seperti BukaReview, BukaMusik, BukaPaket, BukaKisah, serta cuplikan BukaTalks. Hal ini merupakan salah satu langkah nyata Bukalapak dalam memberikan kontribusi positif dalam perkembangan industri digital.

Semangat yang sama juga diutarakan Najwa Shihab yang merupakan jurnalis dan founder Narasi TV. Dirinya menyampaikan ada perubahan besar dalam cara kita mengonsumsi informasi. Hal ini membuat relasi antara jurnalis dan pembuat konten semakin dekat dengan publiknya, sehingga komunikasi yang terjadi bukan lagi satu arah namun dua arah.

“Untuk itu konten, kolaborasi, komunitas, dan kemampuan untuk membuat hal penting menjadi menarik menjadi kunci utama dalam perkembangan media digital. Apapun yang tampil di layar kita akan melebihi waktu, melampaui generasi, membentuk wajah dan kepribadian negeri. Melalui acara BukaTalks ini, saya mengajak seluruh masyarakat untuk dapat memanfaatkan media digital sebagai sarana bertukar pikiran yang berbobot dan edukatif. Masyarakat harus sadar bahwa begitu memasuki dunia internet, rekam jejak digital menjadi abadi,” tambahnya.

Baca juga :   Sektor TIK Tumbuh Positif Hingga Dua Digit di 2020

Meluasnya penetrasi digital dan perubahan perilaku masyarakat Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri bagi media massa. Dahlan Dahi selaku Director Tribunnews.com mengatakan tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi memberikan warna baru dalam industri media.

“Untuk dapat beradaptasi dengan perubahan, kita harus lihai dalam melihat perilaku audiens. Sekarang informasi dapat diakses di manapun dan kapanpun dengan sangat mudah melalui gawainya, sehingga masyarakat terbiasa dengan laju informasi yang cepat. Media harus kreatif menyajikan informasi yang tidak saja relevan, tapi juga punya value kepada pembaca,” ujarnya.

Ardyan M. Erlangga, Managing Editor Vice Indonesia menyampaikan media digital memiliki tantangan tersendiri. Sebagai pelaku, kita harus pintar dalam memilah informasi mana yang layak untuk dipublikasi dan yang tidak. Selain itu, pemilihan topik dan media komunikasi juga menjadi hal yang krusial dalam menggaet penonton atau pembaca.

Baca juga :   Awas Penipuan Atas Nama Operator Komunikasi

“Untuk itu, perspektif baru dari sebuah peristiwa dan kepiawaian memilih topik yang belum ada di media lain merupakan strategi kami dalam mengisi ruang di industri media digital. Dengan pendekatan imersif, topik tidak harus selalu baru tapi bisa dikemas berbeda, segar dan bisa ditonton atau dibaca kapan saja,” tutupnya.

STEVY WIDIA

Tags: BukalapakBukaTalksliterasi digital
Previous Post

Halustik, Original Seri Viu Indonesia Tayang di 16 Negara

Next Post

Starthub Connect 2018 Kembangkan Komunitas dan Ekosistem Digital di Indonesia

Related Posts

Workshop AI Ready ASEAN Bandung
Technology

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
0
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025
Digital Business

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
0
IBFEST series 10
Technology

IBFEST Series 10 Tingkatkan Literasi Digital dan Pemanfaatan AI Untuk Gen Z

22 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Sinar Mas Land Digital Hub

Starthub Connect 2018 Kembangkan Komunitas dan Ekosistem Digital di Indonesia

XL Luncurkan Program Penawaran Berkelanjutan Baru

XL Luncurkan Program Penawaran Berkelanjutan Baru

Tim Binus Juara Nasional ADSE 2018

Tim Binus Juara Nasional ADSE 2018

Discussion about this post

Recent Updates

Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pasar Karbon ASEAN

RI dan ASEAN Percepat Pasar Karbon, Potensi Pendapatan Tembus US$3 Triliun

8 April 2026
Google Gemini AI

Sekarang AI Google Gemini Bisa Diakses Lewat Paket Data Indosat

8 April 2026
Kenangan Coffee Taiwan

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan, Buka Gerai Pertama di Taipei

8 April 2026
Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

Hyper-Localized Marketing dan AI Jadi Kunci Strategi Brand di Era Digital

8 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version