Perguruan Tinggi Harus Dapat Melahirkan Wirausaha

Sumber Daya Manusia penting bagi UKM. (Foto : Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Untuk melahirkan wirausaha perguruan tinggi dan dunia usaha harus bekerjasama dalam melahirkan wirausaha (entrepreneurs) dengan sejumlah kompetensi seperti kemampuan memanfaatkan keunggulan Indonesia, mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui inovasi, serta dikelola dengan tata nilai yang kuat.

“Karena itu, kerjasama semua pihak untuk melahirkan wirausaha sukses yang mampu berkompetisi di pasar lokal maupun global sudah menjadi keharusan,” kata anak Belinda Tanoto, anggota Board of Trustees Tanoto Fondation dalam gelar Tanoto Entrepreneurship Series baru-baru ini.

Berdasarkan Survei Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) di 38 negara tahun 2015 menunjukkan kalau 70% hingga 95% perusahaan di dunia dikuasai usaha mikro dengan pekerja kurang dari 10 orang. Survei tersebut menunjukkan kalau usaha mikro dapat diandalkanmenjadi kekuatan baru dalam meningkatkan perekonomian suatau negara, termasuk di Indonesia.

Menurut Berlinda, tantangan Indonesia kedepan semakin tidak mudah karena tajamnya persaingan global. Untuk itu, Tanoto Foundation turut mendorong lahirnya wirausaha di Indonesia lewat Tanoto Entrepreneurship Series. Kegiatan bekerjasama antara Tanoto Foundation dengan Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI). Kegiatan yang dimulai sejak tahun 2011 itu bertujuan untuk memotivasi tumbuhnya wirausaha di Indonesia.

Belinda mengharapkan, peserta Tanoto Entrepreneurship Series dapat belajar dan bertanya mengenai kiat bisnis dari para wirausaha sukses Indonesia seperti Charles Saerang dan Susanti Alie.

“Ilmu yang didapat dapat menjadi bekal dan motivasi untuk berkarya. Kedepan, semakin banyak wirausaha muda berkembang sehingga mampu memberi kontribusi bagi perekonomian Indonesia dan mendukung perkembangan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Belinda.

Belajar dari pengalaman usaha yang dirintis ayahnya Sukanto Tanoto, yakni kelompok usaha Royal Golden Eagle (RGE) Group, terdapat tiga hal yang dapat memacu pertumbuhan wirausaha. Pertama, mengembangkan bisnis yang berbasis kepada sumber daya yang ada di negara itu.

Kedua mengembangkan bisnis inovatif yang menjawab persoalan masyarakat. Ketiga, bisnis harus memiliki filosofi yang jelas. Group RGE menganut filosofi 4Cs yaitu Good for Community, Good for Country, Good for Climate, and Good for Company.

 

STEVY WIDIA