SAP Luncurkan Women Mentoring Program

SAP Indonesia meluncurkan SAP Indonesia Women Mentorship Program untuk perempuan Indonesia. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - SAP Business Women’s Network Indonesia dan SAP University Alliance meluncurkan SAP Indonesia Women Mentorship Program. Program ini bertujuan membantu institusi pendidikan tinggi Indonesia menghasilkan lulusan perempuan berkelas internasional.

“Kami bangga dapat mendukung Universitas Indonesia dan Prasetya Mulya Business School dalam mewujudkan impian mereka untuk menghasilkan pemimpin perempuan masa depan, yang siap membuat dampak nyata dalam dunia kerja,” ucap Megawaty Khie Vice President dan Managing Director SAP Indonesia baru-baru ini.

SAP Indonesia Woman Mentorship Program ini, jelas Megawaty, merupakan wujud komitmen berkelanjutan SAP Indonesia terhadap kesetaraan gender, kesejahteraan perempuan, dan masa depan perempuan Indonesia. Selain itu, Megawaty juga berharap program ini akan didukung oleh lebih banyak institusi pendidikan tinggi di masa mendatang.

Program berdurasi selama satu tahun ini turut menggandeng Universitas Indonesia dan Prasetya Mulya Business School. Selain itu, program ini ingin memberikan pemahaman terkait dunia kerja dan mempersiapkan mahasiswi dalam transisi dari universitas ke dunia kerja. Mahasiswi yang terpilih untuk dapat mengikuti program ini berkesempatan untuk belajar langsung dari mentor. Selain bimbingan dan pengetahuan terkait dunia industri, profesi dan networking, mahasiswi juga dapat berdiskusi terkait potensi pilihan dan strategi karir yang mereka pilih.

Sementara itu, Chapter Lead SAP Indonesia, Anita Hardjapamekas berharap program ini dapat memfasilitasi dan menjadi sarana bagi mahasiswi, universitas yang terlibat, serta SAP untuk saling bertukar pengetahuan.

Program ini juga selaras dengan komitmen yang diungkapkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yambise, pada pembukaan Sharing Best Practice on Woman and Leadership di Surabaya, minggu lalu, terkait kesetaraan gender.

 

STEVY WIDIA