Rabu, 18 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Startup & Entrepreneurship

Igloo Hadirkan Asuransi Indeks Cuaca Berbasis Blokchain Untuk Petani

21 November 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Igloo

Petani padi. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di Indonesia, kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali menjadi kendala bagi para petani. Hal ini mendorong, Startup insurtech Igloo merilis produk Asuransi Indeks Cuaca berbasis blockchain untuk para petani padi yang belum terlayani asuransi.

CEO dan Co Founder Igloo Raunak Mehta mengungkapkan, asuransi ini memanfaatkan smart contract yang dapat mengotomatisasi klaim berdasarkan tingkat curah hujan yang terjadi. Ini merupakan pendekatan baru untuk mengatasi risiko kerugian petani akibat bencana alam atau cuaca yang tidak menentu dengan menggunakan data indeks cuaca yang telah ditentukan sebelumnya.

“Asuransi Indeks Cuaca ini dapat mengurangi risiko petani akibat kondisi cuaca buruk dan merugikan mereka,” kata Raunak dalam keterangan pers, Senin (21/11/2022).

Baca juga :   GolekTruk.com Luncurkan Fitur Lapak Jual Beli untuk Iklan Barang dan Jasa Logistik

Igloo berbasis dari Singapura dengan kantor yang tersebar di Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia dengan pusat teknologi di India dan Tiongkok. Dalam data sebelumnya, diklaim Igloo mencetak kenaikan gross written premium (GWP) sebesar tiga kali lipat pada 2021.

Raunak menjelaskan, Asuransi Indeks Cuaca menggunakan data curah hujan dari Vietnam Meteorological and Hydrological Administration (VNMHA) dan dipantau oleh Igloo, asuransi parametrik ini akan membayar kerugian berdasarkan kalkulasi yang telah ditentukan akibat cuaca atau bencana alam. Selain itu, petani juga dapat dengan mudah dan cepat mengajukan klaim tanpa perlu melakukan verifikasi individual sehingga biaya transaksi lebih terjangkau.

Pengaturan pembayaran klaim berbasis blockchain yang diberikan juga mampu meningkatkan transparansi dan konsistensi sehingga menciptakan sistem yang kredibel. Menurut Mehta, tingkat perubahan iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya, ditambah dengan menurunnya rantai pasokan akibat COVID-19, mendorong kebutuhan adanya solusi asuransi pertanian bagi komunitas petani kecil.

Baca juga :   Startup Logistik EV Blitz Peroleh Pendanaan "Seed Extension" Senilai Rp25 Miliar

Oleh karenanya, pihaknya berupaya memberikan pendekatan yang terintegrasi dengan ekosistem yang lebih luas untuk memperkuat tingkat ketahanan petani yang berfokus pada inovasi produk dan distribusi. “Peluncuran Asuransi Indeks Cuaca berbasis blockchain pertama ini telah memperkuat komitmen kami untuk membuat asuransi lebih mudah diakses dan terjangkau melalui teknologi,” tambah dia.

Sebagai langkah awal, Asuransi Indeks Cuaca telah melindungi lebih dari 5.000 hektar lahan di Vietnam dan ditargetkan untuk melindungi 50.000 hektar dalam beberapa musim ke depan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan milik negara dan swasta.

Mehta melanjutkan, ke depannya Igloo akan memperluas solusi asuransi Indeks Cuaca di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai negara penghasil beras terbesar ke-3 di dunia. Tingginya risiko akibat perubahan cuaca dan iklim yang tidak menentu diharapkan dapat teratasi dengan solusi Asuransi Indeks Cuaca serta melindungi petani dari kerentanan finansial untuk menanam kembali.

Baca juga :   Layanan Grab Jamin Uang Traveler Kembali Jika Ketinggalan Pesawat

 

STEVY WIDIA

Tags: Asuransi Indeks Cuacablockchainpetani padiStartup insurtech Igloo
Previous Post

Big Bad Wolf Books Kembali Hadir Di Jakarta Dengan Jutaan Buku

Next Post

Dimulai dari Internal, Social Commerce Evermos Terus Lakukan Pemberdayaan Perempuan

Related Posts

Volume BTC Bittime
Digital Business

Bitcoin Koreksi ke $74.000, Volume Perdagangan di Bittime Justru Melonjak hingga 400%

17 Maret 2026
0
insurtech Igloo
Startup & Entrepreneurship

Tokio Marine Investasi US$5 Juta di Startup Insurtech Igloo, Fokus Pasar Indonesia

26 Januari 2026
0
Beasiswa F.I.R.E Jaring Talenta Muda Bidang Blockchain
Digital Business

Beasiswa F.I.R.E Jaring Talenta Muda Bidang Blockchain

21 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Evermos x UN Women

Dimulai dari Internal, Social Commerce Evermos Terus Lakukan Pemberdayaan Perempuan

Fashion Show Scraf Media

Subsektor Fesyen Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

Samuel Tirtasaputra

Samuel Tirtasaputra : Memutuskan Pindah Kuadran Untuk Memajukan Perusahaan Agribisnis dan Petani Kecil

Discussion about this post

Recent Updates

5 Tips Bikin Konten Ramadan & Idulfitri Lebih Seru dengan Meta AI

5 Tips Bikin Konten Ramadan & Idulfitri Lebih Seru dengan Meta AI

17 Maret 2026
Ericsson 5G

Dorong Perluasan Jaringan 5G di Indonesia, Ericsson Luncurkan Radio dan Software Berbasis AI

17 Maret 2026
Antisipasi Lonjakan Trafik Digital, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

17 Maret 2026
Java Jazz Festival 2026, Pertemukan Musisi Legend Dan Raising Star di Atas 10 Panggung

Java Jazz Festival 2026, Pertemukan Musisi Legend Dan Raising Star di Atas 10 Panggung

17 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
5 Tips Bikin Konten Ramadan & Idulfitri Lebih Seru dengan Meta AI

5 Tips Bikin Konten Ramadan & Idulfitri Lebih Seru dengan Meta AI

17 Maret 2026
Ericsson 5G

Dorong Perluasan Jaringan 5G di Indonesia, Ericsson Luncurkan Radio dan Software Berbasis AI

17 Maret 2026
Antisipasi Lonjakan Trafik Digital, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital, Lintasarta Perkuat Infrastruktur AI dan Jaringan Nasional

17 Maret 2026
Java Jazz Festival 2026, Pertemukan Musisi Legend Dan Raising Star di Atas 10 Panggung

Java Jazz Festival 2026, Pertemukan Musisi Legend Dan Raising Star di Atas 10 Panggung

17 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version