Pembangunan Smart City di Indonesia Meningkat

Smart city di Hongkong. (foto : ilustrasi/Youngsters.i)

YOUNGSTER.id - Dalam laporan terbaru  International Data Corporation (IDC) yang berjudul “Building Smart Cities in Indonesia – Embracing Digital Transformation and Innovation across Cities”, terungkap bahwa minat akan pembuatan smart city di Indonesia mulai meningkat.

Menurut IDC, dalam waktu 5 tahun, pemerintah Indonesia akan menyiapkan dana lebih dari USD420 miliar untuk menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur, seperti telekomunikasi. Untuk dapat mengembangkan smart city dengan sukses, maka harus ada kolaborasi antara pemerintah dengan penyedia solusi.

“Kebanyakan proyek Smart City Indonesia telah dimulai oleh otoritas pemerintah lokal maupun regional,” kata Sudev Bangah, Country Manager, IDC Indonesia dan Filipina dalam siaran berita belum lama ini.

Tujuan utama dari pembuatan smart city adalah untuk meningkatkan produktivitas dalam negeri, kualitas hidup masyarakat, dan juga menyelesaikan masalah ekonomi sosial yang masih menghantui Indonesia.

“Namun, banyak dari proyek-proyek ini didanai silo, yang pada akhirnya sering kali menghadapi masalah ketahanan operasi jangka panjang,” ujar Sudev.

Karena itulah, dia percaya, pemerintah harus dapat melakukan investasi untuk mendorong transformasi kota menjadi kota digital. Selain mendorong terbentuknya smart city, dengan melakukan investasi, pemerintah juga akan dapat mengendalikan perkembangan smart city dalam waktu panjang.

Sementara itu Shreyashi Pal, Asia Pacific Market Analyst, IDC Government Insights mengatakan, tiga hal yang menjadi bagian dari investasi untuk smart city antara lain Internet of Things (IoT), cognitive computing dan mobility solutions.

“Secara fungsional, key pilots and projects ditemukan dalam administrasi, jaringan energi, keamanan publik, transportasi, dan layanan kesehatan,” kata Shreyashi.

Salah satu tugas pemerintah untuk mendukung transformasi smart city adalah membuat e-government yang transparan. Selain itu, pemerintah juga harus fokus pada perencanaan kota dan memulai kerja sama dengan para penyedia solusi smart city.

Sementara untuk para penyedia solusi smart city, IDC menyarankan agar mereka bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan smart city, karena inisiatif ini dapat menjadi cara alternatif untuk mendapatkan keuntungan.

“Serta memastikan operasional pemerintah yang kompeten untuk mendorong return-on-investments and project accountability,” kata Gerald Wang Head, Asia Pacific Government and Education, IDC Government Insights.

 

STEVY WIDIA