Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Mengapa Banyak Startup Gagal di 3 Tahun Pertama?

12 Februari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
3 Aplikasi Mobile yang Bakal Tren di 2017

Danny Oei Wirianto, Chief Marketing Officer GDP Venture. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bisnis rintisan alias startup sedang diminati anak muda di Indonesia. Meski bertumbuh pesat, namun ternyata tak sedikit startup gagal dalam tiga tahun pertamanya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu terjadi.

Chief Marketing Officer GDP Venture Danny Wirianto menyatakan kebanyakan penyebab matinya suatu perusahaan rintisan dalam 3 tahun pertama merupakan ketidaksamaan visi para pendirinya.

“Entah itu karena masalah cashflow, adu argumen, dan visi pengembangan bisnis yang berbeda,” katanya dalam gelar diskusi belum lama ini di Jakarta.

Menurut Danny, bekal utama bagi perusahaan rintisan merupakan ide yang kuat. Hanya saja gagasan itu mesti dieksekusi dengan baik.

“Solusi yang diberikan mesti dipastikan betul-betul dibutuhkan. Istilahnya jangan sekadar nice to have, tapi sebenarnya tidak dibutuhkan market,” ujarnya

Dia menyatakan perusahaan rintisan di Indonesia relatif diuntungan dengan begitu besarnya pasar konsumen berperilaku mobile first. “Dengan market seperti itu, startup di sini bisa tumbuh lebih cepat dibanding negara lain,” ujarnya.

Baca juga :   Dua Startup Indonesia Menangkan Tiket ke Google I/O 2017

Meski demikian, Danny menegaskan perusahaan rintisan yang ingin bertahan lebih dari 3 tahun perlu terus melahirkan berbagai inovasi baru. Sebab bila tidak, bukan tidak mungkin startup itu tersingkir oleh kompetisi yang semakin ketat dan mati dengan sendirinya.

“Perkembangan tech itu sangat cepat. Jangan sampai startup itu masuk zona stagnasi, banyak startup yang berpeluang menjadi besar akhirnya mati karena miskin inovasi,” ujarnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: bisnis rintisanGDP Venture Indonesiastartup
Previous Post

Astra Investasi Modal Rp 2 Triliun di Go-Jek

Next Post

Bidik Generasi Digital, FWD Pasarkan Produknya Melalui Dua Kanal Distribusi

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Bidik Generasi Digital, FWD Pasarkan Produknya Melalui Dua Kanal Distribusi

Bidik Generasi Digital, FWD Pasarkan Produknya Melalui Dua Kanal Distribusi

Danamon Bukukan Laba, Kredit UKM Tumbuh 10%

Danamon Bukukan Laba, Kredit UKM Tumbuh 10%

DBS Luncurkan Digibank di Indonesia

DBS Ambil Alih ANZ di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Studi AFTECH–Mandala

Studi AFTECH–Mandala: 30% Penduduk Dewasa Indonesia Masih Tak Terjangkau Kredit Formal

13 Februari 2026
ShopeePay

ShopeePay Luncurkan Kampanye Gebyar Ramadan 2026 dengan Promo dan Hadiah Umrah

13 Februari 2026
Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Studi AFTECH–Mandala

Studi AFTECH–Mandala: 30% Penduduk Dewasa Indonesia Masih Tak Terjangkau Kredit Formal

13 Februari 2026
ShopeePay

ShopeePay Luncurkan Kampanye Gebyar Ramadan 2026 dengan Promo dan Hadiah Umrah

13 Februari 2026
Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

Privy Sudah Cegah 122 Juta Upaya Fraud

13 Februari 2026
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version