Pertumbuhan Startup Dorong Virtual Office

Virtual Office (Foto: ilustrasi/youngster.id)

youngster.id - Suburnya startup di Indonesia telah mendorong meningkatnya tren penggunaan virtual office. Pasalnya perusahaan rintisan berbasis digital yang kerap beroperasi secara mobile. Selain itu, dengan modal yang terbatas virtual office memenuhi efisiensi modal startup yang terbatas.

“Banyak startup yang bermunculan menyebabkan penggunaan virtual office semakin meningkat. Hal ini dikarenakan nilai fungsional dari virtual office yang tinggi tetapi biaya sewa sangat rendah dan terjangkau. Jadi sangat cocok bagi startup yang ingin memulai usaha dengan mempertimbangkan efisiensitas budget perusahaan,” jelas Andre Tanuwijaya, GM Lynk and Serviced Office dalam keterangannya baru-baru ini.

Menurut dia, penggunaan virtual office bagi startup juga memunginkan perusahaan untuk lebih mudah mengembangkan jaringan bisnis yang tengah dirintis. Pasalnya tak sedikit virtual office yang didukung oleh jaringan bisnis yang cukup besar, sehingga bisa dimanfaatkan startup untuk meluaskan bisnisnya.

Oleh karenanya, pemilihan virtual office menjadi penting. Menurut Andre, virtual office yang baik adalah yang mampu memberikan all-in services. Selain itu penggunaan gedung yang bonafid juga bisa menjadi nilai tambah yang akan meyakinkan klien yang berkunjung.
Di sisi lain, Virtual office memberikan nilai fungsional yang dibutuhkan oleh startup. Terutama bagi startup yang membutuhkan alamat kantor resmi yang bisa diakses oleh pelanggannya. Selain itu lokasinya yang strategis juga memberi keuntungan karena mudah diakses dari berbagai lokasi.

Baca juga :   Kompetisi Dorong Pertumbuhan SDM Industri Digital

Salah satunya seperti yang ditawarkan oleh Link. Selain strategis, virtual office yang berlokasi di bilangan Jakarta Barat ini juga memiliki kelebihan pada lokasinya yang dekat dengan mall. Dengan begitu para penggiat startup yang identik dengan aktivitasnya yang mobile bisa menjalankan bisnisnya dengan suasana yang lebih santai.

“Memilih virtual office yang dekat dengan mall sehingga mudah di akses. Hal ini juga akan memudahkan para penggiat startup untuk bekerja lebih mobile, karena bisa sambil bersantai di coffee shop dan yang lainnya,” pungkas Andre.

STEVY WIDIA