Minggu, 5 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Potensi Pasar Ekonomi Digital Indonesia Belum Tergarap Optimal

17 April 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
ekonomi digital

Ekonomi digital (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Goldman Sachs Group Inc. memprediksi peluang investasi pada bidang teknologi di Indonesia sangat potensial sebab Indonesia didukung populasi yang besar dan laju pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi. Hanya saja, potensi pasar ekonomi digitalnya belum tergarap dengan optimal.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (16/4/2018), laju pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) aplikasi permainan diperkirakan mencapai sekitar 22% dalam lima tahun ke depan. Sementara itu, CAGR e-commerce dapat tumbuh 61% dalam periode yang sama.

CAGR merupakan indikator yang memperlihatkan pertumbuhan tahunan rata-rata tatkala menanamkan ulang modal hasil investasi selama beberapa tahun. Saat ini, sudah ada beberapa raksasa teknologi global yang merambah pasar Indonesia dengan berinvestasi pada perusahaan lokal.

Baca juga :   Festival Tanah Lot 2017, Kedepankan UKM & Kuliner

Dalam laporannya yang dirilis belum lama ini, Goldman Sachs memperkirakan setidaknya terdapat dua sektor bisnis yang bakal menjadi bahan pertempuran raksasa teknologi global di Indonesia, yakni aplikasi permainan daring dan e-commerce.

Beberapa perusahaan itu antara lain Softbank, Alibaba, Tencent, serta Google melalui induk usahanya, Alphabet. Seperti diketahui, Alphabet berpartisipasi dalam putaran pendanaan terbaru Go-Jek senilai US$1,5 miliar yang melibatkan belasan investor. Investor yang terlibat seperti Temasek Holdings, KKR & Co, Warburg Pincus LLC, dan Meituan-Dianping. Tencent dan JD pun tak mau ketinggalan berinvestasi pada perusahaan ride hailing tersebut.

Perusahaan belanja online Tokopedia turut memperoleh suntikan pendanaan yang berasal dari raksasa teknologi Softbank dan Alibaba pada tahun lalu. Dalam kurun waktu tersebut, ekosistem digital Indonesia bahkan mengalami perubahan yang lebih cepat ketimbang yang terjadi di India maupun China dalam rentang waktu 15-20 tahun terakhir.

Baca juga :   Kemitraan Pemprov DKI Jakarta dan Tokopedia Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik

Hal itu dapat terlihat pada berbagai lompatan yang terjadi di dalam berbagai layanan digital. Konsumen digital mulai beralih dari yang sebelumnya berbasis tunai hingga langsung beralih menjadi pengguna layanan keuangan digital.

Sebelumnya Managing Partner Venturra Capital Rudy Ramawy menyatakan ekosistem digital di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam tujuh tahun terakhir.

“Dari sebelumnya cash based economy, tidak mesti perlahan memiliki rekening bank dulu, tapi langsung menjadi pengguna layanan keuangan digital. Ini yang menurut saya Indonesia sudah melakukan lompatan sangat jauh ke depan. Istilahnya itu the leapfrog of the leapfrog,” ujarnya.

Menurut Rudy, populasi yang tinggi merupakan bekal utama tumbuhnya beberapa bisnis di dalam negeri seperti e-commerce dan transportasi.
“Dua sektor itu yang biasanya tumbuh pesat di negara berpopulasi tinggi,” terangnya.

Baca juga :   Indonesia Alami Peningkatan Signifikan dalam Pembangunan Infrastruktur Jaringan

Rudy meyakini arus investasi yang masuk ke dalam ekosistem digital Indonesia selama 5-10 tahun ke depan mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja baru. “Bisnis teknologi itu memang borderless, investor bisa berinvestasi di mana saja. Saya yakin Indonesia ke depan bisa melakukan perubahan yang semakin cepat lagi,” katanya.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi digitalGoldman Sachs Group Inc
Previous Post

Rumah Zakat Perbarui Platform Penggalangan Dana Digitalnya

Next Post

CORSAIR Luncurkan Produk Gaming Teknologi Wireless

Related Posts

Jasuindo
Industry

Laba Bersih Jasuindo Melonjak 48% di 2025, Lampaui Target Berkat Solusi Sekuriti

2 April 2026
0
belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Nuon
Technology

Nuon Bangun Model Bisnis Lifestyle Berbasis Ekosistem Berkelanjutan

9 Maret 2026
0
Load More
Next Post
CORSAIR Luncurkan Produk Gaming Teknologi Wireless

CORSAIR Luncurkan Produk Gaming Teknologi Wireless

Dukung Pengembangan Pengusaha Lokal, Shoppe Gelar “Roadshow Kampus Shopee”

Roadshow Kampus Shopee 2018 Jangkau Lebih dari 30 Kota

Fintech Ini Luncurkan Crowdfunding Untuk UKM

Amar Bank Gandeng Mekar Demi UKM

Discussion about this post

Recent Updates

Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version