Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pelaku Bisnis di Indonesia Paling Optimistis di Dunia

3 Februari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
Pelaku Bisnis di Indonesia Paling Optimistis di Dunia

Tim Grant Thornton Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Laporan terbaru Grant Thornton bertajuk’Asia Pacific: trading and thriving mencatat pergerakan positif ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Bahkan optimisme pelaku bisnis di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia yaitu mencapai 100%.

Head of Tax Grant Thornton Indonesia, Tommy David, mengatakan, optimisme pelaku bisnis di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia yaitu mencapai 100% dibanding rata-rata ASEAN dan Asia Pasifik (APAC) yang keduanya berada di level 58%.

“Optimisme akan adanya peningkatan penjualan juga diyakini 72% pelaku bisnis di Indonesia, lebih tinggi dari rata-rata ASEAN di angka 58% dan APAC di angka 67%,” kata Tommy, saat pemaparan hasil survei Grant Thornton ‘Asia Pacific: trading and thriving’ di Jakarta belum lama ini.

Baca juga :   Transformasi UMKM Merah Putih, Tingkatkan Ekspansi Pelaku Usaha di Industri Digital

Hal itu tergambar dari level optimisme bisnis yang mencapai titik tertinggi, 41% dalam dua tahun terakhir. Optimisme bisnis di Asia Pasifik didorong fakta bahwa 50% dari pelaku bisnis memiliki keyakinan cukup tinggi akan stabilitas kondisi geolitik di kawasan Asia Pasifik. Hal ini tentunya akan menciptakan iklim bisnis kondusif untuk perdagangan bebas setidaknya 5 tahun kedepan.

Menurut Tommy, berdasarkan data survei, Grant Thornton mencatat ada tiga faktor pendukung utama yang diyakini pelaku bisnis di Indonesia. “Pertama, peningkatan secara konsisten jumlah kelas menengah. Kedua, peningkatan kerjasama Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Ketiga, pengembangan infrastruktur lokal,” tambahnya.

Managing Partner Grant Thornton Indonesia, Johanna Gani, menambahkan, walaupun Indonesia cukup mencetak banyak data positif dibandingkan regional namun perlu digarisbawahi juga beberapa potensi area pengembangan dimana Indonesia masih berada di bawah rata-rata kawasan yaitu terkait peningkatan investasi di bidang research and development serta peningkatan investasi di bidang teknologi.

Baca juga :   Tokopedia Hadirkan Solusi Pemasaran Bagi Pelaku Bisnis

“Pelaku bisnis di Indonesia diharapkan mampu menyikapi secara bijak berbagai data positif perekonomian Asia Pasifik dengan mengatur strategi perdagangan mereka sebaik-baiknya serta melakukan review sedini mungkin atas kebutuhan area pengembangan yang menunjang industri mereka untuk menjaga tumbuhnya bisnis secara berkesinambungan,” kata Johanna.

 

STEVY WIDIA

Tags: Grant Thorntonpelaku bisnis
Previous Post

TADO, Aplikasi Tanya Jawab Berbasis Video Karya Anak Bangsa

Next Post

Situs Crowdfunding Kolase Raih Pendanaan Rp 10,7 Miliar

Related Posts

pembayaran digital
Industry

Merealisasikan Potensi Lintaswilayah: Peluang Ekspansi bagi Pelaku Bisnis

24 Oktober 2023
0
Eksibisi Teknologi Metaverse
News

Platform Meta Fokus Dukung 200 Juta Pelaku Bisnis di Berbagai Skala

22 Mei 2023
0
strategi bisnis
Industry

4 Jurus Jitu Perkuat Strategi Bisnis Hadapi Tantangan Ekonomi 2023

5 Januari 2023
0
Load More
Next Post
Situs Crowdfunding Kolase Raih Pendanaan Rp 10,7 Miliar

Situs Crowdfunding Kolase Raih Pendanaan Rp 10,7 Miliar

Facebook Tawarkan Solusi Konektivitas di Indonesia

Pengguna Facebook Capai 1,4 Miliar Perhari

Aplikasi Live.me Masuk Pasar Indonesia

Live.Me Agresif Penetrasi Pasar di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version