PT Pos Luncurkan Produk Inovatif Digital untuk UMKM

kerja sama Pos Indonesia dengan PT Kioson Komersial Indonesia (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Untuk menanggapi persaingan bisnis logistic yang semakin ketat, Badan Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia (Persero) meluncurkan sejumlah produk baru inovatif berbasis digital, yang ditujukan bagi mendukung pelapak online hingga bisnis usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Produk baru yang dikeluarkan perusahaan plat merah tersebut terdiri dari M-Agenpos, Agenpos B2B Kurir, Agenpos B2B Layanan Jasa Keuangan, hingga Contact Center Oranger.

Direktur Komersial Pos Indonesia Charles Sitorus menyatakan, peluncuran berbagai produk baru ini merupakan bagian digitalisasi bisnis mereka. “Besar sekali potensinya, karena e-commerce masih tumbuh besar,” kata Charles dalam keterangannya Kamis (11/10/2018) di Jakarta.

Ia menjelaskan, M-Agenpos merupakan aplikasi mobile untuk android bagi layanan paymet seperti pembayaran listrik, telekomunikasi, air bersih, tiket pesawat dan kereta, premi asuransi hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Nantinya masyarakat tidak perlu datang ke kantor pos untuk membayar utilitas tersebut

Agenpos B2B Layanan Jasa Keuangan adalah pengembangan layanan kemitraan Channel Pospay sejak 2002. Produk ini awalnya adalah one stop payment service biller dengan pola business to business sehingga pembayaran produk milik mitra Pos Indonesia dengan konsumen dilakukan di kantor dan agen pos dengan pembayaran tunai.

Baca juga :   Cloud Jadi Solusi Transformasi Bisnis Masa Depan

Nantinya pembayaran akan dilakukan dengan B2B dengan metode non tunai lewat pembayaran mitra dan transaksi tunai di loket milik mitra. Sedangkan pembayaran non tunai dapat dilakukan di aplikasi ponsel pintar, sms banking, hingga Anjungan Tunai Mandiri. “Jadi dulunya manual sekarang mobile,” kata Charles.

Sedangkan Contact Center Oranger adalah layanan pengambilan barang gratis dengan nomor kontak 1500261. PT Pos menyebut produk ini akan mempermudah pengiriman barang masyarakat, pelapak online, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena mereka tak perlu mengantar kiriman ke gerai pos.

Adapun Agenpos B2B Layanan Kurir adalah pengembangan agenpos dengan pola kerja sama dengan mitra badan usaha secara online. Mitra harus menyediakan koneksi jaringan virtual antara host-nya dengan host Pos Indonesia. Sementara Pos Indonesia menyediakan layanan jasa kurir dengan sistem yang terhubung.

Charles menegaskan, keunggulan keunggulan PT Pos adalah jaringan yang mencakup seluruh Indonesia. Dia menyebut paling tidak ada 4.500 titik kantor pos serta agen pos di seantero negeri. Bahkan dia percaya diri bahwa layanan logistik lain belum ada yang bisa mengantar sampai wilayah terpencil dan jauh.

Baca juga :   Bekraf Ajak Komunitas Kreatif Hidupkan Kawasan Kota Tua

“Kami melayani sampai perbatasan, ada tidak (perusahaan logistik) yang sampai Atambua (Nusa Tenggaa Timur),” kata dia.

Peluncuran produk ini menyusul kerja sama Pos Indonesia dengan PT Kioson Komersial Indonesia (Tbk). Direktur Kioson Bernard Martin mengatakan saat ini direncanakan ada 600 titik pos untuk pengambilan barang UMKM 35 ribu titik mitra UMKM. “Dan sesuai target Pos Indonesia, aman dan tepat waktu,” kata Bernard.

 

STEVY WIDIA