Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sikap Wirausaha Indonesia Tidak Takut Gagal

10 Maret 2016
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Sikap Wirausaha Indonesia Tidak Takut Gagal

Seminar Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Wirausaha Indonesia memiliki keunggulan dibanding wirausaha lain di kawasan Asia Tenggara. Terutama dalam keberanian berusaha dan pengakuan di masyarakat.

Hasil penelitian Team Global Entrepreneurship  Monitoring Mandiri Institute Indonesia mendapati perilaku wirausaha masyarakat Indonesia mencapai 62,7% dibanding negara-negara ASEAN lainnya.

“Perilaku wirausaha masyarakat Indonesia memang cukup tinggi yang ditandai dengan kecilnya rasa takut gagal dalam berwirausaha,” kata Team Leader Global Entrepreneurship Monitoring (GEM) Mandiri Institute Indonesia Catharina Badra Nawangpalupi dalam seminar bertajuk “Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia” Senin (7/3).

Selain didorong kecilnya rasa takut mengalami kegagalan, menurut Catharina, tingginya perilaku wirausaha juga didukung dengan semakin meluasnya anggapan bahwa wirausahawan merupakan profesi yang positif. “Masyarakat Indonesia secara umum melihat bahwa kewirausahaan sebagai status sosial yang baik dalam komunitas-komunitas sosial,” kata Catharina.

Baca juga :   BlackBerry Messenger Versi Terbaru Dengan Fitur Fungsional

Ia menyebutkan, sesuai dengan peringkat kewirausahaan dari sisi perilaku wirausaha (entrepreneurial attitude) Indonesia menempati posisi teratas mencapai 62,7% dari 10 negara ASEAN dan negara tetangga. Setelah itu, Filipina dengan persentase mencapai 57,2%, Vietnam 54,4%, Cina 50,9%. “Jepang justru paling rendah dengan persentase perilaku wirausaha hanya 27,3%,” kata Catharina.

Meski demikian, dalam penelitian yang dilakukan selama enam bulan dengan mengacu data perekonomian 2013-2014, aspirasi wirausaha (entrepreneurial aspirations) masyarakat Indonesia cukup rendah dengan persentase 21,9% atau di bawah Taiwan, Singapura dan Cina.

Rendahnya aspirasi berwirausaha ditandai dengan keengganan melangkah lebih maju. Misalnya, tidak berminat memperluas cakupan usaha, enggan menambah tanaga kerja, serta malas berinovasi.

Baca juga :   Program Wirausaha DSC 2022 Mencatat Pendaftar Terbanyak dalam Sejarah

“Sayangnya keinginan tumbuhnya memang tidak besar. Karena kurang inovatif maka produk dia mirip-mirip dengan pesaingnya sehingga tidak mampu mencapai pasar lebih besar,” kata dia.

 

STEVY WIDIA

Tags: ASEANentrepreneurial aspirationwirausaha
Previous Post

Mahasiswa ITS Sabet Tiga Gelar HNMUN 2016

Next Post

BSN Gelar SNI Award ke – 12

Related Posts

Tren Kunjungan Wisata Meningkat, MOVE Luncurkan Discover ASEAN
Headline

Tren Kunjungan Wisata Meningkat, MOVE Luncurkan Discover ASEAN

9 Agustus 2025
0
Endeavor Indonesia Dorong Transformasi Wirausaha Berdampak Tinggi
Headline

Endeavor Indonesia Dorong Transformasi Wirausaha Berdampak Tinggi

30 Juni 2025
0
Starbucks Creative Youth Entrepreneurship
Headline

Starbucks Creative Youth Entrepreneurship 2025, Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Dari Kalangan Pelajar

17 April 2025
0
Load More
Next Post
BSN Gelar SNI Award ke – 12

BSN Gelar SNI Award ke - 12

Jumlah Wirausahawan Indonesia Melonjak

Jumlah Wirausahawan Indonesia Melonjak

Achmad Zaki Yammani, Berbisnis Sepatu Gara Gara Punk Rock

Achmad Zaki Yammani, Berbisnis Sepatu Gara Gara Punk Rock

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version