Sabtu, 3 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pendidikan Akan Rawan Serangan Siber Pada 2021

3 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ada Paket Kuota Murah Untuk Belajar Daring dan Konferensi Video

Pembelajaran jarak jauh mendorong pelajar belajar dalam jaringan (daring). (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Memasuki 2021, Kaspersky memprediksi pendidikan akan makin ke arah digital. Salah satu faktor pendorongnya adalah pandemi Covid-19 yang membuat siswa tidak bisa bersekolah secara fisik. Pengajar juga menggunakan platform baru untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Penggunaan metode video, media sosial hingga gaming pun diyakini akan jadi hal yang tidak terelakkan untuk mendukung proses pendidikan. Meski platform-platform baru ini baik untuk mendukung berkembangnya proses pendidikan, Kaspersky memprediksi akan ada ancaman baru.

Berikut adalah potensi risiko yang mungkin terjadi di sektor pendidikan pada 2021:

  1. Pengembangan Learning Management System (LMS)

LMS memungkinkan pengajar untuk melacak proses pembelajaran siswa, menunjukkan proses perkembangan siswa dan aspek yang membutuhkan perhatian dari pengajar. Pasar LMS yang baru diperkirakan masih akan terus berkembang.

Baca juga :   Para Orang Tua, Ini Lho Preferensi Online Anak-Anak Pada Musim Libur

Popularitas LMS membuat jumlah situs phishing terkait layanan pendidikan dan konferensi video juga akan bertambah. Tujuan penyerang adalah mencuri data pribadi atau menyebarkan spam di komunitas pendidikan.

Pada pertengahan 2020 Kaspersky mendata ada sebanyak 168 ribu pengguna unik menghadapi berbagai ancaman dengan kedok platform belajar online. Angka ini meningkat 20,4 persen dibandingkan 2019.

LMS membuka kemungkinan jenis serangan baru, misalnya ancaman Zoombombing. Apalagi jika sekolah terus melakukan pembelajaran jarak jauh.

  1. Banyak Perhatian untuk Layanan Video

Akan lebih banyak konten video bertema edukasi. Jika sekarang ada YouTube, SchoolTube, hingga KhanAcademy, ke depan akan muncul banyak layanan video yang dipakai untuk alat peraga belajar.

Baca juga :   Ada 20,2 Juta Serangan Siber Sasar Pelaku Bisnis di Indonesia Sepanjang 2020

Meski video bisa jadi alat pendidikan yang efektif, ada juga konten yang tak sesuai usia yang ditemukan di layanan video populer. Pembuat konten tersebut bisa saja memakai topik pendidikan hanya sebagai kedok.

  1. Penggunaan Medsos dalam Pendidikan

Media sosial seperti Twitter, Instagram dan lain-lain bisa menjadi cara yang baik untuk mendorong keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Namun ada sejumlah ancaman terkait regulasi konten.

Penggunaan medsos selain baik untuk mendorong keterlibatan siswa juga membuka kesempatan untuk konten yang tidak sesuai, komentar menyinggung, perundungan siber, hingga privasi.

Aplikasi yang tidak diatur dengan benar justru bisa mengeksploitasi data pribadi penggunanya.

  1. Gamifikasi Proses Pendidikan

Kegiatan belajar secara digital sangat bisa didukung oleh penggunaan platform gaming. Misalnya dengan Minecraft, Classcraft, Roblox, dan lain-lain.

Baca juga :   Sektor Digital Bisa Minimalkan Dampak Negatif Pandemi Covid-19

Namun, ketika memasukkan gim ke dalam kelas, hal ini akan berisiko yang sama ketika siswa main gim dari rumah. Potensi bahayanya mulai dari penipuan, trolling, file berbahaya yang disamarkan jadi add-on, dan lain-lain.

Kaspersky melihat, kekhawatiran paling nyata adalah mengenai privasi. Untuk itu, mengelola privasi di layanan apapun adalah hal yang penting.

Para pelajar dan pengajar perlu dibekali dengan kesadaran untuk melindungi informasi pribadi mereka, juga data siswa.

Tags: digitalgamifikasikasperskyLearning Management System (LMS)pendidikanserangan siber
Previous Post

Gandeng LPDB-KUMKM, TaniHub Group Perluas Akses Pasar Untuk Petani

Next Post

Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Related Posts

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih
News

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
0
cybercrime
News

AI Bakal Mengubah Tren Kejahatan Siber di Tahun 2026

12 Desember 2025
0
cybercrime
News

Ada 2.915 Perhari Potensi Serangan Eksploitasi Siber Terhadap Bisnis di Indonesia

6 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Telkomsel Perkaya Ekosistem Maxstrem Dengan Gandeng Mola TV

Gim PUBG Mobile Punya Fitur Baru

PUBG Mobile Frost Festival Resmi Hadir di Jakarta

Blibli Rangkul Penggemar Sepeda Listrik Bergaya Retro di Indonesia

Blibli Rangkul Penggemar Sepeda Listrik Bergaya Retro di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
bluRDN

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

2 Januari 2026
Aplikasi Zenius

Ironi Sang Pionir: Jatuh Bangun 20 Tahun Zenius dan Pelajaran dari “Taruhan Eksistensial”

2 Januari 2026
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

Siapkan Talenta Cyber Security Masa Depan Telkom Gandeng Palo Alto Networks

2 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version