Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Saatnya Industri Layanan Kesehatan Harus Manfaatkan Teknologi Digital

12 September 2024
in News
Reading Time: 3 mins read
layanan kesehatan pintar

Saatnya Industri Layanan Kesehatan Harus Manfaatkan Teknologi Digital (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri layanan kesehatan dunia, termasuk Indonesia tengah mengalami tantangan yang besar, yaitu kekurangan tenaga kesehatan, kesenjangan data informasi, dan juga kesenjangan keberlanjutan. Untuk meningkatkan alur kerja, produktivitas, dan kualitas perawatan, pelaku industri layanan kesehatan harus memanfaatkan teknologi digital.

Menurut Laporan Indeks Kesehatan (Future Health Index) Philips tahun 2024, sistem layanan kesehatan di seluruh dunia menghadapi tantangan kritis, seperti kekurangan tenaga kerja, burnout, dan juga meningkatkan permintaan pasien. Hal ini dilihat dari 50% pemimpin layanan kesehatan di wilayah Asia Pasifik (APAC) mengalami peningkatan burnout, dan juga rendahnya semangat kerja.

Dengan kondisi ini, lebih dari 70% pemimpin layanan kesehatan merasa khawatir dapat memberikan dampak lebih lanjut terhadap kekurangan tenaga kerja, dan juga berdampak pada terlambatnya perawatan pasien.

Hal yang sama juga dirasakan secara signifikan di Indonesia, di mana dibutuhkan 166.000 tenaga profesional kesehatan untuk mencapai standar Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Selain itu, dalam memiliki data yang terintegrasi dan juga memanfaatkan teknologi digital menjadi sebuah kebutuhan yang besar. Terutama ditengah situasi kesenjangan data informasi menjadi sebuah tantangan bagi pemimpin kesehatan secara global, termasuk di Indonesia.

Baca juga :   Pijar Sekolah Gelar "Olimpiade Siswa Cerdas” di Jawa Barat

Padahal, penekanan peran transformasi kesehatan digital telah menjadi sebuah agenda pemerintah, dalam Transformasi Sistem Kesehatan dari Kementerian Kesehatan, Republik Indonesia (Kemenkes RI). Hal ini diharapkan dapat menciptakan sistem kesehatan yang saling terhubung.

Ini termasuk dalam memperluas teknologi kesehatan digital dan mengimplementasikan sistem Big Data. AI menawarkan peluang besar untuk mengoptimalkan alur kerja klinis dan meningkatkan hasil pasien dengan menganalisis data pasien untuk mendapatkan insight yang dapat ditindaklanjuti.

Hal ini sejalan dengan temuan Laporan FHI, di mana pemimpin layanan kesehatan di Asia Pasifik melihat potensi besar dalam menggabungkan data dari berbagai sumber untuk memberikan narasi pasien yang terpadu. Manfaatnya meliputi peningkatan rencana perawatan, perbaikan jalur perawatan, perkiraan kebutuhan pasien yang lebih baik, pengurangan kejadian buruk, dan penurunan angka rawat ulang di rumah sakit.

“Saat ini, industri layanan kesehatan memiliki tantangan besar yang perlu kita atasi. Permasalahan ini mencakup kekurangan tenaga kesehatan, kesenjangan data informasi, dan juga kesenjangan keberlanjutan. Tidak hanya di cakupan global, Indonesia pun juga menghadapi permasalahan yang sama,” kata Astri Ramayanti Dharmawan, Presiden Direktur Philips Indonesia, Kamis (12/9/2024).

Baca juga :   Raih Pendanaan Seri C, Halodoc Akan Perluas Layanan Kesehatan Ke Berbagai Sektor Vertikal

Menurut Astri, pihaknya berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan para penyedia layanan kesehatan dalam perjalanan transformasi digital mereka. Philips melihat masa depan layanan kesehatan yang cerdas melibatkan jaringan terhubung antara perawatan langsung dan virtual, yang didukung oleh wawasan real-time dan prediktif untuk meningkatkan kolaborasi dan efisiensi operasional.

Misalnya, clinical command center dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk menyederhanakan penyampaian perawatan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan meningkatkan manajemen pasien di berbagai setting perawatan. Analisa prediktif membantu memperkirakan dan mencegah kemacetan alur pasien, mengatasi kekurangan tenaga kerja, dan meningkatkan hasil pasien.

Di bidang radiologi, solusi yang mengintegrasikan otomatisasi, AI, dan keahlian klinis dapat mempercepat alur kerja, meningkatkan efisiensi, dan pengalaman kerja. Di bidang kardiologi, wawasan berbasis AI mendukung perencanaan perawatan dan intervensi dini, memprediksi kejadian jantung potensial, dan mengelola situasi akut dengan lebih efektif.

Baca juga :   Dibutuhkan Kesadaran "e-Leadership"

“Data dan AI memainkan peran penting dalam transformasi digital sistem kesehatan Indonesia. Philips memanfaatkan kemampuan AI dan informatika serta menjalin kemitraan untuk mengembangkan teknologi pencitraan, intervensi, dan pemantauan. Melalui kolaborasi ini, kami bertujuan untuk memberikan solusi layanan kesehatan yang lebih cerdas dan memperluas akses perawatan,” tambah Astri.

Di Indonesia, Philips telah bermitra dengan lebih dari 500 rumah sakit dan melatih lebih dari 1.000 tenaga kesehatan, yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dan mendukung pengembangan profesional.

“Kedepannya, kami akan terus berkomitmen untuk membantu penyedia layanan kesehatan mengadopsi teknologi digital. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan sistemik dan memperluas akses perawatan ke lebih banyak orang, dan juga mendukung upaya pemerintah dalam mencapai Indonesia Sehat,” tutup Astri.

 

HENNI S.

Tags: layanan kesehatanPhilipsteknologi digital
Previous Post

Fintech YUP Peroleh Pendanaan Seri B Sebesar US$30 Juta

Next Post

Populix: Merek Kosmetik Lokal Makin Digemari Konsumen Indonesia

Related Posts

ultrasound dan patient manitor
BIZTECH

Philips Gandeng Produsen Lokal Produksi Ultrasound dan Patient Monitor di Indonesia

28 Januari 2026
0
Pemenang Kompetisi Budaya GO!, Padukan Budaya Indonesia Dengan Teknologi Digital
BIZTECH

Pemenang Kompetisi Budaya GO!, Padukan Budaya Indonesia Dengan Teknologi Digital

8 Desember 2025
0
Kampus Harus Jadi Garda Terdepan Cetak Talenta Digital
ANALYZE

Indeks Masyarakat Digital Indonesia Naik Jadi 44,53

8 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
produk kecantikan

Populix: Merek Kosmetik Lokal Makin Digemari Konsumen Indonesia

Kolaborasi Kominfo, Indosat dan Mastercard Latih 1 Juta Talenta Keamanan Siber

Kolaborasi Kominfo, Indosat dan Mastercard Latih 1 Juta Talenta Keamanan Siber

Maybank x Group Modalku

Akselerasi Layanan UMKM, Maybank Umumkan Investasi Strategis di Grup Modalku

Discussion about this post

Recent Updates

XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XLSMART

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version