Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Pencurian Identitas Masih Tinggi, AdaKami Terapkan Teknologi dan Protokol Keamanan Ketat

27 Februari 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
CyberArk

CyberArk Rilis Kontrol Hak Akses Khusus untuk Agen AI Berisiko Tinggi (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pengguna pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) di Indonesia bertumbuh pesat. Pada tahun 2024, jumlahnya mencapai 8,8 juta orang. Di sisi lain, kasus pencurian identitas untuk pengajuan pinjaman ilegal masih marak terjadi.

Menurut Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), sepanjang periode 2022-2023 terjadi 113 kasus kebocoran data pribadi di Indonesia, yang mengakibatkan 143 juta akun terdampak pada 2023. Kondisi tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah kebocoran data terbanyak ke-13 di dunia.

Hal ini krusial untuk diatasi agar upaya inklusi keuangan yang didorong oleh industri fintech lending dalam menjangkau 132 juta masyarakat underserved dan underbanked—yang belum terlayani oleh lembaga keuangan konvensional—tetap dapat dipercaya oleh publik dan konsumen.

Baca juga :   AdaKami Gandeng Bank Jago Untuk Salurkan Pendanaan Lewat Aplikasi

Sebagai landasan dalam memastikan layanan keuangan yang aman dan terpercaya, pelaku industri fintech lending wajib mematuhi Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Regulasi ini mengharuskan seluruh badan publik, termasuk platform fintech lending, untuk mengelola data pengguna secara sah, spesifik, dan transparan, serta memastikan bahwa data tidak digunakan tanpa persetujuan eksplisit dari pemiliknya.

“Kami percaya bahwa perlindungan data pribadi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga kunci dalam membangun kepercayaan konsumen,” ujar Karissa Sjawaldy, Chief of Public Affairs AdaKami, Kamis (27/2/2025).

Dijelaskan Karissa, untuk memastikan keamanan data pengguna yang kini terakumulasi mencapai 7,44 juta orang sejak 2018, AdaKami menerapkan sejumlah teknologi dan protokol keamanan yang sesuai dengan standar industri fintech lending. Antara lain Enkripsi Secure Socket Layer (SSL) untuk memastikan data yang dikirimkan melalui platform tetap aman dan terlindungi dari akses tidak sah dan kebocoran atau penyalahgunaan informasi pribadi.

Baca juga :   Bangun Smart People Dengan Kampanye Internet Sehat

Selain itu, AdaKami juga menerapka Electronic-Know Your Customer (e-KYC) untuk meningkatkan keamanan dan kelancaran proses verifikasi pengguna dengan deteksi penipuan berbasis Artificial Intelligence. Termasuk, kolaborasi dengan Dukcapil dalam verifikasi identitas calon pengguna dan pihak swasta seperti Privy dalam tanda tangan digital untuk menjamin proses yang lebih akurat dan aman.

Diklaim Karissa, AdaKami tidak hanya menerapkan teknologi keamanan tetapi juga menjunjung tinggi transparansi dalam pengelolaan data pengguna, antara lain dengan memastikan bahwa seluruh data hanya digunakan sesuai dengan izin yang diberikan konsumen dan regulasi yang berlaku, menjadikannya dasar dalam pengelolaan dan penyimpanan data yang bertanggung jawab. Pengelolaan data ini dilakukan sesuai dengan pengaturan dalam UU PDP dan hanya digunakan untuk tujuan yang telah diizinkan serta disetujui sepenuhnya oleh pengguna. Persetujuan ini diberikan saat pengguna menandatangani perjanjian layanan, yang menjadi dasar hukum bagi AdaKami dalam memproses data pribadi secara transparan dan bertanggung jawab.

Baca juga :   Maybank Indonesia Hadirkan Fitur Ambil Fisik Emas di M2U ID App

“Keamanan data bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana kami membangun budaya kepatuhan dan transparansi dalam setiap layanan. Dengan langkah-langkah yang kami terapkan, kami ingin memberikan rasa aman bagi setiap pengguna dalam mengakses layanan fintech lending,” pungkas Karissa. (*AMBS)

 

Tags: Adakamipencurian identitasteknologi keamanan
Previous Post

Permudah Tenant Peroleh Permodalan, deGadai dan Fresh Factory Hadirkan Layanan Gadai Inventaris

Next Post

Health-tech Bumame Peroleh Pendanaan Pra-Seri A Dipimpin Alpha JWC Ventures

Related Posts

AdaKami - FutureFin
Digital Business

AdaKami Gandeng UNS Gelar ‘FutureFin’, Kompetisi Karya Tulis Ilmiah Dorong Literasi Fintech

4 Maret 2026
0
AdaKami
Industry

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
0
AdaKami
Digital Business

AdaKami Soroti Kesenjangan Literasi Keuangan Digital Perempuan

30 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Bumame

Health-tech Bumame Peroleh Pendanaan Pra-Seri A Dipimpin Alpha JWC Ventures

DBS x Mirae M-STOCK

Kolaborasi Mirae Asset dan Bank DBS Indonesia Hadirkan M-STOCK Online Retail Bond

inDrive

Dukung Pendanaan Mitra Pengemudi, inDrive Luncurkan Fintech Lending

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version