Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pendanaan Bagi Startup Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

3 Juni 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Zenius

(ki-ka) CEO Zenius Rohan Monga dan Founder Zenius Sabda PS. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan-perusahaan rintisan (startup) Indonesia berhasil menempati posisi teratas di kawasanAsia Tenggara dalam hal perolehan pendanaan. Demikian laporan berjudul Southeast Asia Deal Review: Q1 2020 dari Dealstreet Asia.

Secara keseluruhan, perusahaan rintisan dalam negeri berhasil meraup pendanaan dengan total nilai US$1,3 miliar pada kuartal I/2020. Posisi pertama ditempati Gojek dengan total pendanaan mencapai US$1,2 miliar pada Maret 2020.

Disusul Eureka, perusahaan rintisan yang bergerak di sektor teknologi mendalam (deep tech) berhasil meraup total pendanaan US$20 juta pada kuartal I/2020. Raupan tersebut merupakan yang terbesar di antara startup deep tech lain di Asia Tenggara. Selain itu, perusahaan rintisan bidang edukasi, Zenius, juga berhasil mengantongi investasi terbesar di sektor tersebut dengan perolehan dana mencapai US$20 juta.

Namun demikian, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal jumlah kesepakatan. Jumlah kesepakatan di Negeri Singa tersebut mencapai 68 kesepakatan. Singapura juga menempati urutan kedua dalam mendapatkan kesepakatan pendanaan terbesar di Asia Tenggara, setelah startup yang berbasis di negara kota tersebut mengumumkan investasi baru senilai US$1,2 miliar selama kuartal pertama.

Baca juga :   Solusi Digital Bisa Atasi Tantangan di Sektor Rantai Pasok

Perusahaan kompetitor dekakorn asal Indonesia, yaitu Grab, menyumbang lebih dari 70 persen dari total pendanaan di Negeri Singa. Perusahaan superapps tersebut mengumumkan investasi dengan nilai US$856 juta pada Februari 2020.
Hal yang membedakan antara Singapura dan negara-negara Asia Tenggara lainnya adalah peningkatan modal yang dilakukan untuk sektor-sektor yang lebih canggih seperti deep tech dan green tech.

Indonesia sendiri berada di urutan kedua pada kuartal I/2020 dengan 36 kesepakatan, diikuti oleh Malaysia (14 kesepakatan), Vietnam (12 kesepakatan) dan Thailand (8 kesepakatan).

STEVY WIDIA

Tags: Asia Tenggarapendanaanstartup
Previous Post

Pengemudi Ojek Grab Wajib Selfie dan Pakai Partisi

Next Post

KoinWorks Prioritaskan Perlindungan Digital Penggunanya

Related Posts

Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
J&T Express
Digital Business

Laba Bersih Meroket, J&T Global Express Catat Pendapatan US$12,2 Miliar di Tahun 2025

31 Maret 2026
0
belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Load More
Next Post
KoinWorks

KoinWorks Prioritaskan Perlindungan Digital Penggunanya

Tim EVOS Kibarkan Merah Putih di Kompetisi e-Sport Dunia

EVOS Esports Luncurkan Program Keanggotaan

Shopee

Kerjasama Samsung Dan Shopee Untuk Jamin Belanja Gadget Aman

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version