Kamis, 1 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pelaku UMKM Perlu Respon Cepat Tanggapi Krisis

4 April 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
Adopsi Teknologi Jadi Senjata Pelaku UMKM Hadapi Persaingan

Qasir, WeCare.id dan LITS berkolaborasi untuk membantu dan #JagaUMKM (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah baru-baru ini mengesahkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menangani penyebaran wabah corona. Hal ini berdampak cukup besar, khususnya bagi industri-industri yang mengandalkan kunjungan dan transaksi konsumen harian.

CEO Qasir Michael Williem menuturkan, pelaku UMKM perlu memiliki respon cepat dalam menanggapi situasi krisis yang melanda.

“Saya melihat saat ini usahawan UMKM sudah mulai merambah ke layanan berbasis online untuk menjaga keberlangsungan usahanya. Namun, bagaimana dengan kelompok usaha yang tidak terlalu beruntung lainnya, mengingat tidak semua usaha bisa serta-merta bertransisi menjadi bisnis online. Hal ini rasanya perlu dicarikan solusi, mengingat usaha-usaha mikro dan kecil merupakan kelompok yang sangat rentan jika terjadi perlambatan daya beli konsumen,” tutur Michael dalam keterangannya, Sabtu (4/4/2020) di Jakarta.

Menurut dia, berdasarkan survei yang diadakan oleh YouGov dalam “COVID-19 Impact on Indonesian Consumer Behavior”, terjadi peningkatan belanja online sebesar 20% dan pemesanan makanan melalui delivery service sebesar 14%.

Baca juga :   Indonesia Turut Peringati Hari UMKM Internasional

Hal ini menunjukkan perilaku konsumen mulai mengarah kepada aktivitas online atau berbasis aplikasi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, di kota-kota lainnya, masih banyak bisnis yang sangat mengandalkan transaksi offline, khususnya bagi usaha mikro dan kecil.

Michael menambahkan, dalam keadaan yang serba tidak pasti ini, sangat penting bagi usahawan untuk mengambil langkah-langkah preventif dan taktis untuk menjaga bisnis tetap berjalan, namun juga tetap waspada terhadap penyebaran virus di sekitarnya.

“Jangan sampai kita terlalu fokus mencari cara agar bisnis terus untung, tapi luput memberikan perlindungan bagi diri sendiri, karyawan, dan keluarga. Semua harus dipertimbangkan dengan bijak,” tambah Michael.

Bagi usahawan mikro dan kecil yang tetap harus menjalankan usahanya, Michael mengimbau agar para usahawan dapat lebih memperhatikan kebersihan dagangan. “Keselamatan penjual dan pelanggan tetap nomor satu. Jika diperlukan, usahawan bisa membersihkan barang-barang di tokonya dengan alat disinfektan,” ungkapnya.

Baca juga :   Huawei Cloud Hadirkan Inovasi Layanan Komputasi AI Untuk Berbagai Industri

Selain itu, berkaca dari fenomena panic buying barang kebutuhan pokok di beberapa negara, seperti Italia, Singapura, dan Australia, usahawan juga perlu bijak dalam memilih stok barang dagangannya agar tidak sampai terjadi kelangkaan.

“Kami mengajak usahawan agar tetap menjaga stok dagangannya terjaga dan relevan dengan kebutuhan masyarakat yang sedang tinggi. Jangan sampai justru salah pilih stok. Di Qasir, pemesanan barang dagangan dengan Belanja Grosir sangat membantu usahawan untuk memenuhi stok dengan tepat waktu dan tepat jumlah. Pilihan pembayaran yang bisa dicicil atau Bayar Tempo juga sangat krusial di momen saat ini. Usahawan bisa tetap menjaga cash flow,” pungkas pria yang akrab disapa Mike ini.

Baca juga :   Developers dan Pemilik Bisnis Perlu Prioritaskan Keamanan Website

Terakhir, Michael mengimbau seluruh masyarakat untuk semakin peka pada bisnis-bisnis skala mikro dan kecil yang ada lingkungan tempat tinggal. Bentuk kepedulian bisa dimulai dengan mulai berbelanja kebutuhan pokok di warung-warung kelontong yang masih buka.

“Kami optimistis masa sulit ini akan berakhir, dan dalam masa bertahan ini, ada baiknya agar kita saling dukung dan lebih peka kepada sesama. Berbelanja di warung kelontong dekat rumah akan lebih baik, Anda tetap bisa menjaga jarak dan melakukan isolasi mandiri, namun tetap membantu menghidupkan usaha mikro di sekitar,” pungkas Mike

STEVY WIDIA

Tags: QasirUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Operator Perpanjang Program Internet Gratis

Next Post

Klikpajak, Cara Praktis Urus Pajak Saat Pandemi Covid-19

Related Posts

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Headline

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Shopee Live
Headline

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Kampus Shopee Jangkau 28.000 UMKM di 514 Kabupaten
Headline

Kampus Shopee Jangkau 28.000 UMKM di 514 Kabupaten

19 November 2025
0
Load More
Next Post
Mekari

Klikpajak, Cara Praktis Urus Pajak Saat Pandemi Covid-19

8 Tim Lolos Final GoPay MLCC

Shopee Pastikan Keamanan Kebutuhan Pengguna Yang Belanja Dari Rumah

Tetap Sehat Dengan #BelanjaDariRumah

Discussion about this post

Recent Updates

Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Enterprise Warehouse

HashMicro Ungkap Arah Baru Strategi Enterprise Warehouse pada 2026

31 Desember 2025
SoftBank Suntik Pendanaan Untuk SODA,  Startup Ini Siap Ekspansi ke Pasar Indonesia

Perluas Infrastruktur AI SoftBank Group Akuisisi DigitalBridge

31 Desember 2025
Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

Riyadh Air dan IBM Luncurkan Maskapai AI Native Pertama di Dunia

31 Desember 2025
Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

Gen Z Segmen Yang Tepat Bangun Kesadaran Akan Isu Perubahan Iklim

31 Desember 2025
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version