RPX Hadirkan PAS Sebagai Solusi Pengiriman Antar Wilayah Di Indonesia

Paket Ambil Suka-suka (PAS) dari RPX. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Berdasarkan hasil studi Google dan Temasek dilansir dari TechinAsia, Indonesia akan mendominasi 52% dari aktivitas e-commerce di Southeast Asia pada 2025. Google mengatakan tidak hanya populasi Indonesia yang besar tetapi, letak geografis Indonesia menjadi faktor yang tak bisa dielakkan dalam pendistribusian barang e-commerce dimasa depan.

Salah satu kesempatan yang ada, yaitu Indonesia dapat mengirimkan barang ke antar wilayah. Peningkatan bisnis e-commerce yang pesat tersebut tentunya membutuhkan beberapa solusi. Sebagai pionir pengiriman logistik terpadu (One Stop Logistics) RPX menyadari bahwa pada era volatile, uncertain, complex and ambiguous (VUCA) saat ini, pelanggan memegang peranan penuh khususnya dalam hal pengiriman. Oleh karena itu RPX melakukan pendekatan yang berbeda melalui Paket Ambil Suka-suka (PAS).

“Keadaannya sudah berbeda, penyedia jasa logistik tidak lagi memegang peranan penuh dalam pengiriman melainkan pelanggan yang memegang peranan tersebut. Merujuk pada Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) saat ini perusahaan logistik menganut human centric tidak lagi box centric dimana, mayoritas yang dikirim bukan lagi paket tetapi produk. Sehingga, penyedia jasa logistik dituntut untuk dapat memberikan kemudahan dan fleksibilitas pengiriman. PAS dari RPX merupakan pilihan tepat karena pelanggan dapat mengambil paket sesuai waktu dan lokasi yang diinginkan” ungkap Albert David Palit, General Manager E-Commerce RPX Group dalam keterangannya baru-baru ini di Jakarta.

Baca juga :   Mataharimall Gandeng RPX Hadirkan PAS Bagi Layanan Pengirman

Paket Ambil Suka-suka (PAS) dari RPX menjadi pilihan tepat pagi para millenials ataupun para pelanggan dari beberapa e-commerce diantaranya Zalora dan Matahari Mall. Ini adalah layanan mandiri melalui lokasi pengambilan paket (self-service Package Pick up Point) dirancang khusus bagi pelanggan, memberikan kemudahan jasa pengantaran paket pertama di Indonesia yang dapat dilayani melalui toko Indomaret dan outlet rekanan.

Hadirnya PAS dari RPX adalah bentuk dukungan perkembangan e-commerce yang saat ini membutuhkan banyak terobosan baru sesuai pertumbuhan pasar. Dengan tagar #pakeRPX #KirimPaketJamanNow RPX berupaya untuk berinovasi agar lebih dekat dengan pelanggan khususnya para millenials. PAS diharapkan mampu menyediakan pilihan layanan yang lebih fleksibel bagi pelanggan, dapat diambil kapan saja dan di gerai/ outlet mitra RPX mana saja.

Untuk itu, RPX juga memberikan pelayanan jasa pengiriman terintegrasi yang memudahkan para pelaku bisnis. Konsep One Stop Logistics menawarkan kemudahan bagi mereka yang memiliki bisnis contohnya e-commerce melalui layanan cross border, custom clearance, contract logistic, sampai dengan last mile delivery.

Baca juga :   Doku Masuk Ke Segmen Konsumen

Tidak sampai disitu, RPX melengkapi pelayanan yang diberikan memalui smartphone dengan aplikasi RPX Mobile. Dilengkapi fitur—fitur canggih untuk memberikan kemudahan pada pelanggan di era digitalisasi saat ini. Berbagai fitur tersebut meliputi RPX Nearby (cari tahu lokasi RPX terdekat), Ship Now (proses pengiriman paket), My Shipment” & Courier Profile (lacak status pengiriman), Real Time Notification (cek informasi pengiriman paket), Check Rates (cek tarif pengiriman), Express Services (pilih layanan pengiriman paket), dan RPX Update (mendapatkan promo layanan RPX).

Menurut Albert Palit, masyarakat saat ini khususnya millenials mahir dalam teknologi (tech savvy) dimana selalu mengandalkan gadget dalam mendukung mayoritas aktivitas sehari-hari. Hadirnya ekosistem digital telah membentuk siklus serba mudah, salah satunya dengan bantuan applikasi.

RPX Mobile juga dilengkapi dengan RPX Wallet sebagai bentuk dukungan gaya hidup modern yang mengusung pembayaran tanpa tunai atau cashless. Fitur ini menawarkan beberapa pilihan metode pembayaran seperti Cash On Delivery (COD) dan Reimbursement On Delivery (ROD) khusus untuk pelanggan pengiriman internasional, aplikasi ini juga menyediakan sarana pembayaran pajak bea masuk (duty tax) tanpa harus membayar tunai. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat dengan mudah membayar biaya pengiriman dan mengisi saldo wallet melalui sentuhan jari dimanapun dan kapanpun.
Perkembangan teknologi secara tidak langsung mengubah pola manusia beraktivitas yang pada akhirnya memberikan dampak pada industri. Salah satu industri yang tak luput dari dampak perkembangan ini adalah industri logistik. Teknologi dalam bisnis memiliki keterkaitan dengan efisiensi serta efektivitas terutama bagi industri logistik yang mengutamakan kemudahan dan efisiensi bagi pelanggan.

Baca juga :   LionParcel Gandeng LogiNext Untuk Efisienkan Logistik Di Indonesia

STEVY WIDIA