Samsung Electronics Bina 23 Startup Indonesia Lewat GSAP

(ki-ka) Corporate Affair Vice Presiden Samsung Electronic Indonesia KangHyun Lee , Menkominfo Rudiantara, Triawan Munaf Kepala Bekraf, dan IG Putu Surya Wiryawan dari Kemenperin pada Samsung Indonesia Next Apps 4.0. (Foto: Stevy Widia/Youngster.id)

youngster.id - Samsung Electronics co. Ltd menggelar program Global Startup Acceleration Program (GSAP). Sebanyak 23 tim startup terpilih dari total 63 tim yang berasal dari beberapa kota di Tanah Air yakni Jakarta, Medan, Bandung, Surakarta, Semarang dan Yogyakarta.

President Samsung Electronics Indonesia, JaeHoon Kwon mengungkapkan, kepedulian Samsung akan pertumbuhan kualitas startup di Indonesia, sejalan dengan gerakan nasional 1.000 startup digital yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada Juni 2016 untuk membuat Indonesia menjadi titik fokus ekonomi digital di Asia.

“Samsung hadir di Indonesia untuk menginpirasi masyarakat terutama generasi mudanya agar menjadi lebih produktif berkarya dan bisa melakukan lebih banyak hal dengan bantuan inovasi dan teknologi. Kami juga secara aktif ingin mendukung pemerintah dalam memajukan bangsa. Harapan selanjutnya tentu agar bisnis mereka dapat membuka lebih banyak lapangan kerja, memperkuat ekonomi negara dan mendukung misi pemerintah dalam menghasilkan 1.000 startup digital di tahun 2020,” kata JaeHoon Kwon, dalam pernyataan resmi Senin (30/7/2018) di Jakarta.

Baca juga :   Startup Indonesia Berhasil di Program Muru-D

GSAP merupakan program pembinaan bagi para mahasiswa maupun usia pekerja yang sedang merintis usaha startup kurang dari dua tahun. Sesi pembinaan para startup telah dilaksanakan di Yogyakarta 23-27 Juli 2018. Di akhir pelatihan, tiga startup dengan ide pengembangan terbaik akan dipilih untuk mendapatkan pembinaan lanjutan secara online selama enam bulan dan berkesempatan untuk mengikuti kompetisi berskala Asia Pasifik dan Oceania, bersaing dengan negara lain seperti India, Malaysia, Afrika Selatan.

Pada kegiatan ini Samsung juga mengirimkan 32 orang karyawan sebagai relawan yang memberikan pelatihan selama lima hari, sebagai bagian dari kegiatan Employee Volunteering Program (EVP). EVP adalah aksi sosial tahunan dari karyawan Samsung, di mana para peserta berkesempatan untuk mengikuti misi relawan selama seminggu ke negara lain untuk berbagi talenta mereka di berbagai tempat, dengan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing area.

Corporate Social Contribution, Samsung Electronics Co. Ltd, Jihyun Yoon mengungkapkan, tahun ini merupakan tahun ketiga aksi EVP kembali dilakukan di Indonesia setelah dua tahun sebelumnya kegiatan difokuskan dalam bidang pendidikan untuk memperbaiki sekolah dan membangun ruang kelas IT beserta perangkat pendukungnya.

Baca juga :   Startup DoctorSlide.com, Memikat Lewat Presentasi

“EVP lahir dari upaya perusahaan dalam memanfaatkan talenta tenaga kerjanya untuk kemajuan masyarakat. Kami mengapresiasi Indonesia yang telah melahirkan startup yang besar dan telah membuka kesempatan baru bagi banyak orang,” kata Yoon.

 

STEVY WIDIA