Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Mengamankan Masa Depan Bisnis AI Di Indonesia

6 Maret 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
bisnis AI

Mengamankan Masa Depan Bisnis AI Di Indonesia (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk cukup besar dan sekaligus berada di tengah perkembangan digital yang sangat pesat. Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah salah satu teknologi yang paling banyak dibicarakan saat ini dalam lanskap bisnis di Tanah Air, dengan pemerintah Indonesia yang turut mendukung kehadirannya melalui penerapan langkah-langkah strategis demi menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan kemajuan yang cepat.

Bahkan, Indonesia diproyeksikan menjadi pemimpin terdepan dalam adopsi AI di ASEAN pada 2030 dan menjadi negara maju pada 2045.

Di sisi lain, diprediksi untuk teknologi inovatif mulai dari VR, AR, antarmuka suara, dan otomatisasi proses (termasuk robotisasi komunikasi) hingga pengujian dan penilaian yang mendukung AI ini akan memicu peningkatan serangan siber di tahun 2023 ini.

Oleh karena itu, inovasi teknologi yang cepat, sistem yang kompleks, dan berbagi data yang semakin terhubung memungkinkan risiko upaya siber menjadi lebih terorganisir dan tersebar luas di dalam negeri.

Baca juga :   Tim UI Boyong Juara 1 Di Olimpiade Sains Pertamina 2016

Perusahaan penyedia solusi siber Kaspersky mengklaim pihaknya telah memblokir sebanyak 41.039.452 ancaman online yang menyasar pengguna di Indonesia selama periode Januari hingga Desember 2022. Ini merupakan penurunan sebesar 4,52% dibandingkan 42.983.721 upaya pada periode yang sama di tahun 2021. Hal ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-68 secara global dalam hal bahaya yang terkait dengan berselancar di web.

Dalam hal ancaman lokal, hampir setengah (45%) pengguna Kaspersky di negara tersebut menjadi sasaran jenis ancaman ini. Sebanyak 56.463.262 serangan offline diblokir dari Januari hingga Desember 2022 di Indonesia.

Angka ini menurun 24,52% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 dengan 74.803.899 insiden lokal pada komputer peserta KSN di Indonesia. Hal ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-64 secara global dalam hal ancaman lokal.

Baca juga :   Harga Data Pribadi Di Pasar Gelap Kurang Dari Secangkir Kopi

Statistik infeksi lokal untuk komputer pengguna merupakan indikator yang sangat penting. Worm dan virus file menyumbang atas sebagian besar insiden tersebut. Data ini menunjukkan seberapa sering pengguna diserang oleh penyebaran malware melalui drive USB yang dapat dilepas, CD dan DVD, dan metode “offline” lainnya.

Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky mengatakan, kehadiran AI kini dapat dirasakan dalam aktivitas yang paling sederhana sekalipun, mulai dari smartwatch yang dapat menghitung detak jantung hingga mobil tanpa pengemudi bahkan gym dari rumah. AI, seperti ChatGPT, juga menunjukkan kemungkinan terobosan dan manfaat luar biasa yang dapat dibawanya ke semua industri dan fungsi bisnis.

Baca juga :   Pelaku Kejahatan Siber Ini Menjanjikan Hadiah Bitcoin

“Namun, statistik kami untuk Indonesia tahun lalu menegaskan bahwa adopsi teknologi canggih harus terus disertai dengan antisipasi dan respons perusahaan yang tepat terhadap serangan siber,” kata Yeo.

Menurut Yeo, untuk membangun langkah-langkah keamanan siber dalam teknologi yang sedang berkembang ini, sebaiknya pahami cara kerja AI modern dan disiplin yang mendasarinya saat ini, sehingga penerapannya dalam bisnis dapat berjalan dengan baik dan aman.

“Dari sudut pandang kami sebagai ahli, pengesahan undang-undang perlindungan data di Indonesia telah membuka jalan bagi perusahaan domestik untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan ekosistem bisnis digital mereka dengan AI dan kepercayaan ini harus sejalan dengan komitmen negara untuk memperkuat kemampuan pertahanan TI nya,” tutup Yeo. (*AMBS)

 

Tags: bisnis Artificial Intelligence (AI)kasperskyserangan siber
Previous Post

Fazz Dapat Suntikan Dana Segar dari MUFG

Next Post

Smesco Indonesia Gelar Inkubasi Fashion Craft 2023

Related Posts

itsec x infinix
BIZTECH

ITSEC Asia Gandeng Infinix Hadirkan Perlindungan Serangan Digital di Smartphone

27 Januari 2026
0
Penipuan Secara Mandiri
ANALYZE

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
0
serangan siber
AI & CYBER

Serangan Siber Meningkat, Kolaborasi Tingkat Sektoral Jadi Hal Penting

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Fashion & Craft

Smesco Indonesia Gelar Inkubasi Fashion Craft 2023

SES Alfaink

SES Alfaink Raih Posisi Puncak di Pekan Pertama FFML Season 7

Talenta digital

Indonesia Butuh Talenta Digital Berkualitas untuk Kembangkan Ekonomi Digital

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version