Pembangunan Infrastruktur Butuh Solusi Pengecekan Utilitas Bawah Tanah

Teknologi Ground Penetrating Radar (GPR) untuk menunjang pemetaan utilitas bawah tanah. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

youngster.id - Pembangunan infrastruktur bawah tanah kerap meresahkan masyarkat, terutama pengguna jalan raya. Karena kegiatan itu seringkali menimbulkan kemacetan. Apalagi jika itu terjadi karena kurangnya informasi utilitas di bawah tanah. Karena itu dibutuhkan pemetaan utilitas bahwa tanah yang akurat.

Informasi yang lengkap seputar utilitas bawah tanah juga harus didukung dengan terkoneksinya informasi antara kontraktor dengan instansi terkait yang menanam utilitas bawah tanah agar pembangunan infrastruktur lancar dan aman.

Memahami hal tersebut, PT Datascrip bekerja sama dengan Leica Geosystem menghadirkan teknologi Ground Penetrating Radar (GPR) dengan tipe DS2000 dan Leica Digicat Cable Locator sebagai alat pendeteksi kabel listrik di bawah tanah. Leica DS2000 dan Leica Digicat Cable Locator didukung pula dengan garansi resmi Datascrip dan tim techincal support Datascrip.

“Ground Penetrating Radar Leica DS2000 dan Leica Digicat Cable Locator merupakan solusi yang membantu para kontraktor, instansi pengawas atau para pemilik aset tertanam di bawah tanah, untuk memetakan kondisi bawah tanah secara cepat dan akurat sehingga perencanaan konstruksi dan pembangunan infrastruktur berjalan aman serta efisien,” ungkap Gatot Priyo Laksono Division Manager pt. Datascrip dalam keterangannya, Sabtu (24/3/2018).

Baca juga :   Canon Hadirkan Kamera Tercepat di Indonesia

Dia menjelaskan, kombinasi dari Leica Digicat dan Leica DS2000 dapat mengidentifikasi semua ancaman potensial, termasuk plastik dan semua pipa non-konduktif serta serat optik guna meningkatkan keamanan, dengan menurunkan risiko tanpa sengaja merusak aset bawah tanah. Software pengolahan yang terpasang di data collector membantu menentukan lokasi utilitas secara langsung di lapangan tanpa menunggu pengolahan di kantor.

Dengan kemampuan dual frequency antenna, yaitu 250 Mhz dan 700 Mhz, Leica DS2000 dengan mudah mendeteksi pipa air, pipa listrik atau material logam lainnya di kedalaman bawah tanah hingga empat meter, dan mampu diintegrasikan dengan Global Positioning System (GPS) sehingga proses deteksi bisa langsung dipetakan dalam format koordinat.

Untuk memudahkan manuver di berbagai medan, DS2000 juga dilengkapi dengan empat roda penggerak yang bisa menyesuaikan dengan tingkat kemiringan medan. Sementara itu, untuk menjaga informasi data, setiap unit DS2000 dilengkapi dengan data controller dari Panasonic Toughbook bersertifikasi IP 67 yang tahan air dan debu.

Sementara itu, Leica Digicat Cable Locator merupakan produk yang juga mendukung kinerja dari GPR Leica DS2000. Leica Digicat tersedia dalam tiga varian, yaitu Digicat 550 ixf, Digicat 650 ixf yang sudah dilengkapi memori internal dan Digicat 750 ixf yang dilengkapi memori internal dan GPS. Leica Digicat bekerja dengan memancarkan sinyal dengan frekuensi yang bisa dipilih, yaitu 8Khz, 33Khz, 512 Hz dan 640 Hz untuk mendeteksi kabel atau utilitas lain di bawah tanah hingga kedalaman 3 meter.

Baca juga :   Canon Day Ramaikan Asian Games 2018

Selain itu, tersedia aksesoris tambahan yaitu transmitter Leica Digitrex untuk memberikan informasi kedalaman obyek dan membantu deteksi kabel/pipa yang tidak aktif. Leica Digicat sangat berguna untuk melakukan survey atau pengecekan utilitas kabel/pipa yang dialiri arus dari atas permukaan tanah karena sudah dilengkapi dengan layar grafis dan alarm yang menandakan obyek terdeteksi.

“Keberhasilan proyek di setiap lokasi konstruksi atau penggalian juga harus didukung pemahaman tentang risiko yang ada di bawah permukaan tanah. Dan ini merupakan solusi yang tepat,” pungkas Gatot.

 

STEVY WIDIA