Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Shank Ayam Jadi Pembungkus Dodol

9 April 2016
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
Shank Ayam Jadi Pembungkus Dodol

Manfaatkan Shank Ayam sebagai Pembungkus Dodol. (Foto: ugm.ac.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan kemasan plastik sebagai pembungkus disinyalir dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bagi manusia. Sekelompok mahasiswa Jurusan Ilmu dan Industri Peternakan, Fakultas peternakan UGM berinovasi membuat gelatin pembukus dodol dari shank ayam.

Mereka adalah Ridwan, Elisa Nirmalawati, Ahmad Solihin, Nurlissa Uke Dessy, dan Lintang Anggoro. Mereka memanfaatkan shank ayam sebagai gelatin pembungkus dodol. Selain murah, pemanfaatan limbah kulit kaki ayam sebagai gelatin untuk pembungkus dodol menjadikan dodol bisa langsung dikunyah.

Ridwan menjelaskan, pemilihan shank ayam sebagai alternatif untuk menggantikan plastik adalah dengan membuat selongsong alami sebagai kemasan dodol. Selongsong alami ini memanfaatkan kulit shank (kaki) ayam broiler sebagai bahan baku dari gelatin. Sementara Gelatin merupakan protein hasil hidrolisis parsial kolagen.

Baca juga :   Startup Genjot Inovasi Demi Bertahan di Tengah Badai Pandemi Covid-19

“Penelitian ini penting dilakukan karena gelatin edible film mempunyai keunggulan sebagai alternatif pengemas alami yang mampu menahan cemaran mikroba pada saat penyimpanan,” kata Ridwan yang dilansir Humas UGM. Produk inovasi ini diperkenalkan dalam program kreativitas mahasiswa penelitian (PKM-P) Fakultas peternakan UGM.

Meski begitu, menurut Ridwan, masih perlu dilakukan uji kualitas karakteristik. Uji kualitas tersebut meliputi ketebalan, kuat tarik, kemuluran dan aplikasi sebagai pengemas alami terhadap lama penyimpanan yang meliputi kadar air, nilai Ph, aktivitas air dan cemaran mikroba yang mengacu kepada standarisasi keamanan pangan SNI 7388 tentang cemaran mikroba.

Ridwan menandaskan pengembangan edible film pada makanan dapat memberikan kualitas produk yang lebih baik, memperpanjang daya tahan dan dapat menjadi bahan pengemas yang ramah lingkungan. Edible film ini tentu memberikan alternatif bahan pengemas yang tidak berdampak pada pencemaran lingkungan karena menggunakan bahan yang dapat diperbaharui dan harganya murah.

Baca juga :   Kehadiran Pemenang Nobel Picu Gairah Riset Inovasi UI

“Dengan PKM-Penelitian mahasiswa, kita berharap karya inovasi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai panduan dalam membuat gelatin dari kulit kaki ayam, dan diaplikasikan untuk membungkus dodol,” papar Ridwan lagi.

 

STEVY WIDIA

Tags: inovasishank ayamUniversitas Gajah Mada (UGM)
Previous Post

LOOP KePo Challenge Ajak Anak Muda Jadi Kreator Digital

Next Post

Pertamina Gelar Lomba Kreatif Bagi Siswa

Related Posts

Telkom Gandeng UNAIR Perkuat Pengembangan AI Center of Excellence
Technology

Telkom Gandeng UNAIR Perkuat Pengembangan AI Center of Excellence

11 Desember 2025
0
Inovasi Tensimeter Berbasis AI Dapat Mengenali Potensi Risiko Stroke
Technology

Inovasi Tensimeter Berbasis AI Dapat Mengenali Potensi Risiko Stroke

23 Oktober 2025
0
Mahasiswa UII Buat Aplikasi Deteksi Keganasan Kanker Payudara
Technology

AstraZeneka Hadirkan Inovasi Terapi Kanker Payudara Sesuai Karakteristik Penyakit

15 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Pertamina Gelar Lomba Kreatif Bagi Siswa

Pertamina Gelar Lomba Kreatif Bagi Siswa

OJK Malang Dukung Wirausaha

OJK Malang Dukung Wirausaha

Facebook Manjakan Pelaku Bisnis

Facebook Manjakan Pelaku Bisnis

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version