Pemimpin Masa Depan Yang Peduli Lingkungan

Progam HiLo Green Leader 2016 William Wimpy. (Foto : istimewa)

youngster.id - Sosok pemimpin masa depan yang diharapkan mampu menginspirasi masyarakat agar peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup. Berdasar itu Hilo menggelar Progam HiLo Green Leader untuk memilih inspirator di bidang lingkungan.

Adalah William Wimpy yang menamatkan pendidikan S2 di National of Singapore bidang Teknik Kimia itu keluar sebagai pemenang HiLo Green Leader 2016. Sedang sebagai juara kedua adalah Joni Sudarmanto. Keduanya berhak atas dana dukungan untuk menghadiri konferensi lingkungan hidup tingkat internasional, sebagai sarana untuk meningkatkan wawasan serta memperluas jejaring dengan organisasi dan komunitas lingkungan lainnya.

“Keikutsertaan mereka ini diharapkan mampu menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas mereka seputar isu lingkungan di bidang mereka geluti, sehingga kontribusi yang diberikan untuk masyarakat juga dapat semakin besar,” kata Angelique Dewi Permatasari, Nutrifood Head of Green Committee, dalam siaran pers Kamis (19/5/2016).

Wiliam berhak atas bantuan dana dukungan sebesar Rp45 juta untuk konferensi tingkat dunia. Sedangkan Joni mendapatkan Rp25 juta untuk mengikuti konferensi tingkat Asia.

Baca juga :   Telkom University Gelar IoT Competition 2017

William Wimpy, pemenang HiLo Green Leader 2016 dengan usaha eco-fashion bernama Canting Hijau, turut membagikan inspirasinya. Wiliam menjalankan bisnis bisnis busana yang ramah lingkungan dengan pemilihan bahan organis seperti katun dan linen dan pewarnaan menggunakan pewarna alami, sedangkan proses pembuatan batiknya dikerjakan oleh pembatik di Solo.

“Saya terinspirasi mendirikan suatu eco-fashion batik Indonesia, yang mengkolaborasikan art, earth, fashion, and culture,” kata William yang sudah merintis usaha terebut sajak 2014.

Adapun prinsip green yang diterapkan dalam bisnis itu meliputi penggunaan bahan-bahan organik, zero-waste production (salah satunya dengan menggunakan kain perca yang digunakan ulang untuk menjadi tas dan dompet batik), serta zero waste marketing (misalnya dengan penggunaan kertas recycle sebagai pengganti kantung plastik dan price tag yang dapat digunakan kembali sebagai penggaris).

Williem merencanakan akan memasarkan produk fashion itu ke luar negeri. Produknya sekarang terdapat di beberapa depstore di Bandung, dan online.

Sementara Joni Sudarmanto, 25, meraih penghargaan sebagai Runner-Up HiLo Green Leader. Pemuda asal Malang yang mahasiswa S2 ITB yang juga green-entrepreneur.

Baca juga :   100 Mahasiswa IPB Bersihkan Situ

“Kecintaan saya di bidang desain membuat saya senang mencoba hal-hal baru dan bereksperimen dengan bahan bekas dan cat yang ramah lingkungan,” kata Joni. Ia pemilik brand CORPIES yang memberdayakan ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak putus sekolah di daerah Malang, Jawa Timur.

STEVY WIDIA