Minggu, 22 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News STARTUP

Alpha JWC Ventures Luncurkan Buku Panduan Bagi Startup

5 Desember 2022
in STARTUP
Reading Time: 2 mins read
Alpha JWC Ventures

Merdeka belajar kampus merdeka (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Firma modal ventura Alpha JWC Ventures bersama konsultan global Kearney and platform rekrutmen GRIT meluncurkan Talent Playbook. Buku panduan untuk startup tersebut disusun berdasarkan hasil survei terhadap ratusan karyawan startup dan hampir 40 pendiri startup di enam negara ASEAN.

Patner Alpha JWC Ventures Erika Dianasari mengatakan, Talent Playbook diluncurkan dengan tujuan mengedukasi dan membantu pendiri (founder) maupun calon founder perusahaan rintisan (startup) digital dalam menarik, mengelola, dan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) secara efektif dan berkelanjutan.

“Kami sadar bahwa dukungan untuk startup, terutama di bidang manajemen tenaga kerja, sangat dibutuhkan terutama di kondisi ekonomi saat ini. Pimpinan startup harus mengambil langkah tepat untuk menyeimbangkan antara upaya untuk berkembang dan keberlanjutan finansial, dan ini membutuhkan SDM yang tepat, mulai dari rekrutmen hingga retensi,” jelas Erika dalam keterangannya, Senin (5/12/2022).

Baca juga :   Lengkapi Ragam Pilihan Transportasi, Gojek Perkenalkan GoCar Luxe

Erika mengatakan, melalui buku panduan ini pihaknya berharap dapat membekali sejumlah startup dengan pengetahuan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk tak hanya bertahan di saat seperti ini, tapi untuk menjadi market leader di industrinya masing-masing.

Salah satu temuan terpenting dalam riset tersebut adalah 9 dari 10 perusahaan teknologi kesulitan dalam merekrut karyawan berkualitas, terutama yang memiliki kemampuan teknis dan non-teknis. Padahal, kebutuhan akan talenta digital akan terus meningkat ke depan.

Di Indonesia, survei tersebut menyebutkan, pasar internet, communication, and technology (ICT) diproyeksi meningkat hingga lebih dari 48% dari tahun 2021-2026 mencapai hampir US$ 49 miliar. Tidak heran, jika kebutuhan tenaga digital akan meningkat 1,4–1,8 kali pada 2026, dibandingkan dengan saat ini.

Dengan persaingan tenaga kerja yang ketat dan pergeseran mindset pekerja, serta tantangan ekonomi yang sedang berlangsung, sangat penting bagi para pimpinan startup untuk mengetahui tantangan-tantangan yang dihadapi di lanskap tenaga kerja. Selain itu, pimpinan startup harus mempersiapkan diri untuk menavigasi tantangan-tantangan makroekonomi yang memiliki dampak pada perekrutan.

Baca juga :   tiket.com dan Kemenpar RI Dorong Wisata Domestik Akhir Tahun Lewat Kampanye BBWI

Para pendiri startup juga perlu diedukasi mengenai perbedaan peran-peran dan posisi-posisi yang dibutuhkan sesuai dengan skala perusahaan. Seiring dengan perkembangan perusahaan, perekrutan bukanlah satu-satunya hal penting dalam membangun tim. Perusahaan harus berupaya penuh dalam mengelola dan mempertahankan talenta yang mereka miliki.

Berdasarkan survei, ditemukan bahwa terdapat tiga tantangan utama bagi para perekrut dalam mempertahankan karyawan yaitu kompensasi, ketidakcocokan antara keterampilan dan pengalaman, serta persepsi akan perusahaan sebagai tempat yang sesuai untuk karyawan mengembangkan karir (employer branding).

Dalam proporsi perusahaan yang disurvei, perusahaan tahap awal menghadapi masalah yang lebih besar dengan kompensasi, sementara korporat dan perusahaan tahap akhir menghadapi masalah yang lebih besar dengan persepsi citra perusahaan. Kegagalan untuk mengatasi masalah ini akan menyebabkan tingkat perputaran karyawan yang tinggi.

Baca juga :   SIRCLO Gandeng Smesco Indonesia Menggelar Program Pemberdayaan UMKM

Penelitian ini juga menemukan bahwa tenaga kerja di sektor teknologi rentan untuk meninggalkan perusahaan mereka. Sebanyak 91% karyawan mengaku terbuka untuk meninggalkan perusahaan mereka bila ada kesempatan baru. Terdapat tiga faktor utama yang kerap dijadikan alasan dalam meninggalkan pekerjaan: mendapatkan tawaran kompensasi yang lebih baik, ketidaksejajaran dengan visi dan budaya perusahaan, dan minimnya kesempatan untuk berkembang.

Partner & President Director Kearney Shirley Santoso mengungkapkan, pengembangan sumber daya manusia yang solid adalah salah satu prioritas terpenting dan kunci utama bagi perusahaan agar visi digital dapat berhasil. “Tentunya hal ini baru dapat dicapai dengan adanya usaha bersama antara pimpinan perusahaan dan jajaran lainnya dalam upaya yang berkelanjutan, juga mencakup seluruh tingkat organisasi,” ujarnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: Alpha JWC VenturesBuku PanduanstartupTalent Playbook
Previous Post

Nex-BE Fest Pertemukan 32 Startup Dengan BUMN

Next Post

Aplikasi AR Pokemon GO Hadir dalam Bahasa Indonesia

Related Posts

TechCrunch Disrupt 2022
STARTUP

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
STARTUP

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Kopi Kenangan
STARTUP

Raup Laba US$17 Juta, Kopi Kenangan Siap Meluncur Ke Bursa

9 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Aplikasi AR Pokemon GO

Aplikasi AR Pokemon GO Hadir dalam Bahasa Indonesia

Every U Does Good Heroes 2022

Every U Does Good Heroes 2022 Jaring 100 Calon Sociopreneur Indonesia

Kreator Konten

Affiliate Marketing Permudah Influencer dan Kreator Konten Raup Keuntungan

Discussion about this post

Recent Updates

rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
rumah kompos Cargill

Cargill Terapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas Lewat Program Rumah Kompos 5R di Gresik

21 Februari 2026
JULO

JULO Siap Dukung Kebutuhan Finansial Masyarakat Selama Ramadan dengan Sistem dan Promo Khusus

21 Februari 2026
Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

Vaseline Pamerkan Inovasi Teknologi Perawatan Kulit Tandus

21 Februari 2026
startuo AI funding

Investor Guyur Startup AI Tahap Awal US$9 Miliar, Sektor Robotika dan Keamanan Siber Jadi Primadona

21 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version