Jumat, 23 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Microsoft Kembangkan Alat Pendeteksi Konten Manipulasi Berbasis AI

7 September 2020
in News
Reading Time: 1 min read
Microsoft x Oracle

CEO Microsoft Satya Nadella. (Foto : Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Microsoft meluncurkan alat pendeteksi konten manipulasi, deepfake. Perangkat dari perusahaan teknologi ini diluncurkan guna mengantisipasi maraknya penyebaran hoaks.

 

Deepfake adalah bentuk manipulasi suara dan wajah seseorang dalam bentuk video dengan mengandalkan deep learning. Teknologi deep learning merupakan bagian dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang secara umum mampu mengolah audio dan video.

Alat itu akan memberikan skor kepercayaan atau persentase konten yang dinilai manipulasi. “Persentase ini dapat ditampilkan secara real-time pada setiap frame, saat video diputar,” kata perusahaan dikutip dari TechCrunch baru-baru ini.

Microsoft bermitra dengan AI Foundation yang berbasis di San Francisco, AS untuk menyediakan alat tersebut. Alat ini dikembangkan oleh divisi Research and Development dari Microsoft Research. “Kami berharap metode ini akan terus berkembang kecanggihannya,” katanya.

Perusahaan mengklaim, alat bernama video authenticator itu dapat mendeteksi elemen deepfake yang sulit dianalisis oleh manusia. Sebab, alat ini menggunakan kumpulan data publik dari Face Forensic ++. Sistem ini memungkinkan produsen konten untuk menambahkan sertifikat digital ke media. Sertifikat itu memberikan titik referensi terkait keaslian, agar konten dapat dipercaya.

Penasihat teknologi Nina Schick mengatakan, penggunaan video deepfake untuk menyebarkan hoaks, relatif sedikit saat ini. “Satu-satunya penggunaan (deepfake) yang sangat luas, yang kami ketahui, yakni untuk pornografi non-konsensual terhadap wanita. Deepfake ada di mana-mana dalam waktu sekitar tiga hingga lima tahun ke depan. Jadi kami perlu mengembangkan alat ini ke depan,” ujarnya.

STEVY WIDIA

Tags: Deepfakekonten manipulatifMicrosoft
Previous Post

Sambut Hari Pelanggan Nasional, Telkom Berbagi Spirit #GakNyerah dengan UMKM Pekalongan

Next Post

OYO Implementasikan Fitur Check-In Tanpa Kontak di Indonesia

Related Posts

Kemkomdigi Investasi Digital Indonesia
Technology

Kemkomdigi Targetkan Indonesia Jadi Pusat Inovasi dan Investasi Digital Asia Tenggara

10 Oktober 2026
0
Risiko AI pada industri fintech
Digital Business

84% Fintech Adopsi AI, OJK dan AFTECH Ingatkan Risiko Penipuan Deepfake di Sektor Keuangan

2 Oktober 2026
0
Microsoft Elevate Talenta Digital Indonesia
Technology

Microsoft Elevate Latih 2,4 Juta Talenta Digital Indonesia, Dorong Inklusi dan Kesiapan Kerja Era AI

17 September 2026
0
Load More
Next Post
OYO

OYO Implementasikan Fitur Check-In Tanpa Kontak di Indonesia

OPPO Reno4 Pro Hadir Dengan Fitur Untuk Lengkapi Gaya Hidup Milenial

OPPO Reno4 Pro Hadir Dengan Fitur Untuk Lengkapi Gaya Hidup Milenial

Aplikasi Pesan Instan Lokal Ini Jaring Lebih Dari 500 Ribu Pengguna

Aplikasi Pesan Instan Lokal Ini Jaring Lebih Dari 500 Ribu Pengguna

Discussion about this post

Recent Updates

program Thriving Together kesehatan mental remaja

Dukung Kesehatan Mental Remaja, Program Thriving Together Targetkan Perluasan ke 34 Provinsi

23 Oktober 2026
Peminat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Naik 68%, Nvidia Melonjak 224%

Peminat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Naik 68%, Nvidia Melonjak 224%

23 Oktober 2026
penurunan tarif pajak kripto 0,1%

OJK Dorong Penurunan Tarif Pajak Kripto Jadi 0,1%, Setara Transaksi Saham di Bursa

23 Oktober 2026
Digital 2027 We Are Social Meltwater

Digital 2027: Pengguna AI Generatif Tembus 3,24 Miliar, Trafik Web Tradisional Menurun

22 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
program Thriving Together kesehatan mental remaja

Dukung Kesehatan Mental Remaja, Program Thriving Together Targetkan Perluasan ke 34 Provinsi

23 Oktober 2026
Peminat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Naik 68%, Nvidia Melonjak 224%

Peminat Saham AS Tertokenisasi di PINTU Naik 68%, Nvidia Melonjak 224%

23 Oktober 2026
penurunan tarif pajak kripto 0,1%

OJK Dorong Penurunan Tarif Pajak Kripto Jadi 0,1%, Setara Transaksi Saham di Bursa

23 Oktober 2026
Digital 2027 We Are Social Meltwater

Digital 2027: Pengguna AI Generatif Tembus 3,24 Miliar, Trafik Web Tradisional Menurun

22 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version