Jumat, 9 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pemerintah Siapkan 6 Agenda Untuk Ekonomi Digital

2 Oktober 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
Sri Mulyani Dorong Pemuda Aktif Bangun Ekonomi Kreatif

Menteri Keuangan, Sri Mulyani (Foto: Kemenkeu/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sektor ekonomi digital diperkirakan menyumbang Rp 2.294 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Untuk itu pemerintah menyiapkan enam agenda utama terkait digital pada Sidang Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF-Bank Dunia..

“Keenam agenda ini berfokus mengkaji dampak ekonomi digital terhadap perekonomian, khususnya sistem pembayaran, operasional bank sentral, serta kerja sama dan peraturan lintas batas. “Ini untuk menghadapi raksasa multinasional teknologi yang semakin kuat,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam dialog terkait kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan IMF-Bank Dunia, Senin (17/9) di Jakarta.

Keenam agenda terkait digital, di antaranya G20 Deputies dan MGM meeting; Bank Indonesia (BI)-ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO)-Bank Pembangunan Asia (ADB) Seminar; dan Bali Financial Technology (Fintech). Lalu ada Fintech Talks bertajuk ‘Utilizing Fintech as a Platform for Enhancing SMEs and Islamic Financing’ oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK); Central Banking Forum; dan BI- Reinventing Bretton Wood Committee (RBWC) seminar.

Baca juga :   Pelaku MSP Punya Peran Penting dalam Pertumbuhan Ekonomi Digital

Menurtu Sri Mulyani, pemerintah ingin memastikan Indonesia memperoleh manfaat optimal dari perkembangan ekonomi digital, bukan hanya menjadi pasar. Dari perpajakan, misalnya, pemerintah berharap raksasa teknologi (Over The Top/OTT) seperti Google termasuk Amazon yang berencana masuk ke Indonesia membayarnya optimal.

Selain keenam agenda itu, BI menggelar dua forum terkait digital. Pertama, BI-Federal Reserve NY Joint Central Banking Forum yang berfokus membahas perkembangan ekonomi Amerika Serikat, termasuk kebijakan moneter hingga proteksionisme perdagangan. BI juga memandang perlu ada pembahasan seputar risiko siber terhadap bank sentral. Apalagi, bank sentral di bebeberapa negara tengah mengkaji manfaat blockchain untuk operasional.

Kedua, High Level Policy Dialogue on Regional Cooperation to Support Innovation, Inclusion and Stability in Asia: Asia’s Future-Harnessing Technology to Promote a Stronger and More Inclusive Asia. Pembahasannya seputar peluang dan tantangan terkait transformasi sistem keuangan ke arah digital. Juga membahas peran swasta hingga pemerintah dalam mengembangkan ekonomi digital.

Baca juga :   Presiden : Para Pelaku Startup Diprioritaskan dan Difasilitasi

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan, Bali Fintech agenda bakal merangkum pembahasan seputar ekonomi dan keuangan digital untuk mendorong pengembangan UKM, perdagangan secara online (e-commerce) dan fintech. “Akan dibahas juga mengenai cross border financing (pendanaan digital lintas negara),” ujar Perry.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan aliran ekonomi digital akan menjadi pembeda Indonesia sebagai tuan rumah sidang tahunan IMF-Bank Dunia. Meskipun bukan yang terbesar dari sisi ekonomi digital, Indonesia menjadi salah satu negara teraktif. “Hal ini bisa dilihat dari Indonesia yang menjadi hub repository untuk address isu global di pertemuan G20,” ujar Rudiantara.

Pemerintah pun mengundang Founder dan Chairman Alibaba, Jack Ma dalam acara tersebut. Dia diharapkan bisa membantu pemerintah mengembangkan industri e-commerce di dalam negeri. Apalagi, data World Market Monitor menunjukan, e-commerce menyumbang 30 persen peningkatan konsumsi di Indonesia pada 2017. Alhasil, e-commerce diproyeksi menyumbang pendapatan di sektor retail US$ 20 miliar atau setara 2-3 persen PDB pada 2022.

Baca juga :   Ekonomi Digital Baru Sumbang 4% PDB Indonesia

Menurut data World Market Monitor, ekonomi digital bisa menciptakan 3,7 juta lapangan kerja hingga 2025. Selain itu sektor ini diperkirakan menyumbang US$ 155 miliar atau sekitar Rp 2.294 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi digitalMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani IndrawatiSidang Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF-Bank Dunia.
Previous Post

Web Developer Dipacu Berikan Solusi Bagi UKM

Next Post

Moka POS Akusisi Startup India GetFocus

Related Posts

Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas
News

Trafik Data Indosat Melonjak Double Digit, Pertanda Ekonomi Digital Makin Meluas

8 Januari 2026
0
Pajak
Headline

Setoran Pajak Ekonomi Digital Capai Rp44,55 Triliun hingga November 2025

29 Desember 2025
0
QRIS
Headline

Mobilisasi Masyarakat Tembus 119 Juta, Transaksi Digital Diproyeksi Tumbuh Hingga 50%

23 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Moka Raih Pendanaan Seri B senilai US$ 24 Juta

Moka POS Akusisi Startup India GetFocus

OVO Bidik 20 Juta Pengguna

OVO Targetkan Gandeng 100.000 UKM Go Digital

RPX dan Lintasarta Gelar Energizing Startup

RPX dan Lintasarta Gelar Energizing Startup

Discussion about this post

Recent Updates

J&T Express

J&T Express Cetak Rekor 30 Miliar Paket Sepanjang 2025, Asia Tenggara Tumbuh Hampir 70%

8 Januari 2026
Perkuat Jaringan Pasca Merger Layanan XLSMART Makin Luas dan Stabil

Layanan Streaming Dominasi Lonjakan Trafik XLSmart Periode Nataru 2026

8 Januari 2026
startup Xurya

Perkuat Investasi Energi Surya Indonesia, BII Komitmen Pendanaan Iklim £308 Juta di Asia Tenggara

8 Januari 2026
maucash

Maucash Resmi Tutup Operasional, OJK Setujui Pengembalian Izin Usaha

8 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
J&T Express

J&T Express Cetak Rekor 30 Miliar Paket Sepanjang 2025, Asia Tenggara Tumbuh Hampir 70%

8 Januari 2026
Perkuat Jaringan Pasca Merger Layanan XLSMART Makin Luas dan Stabil

Layanan Streaming Dominasi Lonjakan Trafik XLSmart Periode Nataru 2026

8 Januari 2026
startup Xurya

Perkuat Investasi Energi Surya Indonesia, BII Komitmen Pendanaan Iklim £308 Juta di Asia Tenggara

8 Januari 2026
maucash

Maucash Resmi Tutup Operasional, OJK Setujui Pengembalian Izin Usaha

8 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version