Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Peroleh Pendanaan Seri A Rp 282 Miliar, Ula Perluas Lini Bisnis

30 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Ula

Tim Ula. (Foto: istimewa/Ula)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup teknologi untuk modernisasi ritel tradisional Ula mengumumkan pendanaan Seri A senilai US$20 juta atau lebih dari Rp282 miliar. Lewat pendanaan ini, perusahaan berambisi untuk perluas tim dan ekspansi lokasi agar semakin banyak pengecer kecil yang dapat terbantu lewat teknologi Ula.

Platform Ula pertama kali beroperasi di Surabaya. Mereka menyediakan modal kerja untuk para pengecer mikro, yang biasanya beroperasi di toko-toko kecil di halaman rumah mereka. Dengan demikian, mereka tidak perlu menunggu dibayar oleh pelanggan untuk membeli stok baru.

“Ula mencoba untuk mengulang ekosistem distribusi ritel dengan overlay teknologi yang signifikan. Ula menghubungkan beberapa pemain terbesar di sisi supply ke pengecer dan konsumen terkecil,” kata Ganesh Rengaswamy Managing Partner Quona Capital yang dilansir TechCrunch baru-baru ini.

Baca juga :   Tiga Faktor Penentu Keberhasilan Startup

Pendanaan ini dipimpin Quona Capital dan B Capital Group. Sequoia Capital India dan Lightspeed India, yang merupakan investor sebelumnya turut berpartisipasi dalam putaran ini. Sebelumnya Ula telah merampungkan pendanaan tahap awal sebesar US$ 10 juta pada Juni 2020. Jajaran investor yang terlibat dalam putaran ini ada SMDV, Quona Capital, Saison Capital, dan Alter Global. Beberapa angel investor juga turut berpartisipasi, meliputi Patrick Walujo, Willy Arifin, Sujeet Kumar, Vaibhav Gupta, Amod Malviya, Rohan Monga, dan Rahul Mehta.

Dengan pendanaan baru, Ula akan perluas kategori produk ke fesyen dan elektronik, dari saat ini menjangkau pengecer yang menjual produk FMCG dan sayur mayur.

“Jika Anda melihat keseluruhan retail value chain, terutama produk-produk esensial, seperti FMCG, bahan pokok, dan produk segar, sangat terfragmentasi. Padahal pasar telah bergerak dalam hal konsolidasi, permintaan, dan penawaran yang lebih efisien,” kata Rengaswamy.

Baca juga :   Gojek Perkuat Layanan Untuk Pasar Vietnam dan Singapura

Pemilik usaha mikro ini umumnya memiliki ikatan yang kuat dengan pelanggan, sering kali menjual barang tanpa di bayar di muka. Sementara, mengumpulkan pembayaran ini sering membutuhkan waktu yang lebih lama dari perkiraan.

“Frictionless payment dan menawarkan kredit kepada pengecer sehingga mereka dapat mengelola arus kas dengan lebih efisien adalah komponen penting dari perdagangan digital modern,” tandas Rengaswamy.

Ula didirikan oleh eks petinggi Flipkart India Nipun Mehra, dan Derry Sakti, yang mengali kariernya di P&G di Indonesia, pada Januari 2020. Mehra menyebut, sebagian besar pasar ritel Indonesia tidak terorganisir, sama halnya dengan India.

Sepanjang tahun lalu, diklaim perusahaan telah melayani lebih dari 20 ribu toko. Ula pertama kali beroperasi di Surabaya, dengan cepat perluas kehadiran di seluruh Jawa Timur dan masuk ke Semarang.

Baca juga :   Tanoto FLBAP 2022 Kembali Jaring Ide Bisnis dan Startup Mahasiswa

 

STEVY WIDIA

Tags: B Capital Groupmodernisasi ritel tradisionalpendanaan seri AQuona CapitalSequoia Capital IndiastartupUla
Previous Post

WhatsApp Tingkatkan Keamanan Aplikasi di Desktop

Next Post

F5 Luncurkan Aplikasi Adaptif Pendukung Bisnis Digital

Related Posts

Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
CES 2026 Innovation Awards
STARTUP

Startup Binaan Samsung C-Lab Raih 17 Penghargaan CES 2026 Innovation Awards

13 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Palo Alto Network - Prisma Cloud Darwin

F5 Luncurkan Aplikasi Adaptif Pendukung Bisnis Digital

GoFood Jamin Terapkan Protokol Keamanan Makanan Selama Pandemi

Layanan Pesan-Antar Makanan Bukukan Rp 52 Triliun di 2020

industri-game

Berkarir di Industri Game Online Semakin Diminati Anak Muda,

Discussion about this post

Recent Updates

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Pikat Gen Z, Indomie  Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
IM3

IM3 Hadirkan Perlindungan Bagi Pengguna WhatsApp Call

14 Februari 2026
COSMAX Indonesia

COSMAX Indonesia Gelar Innovation Conference 2026, Bahas Transformasi Industri Kecantikan Berbasis Riset dan Teknologi

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Pikat Gen Z, Indomie  Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
IM3

IM3 Hadirkan Perlindungan Bagi Pengguna WhatsApp Call

14 Februari 2026
COSMAX Indonesia

COSMAX Indonesia Gelar Innovation Conference 2026, Bahas Transformasi Industri Kecantikan Berbasis Riset dan Teknologi

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version