Penghargaan Kemenpora Bagi Siswa Peneliti Luar Angkasa

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Chandra Wijaya didampingi Staf Ahli Jhony Mardizal, Asisten Deputi I Alman Hudri dan Djunaedi saat menerima siswa SMA yang telah mengirimkan hasil penelitian ilmiahnya di luar angkasa via NASA di Kantor Kemenpora Senayan, Senin (18/4) siang. (Foto : Dok.Kempora)

YOUNGSTER.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) memberikan apresiasi dan penghargaan kepada siswa SMA yang telah mengirimkan hasil penelitian ilmiah ke luar angkasa lewat Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA).

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Chandra Wijaya yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, menyampaikan apresiasi dan penghargaan tersebut diberikan karena mereka telah menunjukkan prestasi internasional dan membuat bangga Bangsa Indonesia.

“Pemerintah sangat mengapresiasi dan memberikan support kepada JW Sapotro serta para siswa SMA yang mengirimkan hasil penelitian ilmiahnya via NASA. Kalian semua hebat, Indonesia kembali mencoretkan tinta emas di tingkat internasional. Dan itu sangat membanggakan” tutur  Chandra yang didampingi Staf Ahli Jhony Mardizal dan Asisten Deputi I Alman Hudri dan Djunaedi , dalam siaran pers Senin (18/4) di Jakarta.

Chandra Wijaya menyatakan bahwa Kempora akan membantu semaksimal mungkin untuk apa yang dibutuhkan oleh para siswa sekalian. “Kami atas nama Kementerian Pemuda dan Olahraga, siap untuk membantu apapun yang kalian butuhkan sesuai dengan kemampuan kami. Semua itu adalah wujud dari apresiasi kami kepada kalian yang telah membuat bangga Bangsa Indonesia,” ucap Chandra.

Seperti diketahui, dua perangkat eksperimen siswa Indonesia dibawa pesawat tanpa awak NASA pada akhir Maret lalu adalah penelitian pertama dari tim siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Del di Laguboti, Sumatera Utara, mempelajari pertumbuhan ragi di luar angkasa. Kemudian, eksperimen kedua mempelajari pertumbuhan padi di luar angkasa yang merupakan penelitian tim siswa gabungan beberapa SMA di Jakarta, Bandung (Jawa Barat), dan Jayapura (Papua).

“Pada tahun 2030, NASA akan mengirimkan manusia ke planet Mars. Perjalanan dari bumi menuju mars membutuhkan waktu selama 7 bulan. Nah, bagaimana cara agar para astronot tersebut mendapatkan suplai makanannya tanpa menunggu kiriman makanan dari bumi? Itu adalah maksud dan tujuan penelitian ini,” tutur salah satu perwakilan siswa.

 

STEVY WIDIA