RPX dan Lintasarta Gelar Energizing Startup

RPX dan Lintasarta menggelar “Energizing Startups” di Yogyakarta. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Besarnya potensi bisnis dari teknologi di Indonesia dan menjadi kewajiban bagi semua stakeholder di dalam negeri untuk mendukung agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Untuk itu RPX dan Lintasarta menggelar “Energizing Startups” di Yogyakarta.

Ajang ini merupakan kerjasama strategis untuk mendukung pengembangan kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital pada anak muda.
Vice President One Stop Logistics RPX Group M. Noor Ikrar mengatakan kerja sama strategis RPX dengan Lintasarta merupakan bentuk dukungan RPX dalam memotivasi generasi muda Indonesia untuk pengembangkan kreativitas dan inovasi melalui teknologi digital para era revolusi 4.0 saat ini.

“Kami mengharapkan peran inovator muda turut andil memberikan kontribusi mereka dalam bentuk ide–ide kreatif berbasis teknologi digital untuk menyelesaikan permasalahan logistik di Indonesia,” kata Noor dalam keterangan resmi, Senin (1/10/2018).

Dia menegaskan, langkah ini sejalan dengan komitmen RPX sebagai perusahaan pengiriman logistik terpadu (One Stop Logistics) yang selama ini fokus meciptakan inovasi pada setiap pelayanan yang diberikan. Apalagi merujuk dari Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bahwa terdapat peluang untuk membentuk perusahaan rintisan digital di bidang logistik dimana Indonesia menghabiskan US$230 miliar untuk masalah logistik.

Baca juga :   Microsoft Kembali Gelar Kompetisi Inovatif, Imagine Cup 2018

Sementara itu General Manager IT Services Product Management Lintasarta Gidion Suranta Barus mengungkapkan, besarnya potensi bisnis dari teknologi di Indonesia dan menjadi kewajiban bagi semua stakeholder di dalam negeri untuk mendukung agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Terutama dengan mendorong agar para startup yang jumlahnya besar tersebut mau membuat dan mengambangkan berbagai macam aplikasi untuk mendukung transformasi berbagai industri.

STEVY WIDIA