Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pendidikan Akan Rawan Serangan Siber Pada 2021

3 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ada Paket Kuota Murah Untuk Belajar Daring dan Konferensi Video

Pembelajaran jarak jauh mendorong pelajar belajar dalam jaringan (daring). (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Memasuki 2021, Kaspersky memprediksi pendidikan akan makin ke arah digital. Salah satu faktor pendorongnya adalah pandemi Covid-19 yang membuat siswa tidak bisa bersekolah secara fisik. Pengajar juga menggunakan platform baru untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Penggunaan metode video, media sosial hingga gaming pun diyakini akan jadi hal yang tidak terelakkan untuk mendukung proses pendidikan. Meski platform-platform baru ini baik untuk mendukung berkembangnya proses pendidikan, Kaspersky memprediksi akan ada ancaman baru.

Berikut adalah potensi risiko yang mungkin terjadi di sektor pendidikan pada 2021:

  1. Pengembangan Learning Management System (LMS)

LMS memungkinkan pengajar untuk melacak proses pembelajaran siswa, menunjukkan proses perkembangan siswa dan aspek yang membutuhkan perhatian dari pengajar. Pasar LMS yang baru diperkirakan masih akan terus berkembang.

Popularitas LMS membuat jumlah situs phishing terkait layanan pendidikan dan konferensi video juga akan bertambah. Tujuan penyerang adalah mencuri data pribadi atau menyebarkan spam di komunitas pendidikan.

Baca juga :   Waspadai 5 Ancaman Siber Berkedok Kencan Online

Pada pertengahan 2020 Kaspersky mendata ada sebanyak 168 ribu pengguna unik menghadapi berbagai ancaman dengan kedok platform belajar online. Angka ini meningkat 20,4 persen dibandingkan 2019.

LMS membuka kemungkinan jenis serangan baru, misalnya ancaman Zoombombing. Apalagi jika sekolah terus melakukan pembelajaran jarak jauh.

  1. Banyak Perhatian untuk Layanan Video

Akan lebih banyak konten video bertema edukasi. Jika sekarang ada YouTube, SchoolTube, hingga KhanAcademy, ke depan akan muncul banyak layanan video yang dipakai untuk alat peraga belajar.

Meski video bisa jadi alat pendidikan yang efektif, ada juga konten yang tak sesuai usia yang ditemukan di layanan video populer. Pembuat konten tersebut bisa saja memakai topik pendidikan hanya sebagai kedok.

  1. Penggunaan Medsos dalam Pendidikan
Baca juga :   Kominfo Gelar Kompetisi TIK Disabilitas Tingkat Nasional 2020

Media sosial seperti Twitter, Instagram dan lain-lain bisa menjadi cara yang baik untuk mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun ada sejumlah ancaman terkait regulasi konten.

Penggunaan medsos selain baik untuk mendorong keterlibatan siswa juga membuka kesempatan untuk konten yang tidak sesuai, komentar menyinggung, perundungan siber, hingga privasi.

Aplikasi yang tidak diatur dengan benar justru bisa mengeksploitasi data pribadi penggunanya.

  1. Gamifikasi Proses Pendidikan

Kegiatan belajar secara digital sangat bisa didukung oleh penggunaan platform gaming. Misalnya dengan Minecraft, Classcraft, Roblox, dan lain-lain.

Namun, ketika memasukkan gim ke dalam kelas, hal ini akan berisiko yang sama ketika siswa main gim dari rumah. Potensi bahayanya mulai dari penipuan, trolling, file berbahaya yang disamarkan jadi add-on, dan lain-lain.

Baca juga :   Kadin Gelar Jakarta Food Security Summit

Kaspersky melihat, kekhawatiran paling nyata adalah mengenai privasi. Untuk itu, mengelola privasi di layanan apapun adalah hal yang penting.

Para pelajar dan pengajar perlu dibekali dengan kesadaran untuk melindungi informasi pribadi mereka, juga data siswa.

Tags: digitalgamifikasikasperskyLearning Management System (LMS)pendidikanserangan siber
Previous Post

Gandeng LPDB-KUMKM, TaniHub Group Perluas Akses Pasar Untuk Petani

Next Post

Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Related Posts

Genera-Z Berbakti
Industry

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
0
Ancaman Siber Berbasis Web
Technology

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
0
itsec x infinix
Technology

ITSEC Asia Gandeng Infinix Hadirkan Perlindungan Serangan Digital di Smartphone

27 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Gim PUBG Mobile Punya Fitur Baru

PUBG Mobile Frost Festival Resmi Hadir di Jakarta

Blibli Rangkul Penggemar Sepeda Listrik Bergaya Retro di Indonesia

Blibli Rangkul Penggemar Sepeda Listrik Bergaya Retro di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

7 April 2026
Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
North Star Asia

Ajang Startup Teknologi North Star Asia Gaet Investor Beraset US$350 Miliar

7 April 2026
pasar FMCG di ecommerce

Rekor Baru! Penjualan FMCG di E-commerce Tembus Rp40 Triliun pada Kuartal I 2026

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

DANA Targetkan Jangkau 6.000 UMKM Perempuan Lewat SisBerdaya 2026

7 April 2026
Shadow Esports - FFNS 2026 Spring

Shadow Esports Juara FFNS 2026 Spring, Siap Wakili Indonesia di FFWS SEA

7 April 2026
North Star Asia

Ajang Startup Teknologi North Star Asia Gaet Investor Beraset US$350 Miliar

7 April 2026
pasar FMCG di ecommerce

Rekor Baru! Penjualan FMCG di E-commerce Tembus Rp40 Triliun pada Kuartal I 2026

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version