Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Startup & Entrepreneurship

Rapel Hadir di Bali untuk Mengelola Sampah Anorganik

8 November 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 1 min read
Rapel

Peluncuran layanan Rapel di Bali. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Rapel kini hadir di Bali untuk mengelola sampah anorganik. Bekerja sama dengan bank sampah, universitas, dan sejumlah instansi, Rapel memiliki misi mengurangi sampah, mengubah prilaku masyarakat, dan meningkatkan ekonomi sirkular.

Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan sampah anorganik sejak 2015 juga merilis web series yang merupakan karya kolaborasi dengan Roemah Tjinema.

Head of Branding, Marketing & Campaign Gayatri mengatakan, Rapel memiliki misi agar terjadi pengurangan jumlah sampah, perubahan perilaku, dan ekonomi sirkular.

“Saat ini, Rapel sudah bekerjasama dengan bank sampah di Banjar Legian Kelod – Kuta, beberapa fakultas di Universitas Udayana, dan beberapa instansi lainnya. Setelah ini kami akan gencar melakukan sosialisasi Rapel agar edukasi pemilahan sampah berjalan merata,” kata Gayatri dalam siaran pers, Selasa (8/11/2022).

Baca juga :   Cakap Hadirkan Kursus Yang Dilengkapi Augmented Reality Besutan AR&Co

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Provinsi Bali menghasilkan 915,5 ribu ton sampah sepanjang 2021. Angka yang cukup besar untuk pulau Bali yang kecil.

Untuk itu, Rapel menyiapkan sejumlah motor listrik yang ramah lingkungan sebagai armada kolektor sampah anorganik. Lekat dengan perkembangan teknologi, Rapel juga memiliki aplikasi yang dapat diunduh pada smartphone, untuk menjangkau individu lebih menyeluruh. Tak hanya itu, setiap sampah anorganik yang disetorkan ke aplikasi Rapel akan memiliki nilai ekonomi sesuai jenis sampah yang disetorkan. Setelah mengunduh aplikasi, user cukup foto dan menentukan jadwal penjemputan.

“Selanjutnya kolektor Rapel akan datang dan mengambil sampah anorganik yang sudah dikumpulkan. Saldo juga akan otomatis tercantum dalam aplikasi setiap melakukan transaksi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat dari pemilahan sampah,” pungkas Gayatri.

Baca juga :   Fauzan : Mengubah Pola Pikir Masyarakat Akan Sampah

Acara peresmian Rapel di Bali dihadiri Firmanto Laksana dari Otto Lima group dan sebagai partner baru sekaligus co-founder Rapel dan para stakeholder terkait yang mendukung pengelolaan sampah di kota Bali.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bank Sampahekonomi sirkularRapelsampah anorganik
Previous Post

5 Hal Yang Patut Diperhatikan Founder Startup Tahap Awal

Next Post

Kafture, Cangkir Kopi Ramah Lingkungan

Related Posts

Mohamad Bijaksana Junerosano - Waste4Change
Startup & Entrepreneurship

Waste4Change: Solusi Sirkular Penting dalam Mendorong Perubahan Sistemik

18 September 2025
0
ekonomi sirkular
Technology

Membangun Infrastruktur Ekonomi Sirkular dari Botol PET

1 Agustus 2025
0
Grab Ventures Velocity Batch 5 X Sembrani Wira
Headline

Program Akselerator Grab Ventures Velocity Fokus Pada Startup Ekonomi Sirkular

23 Juni 2025
0
Load More
Next Post
Universitas Pasundan

Kafture, Cangkir Kopi Ramah Lingkungan

Agensi PR

Di Tengah Tech Winter, Startup Perlu Perhatikan Sisi Keamanan Siber Mereka

Trinity

Permudah Akses Pelaku Musik Kedua Negara, TOP Berkolaborasi dengan Perusahaan Hiburan Korea Selatan

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version