youngster.id - Plug and Play menjalin kemitraan dengan Amazon guna kembali menggelar Amazon Devices Climate Tech Accelerator 2026 untuk mempercepat adopsi teknologi yang dapat mengurangi jejak karbon perangkat Amazon.
Program akselerator ini dirancang untuk perusahaan di berbagai tahap pengembangan, dengan fokus membantu integrasi teknologi iklim yang berpotensi menekan dampak karbon di lini perangkat Amazon. Plug and Play membawa keahlian dalam merancang dan mengoperasikan program akselerator, didukung jejaring global startup, korporasi, dan mentor lintas industri.
Pendiri dan CEO Plug and Play, Saeed Amidi, mengatakan banyak teknologi unggulan kerap terhambat dalam proses transisi dari tahap uji coba menuju adopsi nyata di industri.
“Melalui kolaborasi ini, perusahaan teknologi akan mendapatkan akses ke koneksi strategis dan sumber daya yang dibutuhkan untuk mempercepat skala dan implementasi solusi mereka,” ujar Amidi, Rabu (14/1/2026).
Program ini bertujuan memangkas hambatan industri tradisional dan mempercepat kolaborasi antara inovator teknologi iklim dan pengambil keputusan di tingkat perusahaan. Peserta akan memperoleh kesempatan mengeksplorasi kolaborasi potensial dengan unit Amazon Devices, sekaligus mendapatkan pendampingan teknis intensif.
Selama program berlangsung, perusahaan peserta akan berinteraksi dengan pimpinan senior Amazon serta menerima bimbingan teknis dari tim ventura Plug and Play yang terdiri dari pakar teknik, keberlanjutan, dan manufaktur. Struktur program mencakup evaluasi kemajuan dua mingguan, sesi office hours mingguan, serta lokakarya khusus terkait integrasi teknis dan proses internal Amazon.
Plug and Play dan Amazon juga akan mendukung peserta dalam menyusun dokumen Integration Assessment, yang mencakup analisis teknis, evaluasi biaya dan manfaat, serta kelayakan komersial, hingga presentasi akhir kepada pimpinan Amazon Devices & Services. Perusahaan yang memenuhi syarat berpeluang memperoleh hingga US$100.000 dalam bentuk AWS Activate Credits tanpa kewajiban melepas kepemilikan saham.
Director Energy & Sustainability Amazon Devices & Services, Maiken Moeller-Hansen, menyatakan tujuan utama akselerator ini adalah mempercepat upaya pengurangan dampak karbon dari perangkat Amazon.
“Peserta akan mendapatkan dukungan langsung dari pemimpin teknis Amazon untuk menilai dan memvalidasi potensi penerapan teknologi mereka,” ucap Maiken.
Pada angkatan perdana tahun 2025, program ini diikuti oleh 14 perusahaan dari berbagai tahap pengembangan yang berfokus pada pengurangan emisi perangkat dan rantai pasok.
Amazon Devices Climate Tech Accelerator 2026 terbuka bagi perusahaan di sejumlah sektor, termasuk layar dan komponen display, papan sirkuit cetak (PCB), material rendah karbon, semikonduktor, baterai perangkat, efisiensi energi, kecerdasan buatan (AI), ekonomi sirkular, serta proses manufaktur berkelanjutan.
Pendaftaran program ditutup pada 24 Februari 2026, sementara perusahaan terpilih akan memulai program pada Mei 2026 dengan acara peluncuran di Hong Kong SAR. (*AMBS)
















Discussion about this post