youngster.id - Platform pencegahan penipuan (anti-fraud) dan kepatuhan anti-pencucian uang (anti-money laundering/AML) berbasis no-code asal Indonesia, Mulai.com, terpilih sebagai salah satu dari 18 finalis dalam ajang MAS Global FinTech Hackcelerator 2026. Ajang internasional ini diselenggarakan oleh Monetary Authority of Singapore (MAS) bekerja sama dengan Global Finance & Technology Network (GFTN).
Mulai.com berhasil lolos seleksi dari total 195 pendaftar yang berasal dari 52 negara. Dalam kompetisi ini, Mulai berfokus menyelesaikan tantangan dari GXS Bank pada kategori Adaptive Risk Modelling Systems.
Melalui keikutsertaan tersebut, Mulai menghadirkan kerangka kerja risiko adaptif yang menyatukan penilaian risiko kredit dan fraud ke dalam satu model pembelajaran mesin (machine learning) yang dinamis secara berkelanjutan. Sistem ini dirancang untuk mengeliminasi celah analisis (blind spots) yang berpotensi memicu kerugian finansial beruntun di lembaga perbankan, sekaligus memungkinkan penilaian aman bagi nasabah minim riwayat kredit (thin-file).
CEO Mulai, Tommy Hartono, menegaskan pentingnya integrasi analisis risiko di era kecerdasan buatan (AI).
“Tidak boleh ada lagi celah atau titik lemah antara risiko kredit dan risiko penipuan. Keterpilihan Mulai sebagai finalis menjadi langkah strategis untuk berkolaborasi dengan para mentor dan corporate champions dalam membangun fondasi manajemen risiko yang lebih tangguh di era kecerdasan buatan,” ujar Tommy, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Pemanfaatan Fitur AI Trace dan Integrasi Marketplace Data
Guna memperkuat kapabilitas investigasi risiko, platform Mulai.com menyematkan dua inovasi utama berbasis kecerdasan buatan. Pertama, fitur AI Risk Score yang memberikan opini kedua berbasis model AI untuk setiap pengguna dan transaksi guna menampilkan selisih penilaian terhadap skor utama secara otomatis. Kedua, AI Trace yang berfungsi sebagai asisten investigasi konversasional, memungkinkan analis mengajukan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari untuk memperoleh analisis menyeluruh atas pengguna, transaksi, hingga jaringan data.
Selain itu, platform ini terhubung dengan Marketplace data yang mengintegrasikan biro kredit, alternative credit scoring, data telekomunikasi, hingga basis data pemindaian (screening database) ke dalam satu profil nasabah 360 derajat secara real-time.
Sebagai tahapan akhir kompetisi, Mulai.com dijadwalkan mempresentasikan solusinya pada babak Singapore FinTech Festival (SFF) Demo Day pada 18 November 2026. (*AMBS)
