youngster.id - Langkah strategis terus dilakukan untuk memperkuat arus investasi dan ekspansi bisnis antara Indonesia dan Jepang. Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital (CVC) milik Sinar Mas Land, menjalin kemitraan dengan PT Nihon M&A Center Indonesia (NMAI), bagian dari jaringan penasihat merger dan akuisisi (M&A) terkemuka asal Jepang, Nihon M&A Center Holdings Inc.
Melalui kemitraan ini, kedua pihak berfokus memperkuat konektivitas investasi lintas negara serta membuka peluang kemitraan strategis bagi pelaku usaha, korporasi, hingga startup nasional yang ingin menjangkau pasar Jepang maupun sebaliknya.
Kerja sama ini didasari oleh tingginya minat investasi Jepang di tanah air. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi foreign direct investment (FDI) Jepang di Indonesia mencatatkan angka sebesar US$3,12 miliar. Momentum tersebut dimanfaatkan LLV dan NMAI untuk memfasilitasi kebutuhan integrasi bisnis yang lebih kuat antar kedua negara.
Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto, menegaskan bahwa Jepang memiliki peran penting sebagai mitra strategis Indonesia dalam bidang pengembangan bisnis.
“Melalui kolaborasi dengan PT Nihon M&A Center Indonesia, kami memperoleh akses ke salah satu jaringan M&A terbesar di Jepang yang memungkinkan kami menghubungkan perusahaan dan startup Indonesia dengan korporasi serta investor strategis secara lebih efektif. Kemitraan ini semakin memperkuat peran LLV sebagai platform investasi lintas negara,” ujar Bayu, dikutip Selasa (8/9/2026).
Sinergi Ekosistem Inovasi dan Advisory M&A
Sebagai jaringan penasihat M&A dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dan rekam jejak memfasilitasi lebih dari 10.000 transaksi M&A, Nihon M&A Center membawa kapabilitas penasihat serta jaringan bisnis komprehensif di kawasan Asia.
Di sisi lain, LLV memanfaatkan kekuatan ekosistem bisnis terintegrasi milik Sinar Mas Land yang berbasis di BSD City—salah satu pusat inovasi digital dan kota pintar terdepan di Indonesia.
President Director PT Nihon M&A Center Indonesia, Kosuke Kawata, menyambut baik kolaborasi jangka panjang ini.
“Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat aktivitas kami di Indonesia sekaligus memperluas peluang investasi serta merger dan akuisisi lintas negara. Dengan menggabungkan kapabilitas investasi LLV dengan jaringan korporasi Jepang yang kami miliki, kami berharap dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi kedua negara,” kata Kosuke.
Dalam praktiknya, skema kolaborasi ini diwujudkan melalui beberapa langkah strategis, diawali dengan fasilitasi ekosistem bisnis untuk mendukung ekspansi perusahaan Jepang di Indonesia sekaligus membuka pintu kemitraan investor Jepang bagi pelaku bisnis domestik.
Selain itu, kedua belah pihak juga mendorong pertukaran peluang strategis melalui diskusi berkala dan pengembangan proyek bersama guna mengidentifikasi potensi akuisisi, investasi, maupun kemitraan jangka panjang. Langkah-langkah tersebut diperkuat dengan penunjukan perwakilan khusus dari masing-masing pihak demi memastikan setiap inisiatif bisnis dapat ditindaklanjuti secara efektif.
Sejak berdiri pada 2020, LLV telah mengelola dana dan portofolio investasi lebih dari US$100 juta di berbagai sektor. Kemitraan ini makin mengukuhkan posisi LLV sebagai penghubung (hub) utama yang menjembatani inovasi lokal dengan lanskap bisnis global.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post